Ulasan Seputar Kesehatan Anak

7 Hal Terduga Ini Sebabkan Kuku Kering

Banyak orang masih abai pada kesehatan kukunya. Padahal jika sudah terkena kuku kering, berbagai masalah pun rentan Anda hadapi dan menjadi hal menyebalkan. Sebagai contoh ketika Anda menderita kuku kering dan kuku menjadi mudah rapuh, Anda pun akan gampang merasa kesakitan ketika memegang sesuatu. 

Penyebab kuku kering sangat beraneka ragam. Mulai dari usia yang bertambah sampai perawatan kanker seperti kemoterapi sangat mudah membuat kuku Anda kehilangan kelembapannya dan menjadi kering serta rapuh. 

Selain penyebab yang memang berhubungan dengan genetik dan kondisi kesehatan seseorang, ternyata banyak juga kebiasaan sehari-hari yang bisa memicu munculnya masalah kering. Apa saja itu? Cek kebiasaan-kebiasaan yang tidak sehat bagi kuku di bawah ini.

  1. Terlalu Banyak Memakai Handsanitizer 

Pada musim pandemic seperti ini, handsanitizer yang umumnya memiliki kandungan alkohol di atas 70 persen kerap menjadi andalan banyak orang untuk membersihkan tangan. Tanpa disadari, paparan alkohol dengan konsentrasi tinggi tersebut nyatanya sangat mudah mengambil kelembapan kulit maupun kuku dan membuat Anda mengalami kekeringan dan kerapuhan kuku. 

  1. Sering Mencuci Tangan 

Mungkin Anda mengira kucuran air bisa mehidrasi kulit dan kuku serta menjaga kelembapannya. Padahal jika kucurannya terlalu banyak dan sering, ancaman kulit dan kuku keringlah yang justru mengintai. Ditambah lagi jika Anda selalu menggunakan sabun antiseptik untuk mencuci tangan, peluang mengalami kulit dan kuku kering akan semakin besar.

  1. Mengelap Tangan Sehabis Mencuci 

Apa yang Anda lakukan setelah mencuci tangan? Umumnya orang-orang akan mengelap tangan sampai kering. Mulai kurangi kebiasaan tersebut apabila Anda tidak ingin mengalami kuku kering. Kebiasaan mengelap tangan akan membuat gerakan menggosok yang bisa mengikis pelembap alami pada kuku. 

  1. Memakai Kuteks 

Memakai kuteks memang bisa membuat kuku tampak cantik dan kepercayaan diri meningkat. Namun, tahukah Anda kebiasaan memakai kuteks justru dapat merusak kuku karena membuatnya kering dan rapuh? Ini karena banyaknya kandungan kimia pada kuteks. Selain itu ketika menghapus kuteks, Anda akan menggunakna alkohol yang akan membuat kulit semakin kering. 

  1. Terlalu Banyak Mengetik 

Terlalu banyak mengetik ternyata bisa membuat kuku kering! Ini terjadi jika kuku Anda terlalu panjang dan memicu gesekan ketika Anda sedang mengetik di ponsel maupun laptop. Jadi, biasakanlah memotong kuku apabila Anda memiliki kegiatan yang mengharuskan Anda untuk banyak berinterasi dengan tombol ponsel maupun laptop. Semakin panjang kuku Anda, semakin rentan Anda akan mengalami kekeringan dan kerapuhan kulit dari kebiasaan ini. 

  1. Malas Makan Daging 

Dari sisi kesehatan, kuku kering terjadi karena tubuh kekerungan zat besi maupun vitamin. Orang-orang yang anemia pun cenderung lebih muda mengalami kuku kering daripada yang tidak. Salah satu penyebab munculnya masalah kesehatan seperti anemia sendiri karena sedikitnya asupan protein, khususnya daging merah, yang Anda konsumsi.

  1. Menggigiti Kuku 

Banyak orang yang tidak sadar menggigiti kukunya ketika merasa gugup. Sebagian lain menggigiti kuku karena malas menggunting kuku menggunakan alat. Padahal, kebiasaan ini sangat tidak baik untuk kuku. Ini memungkinkan iritasi terjadi sehingga membuat kuku menjadi kering dan rapuh. 

  1. Mencuci Tanpa Sarung Tangan 

Biasakanlah mencuci piring menggunakan sarung tangan. Ini untuk mencegah terpaparnya kuku dengan bahan kimia yang terlalu banyak. Orang-orang yang terbiasa mencuci piring tanpa perlindungan sarung tangan terbukti lebih sering mengalami masalah kuku kering. Anda tidak ingin seperti itu juga, bukan?

Mulai sekarang yuk mulai mengurangi kebiasaan yang menyebabkan kulit kering. Sebaliknya, Anda juga harus menjaga kelembapan kuku dengan memakai krim kuku untuk semakin meminimalkan potensi kuku kering. 

Pahami Pentingnya Tes HIV di Prodia Pematang Siantar

Prodia Pematang Siantar

Tes HIV yang merupakan salah satu layanan dari Prodia Pematang Siantar sangat penting untuk dilakukan untuk memperlambat penyebaran infeksi HIV. Penyebaran infeksi HIV terjadi karena banyak orang tidak menyadari bahwa mereka terinfeksi HIV , sehingga mereka cenderung tidak mengambil tindakan pencegahan untuk membantu mencegah penyebaran virus ke orang lain.

Selain itu, diagnosis dini dengan melakukan tes HIV juga bisa mencegah perkembangan menjadi AIDS. Tes HIV yang bisa dilakukan di Prodia Pematang Siantar ini juga sangat penting bagi wanita hamil karena mereka dapat menularkan virus ke bayinya selama kehamilan atau persalinan atau melalui menyusui. 

Orang yang Butuh Untuk Tes HIV

CDC menyarankan agar tes HIV rutin harus disediakan di semua rangkaian perawatan kesehatan, terutama menyangkut tentang tes penyakit infeksi menular seksual (IMS) lainnya. Orang yang memiliki perilaku yang dapat meningkatkan risiko tertular HIV juga harus dites setidaknya setahun sekali.

Faktor risiko tertular HIV yang diketahui meliputi:

  • memiliki banyak pasangan seksual
  • melakukan hubungan seks tanpa kondom atau metode pencegahan lainnya
  • seks tanpa kondom atau metode pencegahan dan tanpa profilaksis pra pajanan (PrEP)
  • memiliki pasangan dengan diagnosis HIV
  • penggunaan narkoba melalui jarum suntik.

Tes HIV juga dianjurkan:

  • sebelum seseorang memulai hubungan seksual baru
  • jika seseorang mengetahui bahwa mereka hamil
  • jika seseorang memiliki gejala infeksi menular seksual (IMS) lain.

Infeksi HIV sekarang dianggap sebagai kondisi kesehatan yang dapat ditangani, terutama jika sudah mendapatkan pengobatan sejak dini.

Jika seseorang tertular HIV, deteksi dan pengobatan dini dapat membantu:

  • menurunkan risiko perkembangan penyakit
  • mencegah perkembangan HIV stadium 3, atau AIDS
  • membantu mengurangi risiko penularan virus ke orang lain.

Dalam beberapa kasus, jika mereka dirawat dalam 72 jam, penyedia layanan kesehatan mungkin meresepkan profilaksis pasca pajanan (PEP). Obat-obatan darurat ini dapat membantu mengurangi kemungkinan mereka tertular HIV setelah terpajan.

Tes yang Digunakan Untuk Memantau HIV

Jika seseorang telah menerima diagnosis HIV, penting bagi mereka untuk memantau kondisinya secara berkelanjutan. Penyedia layanan kesehatan dapat menggunakan beberapa tes untuk melakukan hal ini. Dua ukuran paling umum untuk menilai penularan HIV adalah jumlah CD4 dan viral load.

Jumlah CD4

HIV menargetkan dan menghancurkan sel CD4. Sel CD4 adalah jenis sel darah putih yang ditemukan di dalam tubuh. Tanpa pengobatan, jumlah CD4 akan menurun seiring waktu karena virus menyerang sel CD4. Jika jumlah CD4 seseorang menurun hingga kurang dari 200 sel per milimeter kubik darah, mereka akan didiagnosis HIV stadium 3, atau AIDS.

Pengobatan dini efektif dapat membantu seseorang mempertahankan jumlah CD4 yang sehat dan mencegah perkembangan HIV stadium 3. Jika pengobatan berhasil, jumlah CD4 harus tetap sama atau meningkat. Hitungan ini juga merupakan indikator dari fungsi kekebalan secara keseluruhan. Jika jumlah CD4 seseorang turun di bawah tingkat tertentu, risiko mereka mengembangkan penyakit tertentu meningkat secara substansial. Berdasarkan jumlah CD4, dokter mungkin merekomendasikan antibiotik profilaksis untuk membantu mencegah infeksi ini.

Viral Load

Viral load adalah ukuran jumlah HIV dalam darah. Penyedia layanan kesehatan dapat mengukur viral load untuk memantau efektivitas pengobatan HIV dan status penyakit. Ketika viral load seseorang rendah atau tidak terdeteksi, mereka cenderung tidak mengembangkan HIV stadium 3 atau mengalami disfungsi kekebalan terkait. Seseorang juga lebih kecil kemungkinannya untuk menularkan HIV kepada orang lain ketika viral load mereka tidak terdeteksi. Orang dengan viral load tidak terdeteksi harus tetap menggunakan kondom dan metode penghalang lainnya selama aktivitas seksual untuk mencegah penularan ke orang lain.

Resistensi obat

Penyedia layanan kesehatan juga dapat memesan tes untuk mengetahui apakah jenis HIV resisten terhadap obat apa pun yang nantinya digunakan dalam pengobatan. Hal ini dapat membantu mereka memutuskan rejimen obat anti-HIV mana yang paling tepat.

Tes lainnya

Penyedia layanan kesehatan juga dapat menggunakan tes lain untuk memantau seseorang untuk komplikasi umum HIV atau efek samping pengobatan. Misalnya, mereka mungkin melakukan tes rutin untuk:

  • memantau fungsi hati
  • memantau fungsi ginjal
  • memeriksa perubahan kardiovaskular dan metabolisme.

Penyedia layanan kesehatan juga dapat melakukan pemeriksaan fisik dan tes untuk memeriksa penyakit atau infeksi lain yang terkait dengan HIV, seperti infeksi menular seksual (IMS), infeksi saluran kemih (ISK), dan tuberkulosis.

Jumlah CD4 di bawah 200 sel per milimeter kubik bukan satu-satunya tanda bahwa HIV telah berkembang ke HIV stadium 3. Stadium 3 HIV juga dapat ditentukan dengan adanya penyakit atau infeksi oportunistik tertentu, seperti kandidiasis, pneumonia, tuberculosis, penurunan berat badan yang ekstrem, dan sebagainya.

Harapan hidup orang dengan diagnosis HIV yang memulai pengobatan lebih awal adalah sama dengan mereka yang tidak terinfeksi virus. Selain itu, orang yang tahu bahwa mereka telah terpajan HIV harus mencari perawatan sesegera mungkin. Oleh karena itu, penting untuk melakukan diagnosis dini menggunakan tes HIV yang merupakan salah satu layanan yang disediakan oleh Prodia Pematang Siantar agar mendapatkan diagnosis lebih awal dan penanganan yang cepat dan tepat.

Bayi 6 Bulan Susah Makan

Bayi 6 Bulan Susah Makan

Mencapai usia 6 bulan, seharusnya bayi sudah mulai mengenal makanan padat atau yang dikenal dengan istilah MPASI. Namun, bagaimana jika bayi 6 bulan susah makan?

Usia 6 bulan adalah titik perkembangan penting bagi si bayi, khususnya dalam perkembangan konsumsi makanan mereka. Di usia ini, bayi mulai belajar mengonsumsi makanan bertekstur.

Artinya, seharusnya si kecil makan dengan lahap dan banyak di usia ini. Lalu, apa tanda-tanda bayi 6 bulan susah makan dan bagaimana mengatasinya?

Makanan apa yang bisa diberikan untuk bayi 6 bulan?

Penting untuk dipahami bahwa di usia 6 bulan, ASI atau susu formula masih jadi sumber nutrisi utama untuk si bayi. MPASI memang sudah boleh diberikan, tapi perannya hanya sebagai suplemen.

Biasanya makanan pertama bayi berupa sereal, lalu beranjak ke makanan lunak seperti puree (MPASI). Namun, sebisa mungkin berikan sereal bayi terlebih dahulu.

Sereal mengandung zat besi tinggi yang dibutuhkan bayi di usia ini. Selain itu, sereal bisa jadi jembatan yang bagus dari ASI atau susu formula menuju MPASI.

  • Jangan campurkan ASI dengan sereal bayi pada beberapa percobaan pertama.
  • ASI Anda terlalu berharga, jadi coba campurkan sereal dengan air hangat biasa.
  • Ketika bayi terbukti bisa makan sereal, baru campurkanlah ASI di dalamnya
  • Awalnya buat sereal sedikit cair, jika bayi bisa menerimanya, kentalkan sereal secara bertahap sampai mencapai konsistensi seperti oatmeal
  • Berikan sereal sedikit-sedikit. Ketika bayi Anda tampak lahap, tambah porsinya
  • Ketika bayi bisa mengonsumsi sereal rutin sehari sekali dalam sepakan, tingkatkan jadi dua kali sehari selama 1-2 pekan
  • Setelah bayi terbiasa makan sereal 2 kali sehari dalam 2 pekan, Anda bisa meningkatkannya jadi MPASI
  • Sayuran kuning atau oranye bagus untuk bayi, Anda bisa juga memberikan pisang atau alpukat
  • Ketika Anda mengenalkan makanan baru yang ditolak si bayi, coba berikan dalam tiga hari beruntun sebelum menggantinya

Jika Anda merasa bayi 6 bulan susah makan, coba ikuti tips di atas untuk membentuk pola makan si kecil.

Makanan apa saja yang harus dihindari bayi 6 bulan?

Saat sudah mencapai usia 6 bulan, seharusnya bayi sudah lebih bebas mengonsumsi makanan. Hanya sedikit makanan yang harus dihindari seperti:

  • Madu

Madu dapat membuat bayi keracunan makanan. Tunggu hingga usia 12 bulan jika ingin memberikan madu untuk anak Anda.

  • Susu sapi

Bayi seharusnya belum boleh minum susu sapi di usia 6 bulan. Namun, begitu konsumsi MPASI mereka lancar, Anda bisa memberikan yoghurt atau keju lunak.

  • Bahaya tersedak

Anda bisa memberikan berbagai jenis MPASI, termasuk wortel yang dilembutkan dan dimasak. Namun, jangan sampai memberikan wortel dalam potongan besar yang bisa membuat bayi tersedak.

  • Batasi konsumsi ikan

Jangan sembarangan memberikan ikan, khususnya yang mengandung merkuri tinggi. Konsultasi dengan dokter anak untuk memilih jenis ikan yang aman.

Bagaimana jadwal makan bayi 6 bulan?

American Association of Pediatrics merekomendasikan usia 6 bulan sebagai usia yang tepat untuk memulai MPASI. Meski begitu, kemungkinan bayi 6 bulan susah makan tetap ada.

Jika Anda mulai memberikan MPASI terlalu awal, bisa jadi si bayi akan meninggalkan ASI dan dampaknya tidak baik bagi ASI Anda. Selain itu, bayi tidak bisa mendapatkan pasokan protein, lemak, dan nutrisi lain yang terdapat di ASI.

Di sisi lain, jika terlambat memberikan MPASI, bisa jadi ada masalah makan lainnya yang akan terjadi. Anda harus mengenali si kecil untuk menentukan kesempatan ini.

Yang paling penting, Anda tidak boleh terburu-buru memberikan MPASI untuk si bayi. MPASI harus diberikan secara bertahap, dibarengi dengan ASI atau susu formula, dan biasanya diawali dengan sereal bayi.

Di usia 6 bulan, bayi mungkin masih mengonsumsi ASI atau susu formula 6-8 kali sehari. Berikut jadwal makan bayi 6 bulan sesuai rekomendasi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia:

06.00-07.00: ASI, sebanyak yang diinginkan bayi.

09.00-10.00: Puree buah, sebanyak 2-3 sendok makan.

12.00-12.30: ASI, sebanyak yang diinginkan bayi.

14.00-15.00: Puree buah, sebanyak 2-3 sendok makan.

17.30-18.00: ASI, sebanyak yang diinginkan bayi.

20.00-21.00: ASI, sebanyak yang diinginkan bayi.

Catatan

Kecuali alasan yang kuat, jangan berikan jus buah untuk bayi 6 bulan. Bahkan jus murni 100% pun mengandung banyak gula.

Anda menyadari bahwa di usia 6 bulan tidak banyak larangan makanan. Seharusnya ini memudahkan Anda untuk memberi makan si bayi.

Namun, jika Anda merasa bayi 6 bulan masih susah makan, segera hubungi dokter anak untuk pengecekan sepenuhnya.

Selai Kacang Baik untuk Kesehatan, Apa Saja Nutrisinya?

Selai kacang seringkali digunakan sebagai selai untuk menambahkan rasa pada roti tawar. Selai ini memiliki cita rasa yang khas dan unik, campuran antara asin, manis, dan gurih. Rasa ini berbeda dari rasa selai lainnya, sehingga cukup banyak digemari. 

Dibandingkan dengan jenis selai lain, selai yang terbuat dari bahan dasar kacang dipercaya memiliki lebih banyak manfaat bagi kesehatan. Ini bisa terjadi karena selai dibuat dari bahan kacang asli yang kaya akan serat, nutrisi, dan sumber antioksidan. 

Nutrisi yang ada pada selai kacang

Selai yang berbahan dasar kacang dipercaya kaya akan nutrisi. Nutrisi-nutrisi inilah yang membuat selai ini mampu mendatangkan manfaat positif bagi kesehatan tubuh Anda. 

Secara garis besar, setiap Anda mengonsumsi selai dari kacang, Anda akan mendapatkan asupan nutrisi seperti berikut ini: 

  • 190 kalori
  • 16 gram lemak
  • 140 mg sodium
  • 8 gram karbohidrat
  • 2 gram serat
  • 3 gram gula
  • 7 gram protein

Dari daftar nutrisi di atas, Anda bisa melihat bahwa selai ini mampu memberikan nutrisi positif yang menyehatkan. Kadar gula dan karbohidratnya cukup rendah, serta diperkaya dengan kandungan serat. 

Untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas, berikut ini penjelasan mengenai beberapa kandungan nutrisi yang ada pada selai dari kacang: 

  1. Protein

Selai yang terbuat dari kacang biasanya menggunakan bahan dasar berupa kacang tanah. Kacang tanah ini termasuk sebagai kelompok kacang-kacangan yang kaya akan protein dan serat. 

Protein pada kacang tanah memiliki kandungan metionin yang rendah. Ini akan memberikan dampak kesehatan, membuat Anda lebih mudah terhindari dari penyakit.

Akan tetapi, metionin sebenarnya juga diperlukan oleh tubuh untuk menjalankan fungsinya. Karena itu, meskipun bermanfaat bagi kesehatan, Anda tetap tidak bisa bergantung pada selai kacang sebagai sumber protein sepenuhnya. 

  1. Lemak sehat

Lemak memang bisa membuat Anda mengalami kenaikan berat badan, namun tidak demikian dengan lemak sehat. Tubuh Anda juga tetap memerlukan lemak sehat, dan lemak sehat itu bisa Anda dapatkan dari selai berbahan dasar kacang.

Kandungan lemak sehatnya cukup tinggi, karena itu kalorinya juga tinggi. Namun, tidak akan memberikan efek negatif bagi Anda yang sedang menjalani program diet.

Bahkan, selai ini juga dipercaya mampu menurunkan berat badan. Karena, kacang mengandung serat dan protein yang membuat Anda mudah merasa kenyang, sehingga porsi makan bisa dikurangi. 

  1. Vitamin dan mineral

Selai kacang juga sangat kaya akan kandungan vitamin dan mineral. Nutrisi dan mineral tersebut meliputi vitamin E, vitamin B3 atau niacin, vitamin B6, folat, magnesium, potasium, vitamin B5, zinc, serta selenium.

Dengan banyaknya kandungan vitamin dan mineral ini, mengonsumsi selai dari kacang akan meningkatkan kebutuhan asupan vitamin dan mineral harian Anda. Manfaatnya akan baik untuk kesehatan tubuh Anda, selama dikonsumsi dalam jumlah yang wajar dan tidak berlebihan. 

Selain kandungan nutrisi yang sudah disebutkan di atas, selai dari kacang juga dipercaya kaya akan antioksidan. Antioksidan diperlukan oleh tubuh Anda untuk menangkal radikal bebas, yaitu zat yang memicu berbagai jenis penyakit. 

Ketika Anda mendapatkan asupan antioksidan yang cukup, maka kesehatan Anda pun akan lebih terjaga. Karena itu, jika Anda ingin mendapatkan asupan antioksidan dengan cara yang menyenangkan, selai kacang bisa menjadi pilihan yang tepat untuk Anda.

Lakukan Hal Ini Sebelum Melakukan Resusitasi Jantung Paru

resusitasi jantung paru

Resusitasi Jantung Paru sering disebut dengan cardiopulmonary resuscitation (CPR) yang merupakan teknik penyelamatan nyawa dan berguna dalam banyak keadaan darurat. Mulai dari serangan jantung atau hampir tenggelam, di mana pernapasan atau detak jantung seseorang berhenti. The American Heart Association merekomendasikan agar semua orang, baik yang terlatih, maupun tidak terlatih dan tenaga medis wajib memulai CPR dengan kompresi dada.

Berikut saran dari American Heart Association sebelum melakukan teknik resusitasi jantung paru atau CPR.

Tak terlatih

Jika Anda tidak terlatih dalam CPR, berikan CPR menggunakan tangan. Artinya Anda harus kompresi dada tanpa gangguan selama 100 hingga 120 menit sampai paramedis tiba. Anda tidak perlu mencoba menyelamatkan pernapasan, tetapi, cobalah untuk memberikan tekanan menggunakan tangan.

Orang yang sudah terlatih 

Jika Anda terlatih dengan baik dan percaya diri dengan kemampuan, cobalah untuk periksa apakah ada denyut nadi dan pernapasan. Jika tidak ada pernapasan atau denyut nadi dalam 10 detik, mulailah kompresi dada. Mulailah CPR dengan 30 kompresi dada sebelum memberikan dua napas buatan.

Selain itu, buat Anda yang sebelumnya pernah menerima pelatihan CPR tetapi tidak yakin dengan kemampuan yang dimiliki, cobalah lakukan saja kompresi dada dengan kecepatan 100 hingga 120 per menit.

Tips di atas berlaku untuk orang dewasa, anak-anak, dan bayi yang membutuhkan CPR, tetapi tidak untuk bayi baru lahir (bayi hingga usia 4 minggu).

CPR dapat membuat darah beroksigen tetap mengalir ke otak dan organ vital lainnya hingga perawat medis yang lebih pasti dapat memulihkan ritme jantung yang normal. Saat jantung berhenti, kekurangan darah beroksigen dapat menyebabkan kerusakan otak hanya dalam beberapa menit. Seseorang bisa mati dalam delapan sampai 10 menit.

Untuk mempelajari CPR dengan benar, ikuti kursus pelatihan pertolongan pertama yang terakreditasi, termasuk CPR dan cara menggunakan defibrillator eksternal otomatis (AED). Jika Anda tidak terlatih sebaiknya segera hubungi tenaga medis dan ambulan. Petugas operator dapat menginstruksikan Anda tentang prosedur yang benar sampai bantuan tiba.

The American Heart Association menggunakan huruf C-A-B – kompresi, jalan napas, pernapasan – untuk membantu orang mengingat urutan melakukan langkah-langkah CPR.

Kompresi adalah teknik mengembalikan sirkulasi darah. Anda dapat melakukan resusitasi jantung paru atau CPR dengan cara:

  • Meletakkan orang tersebut dengan bagian tubuh menghadap atas dengan permukaan yang rata. 
  • Anda dapat berlutut di samping leher dan bahu orang tersebut.
  • Letakkan salah satu tangan di tengah dada orang tersebut, tepat di antara puting susu.
  • Letakkan tangan Anda yang lain di atas tangan pertama. 
  • Jaga siku tetap lurus dan posisikan bahu tepat di atas tangan.
  • Gunakan berat tubuh bagian atas Anda (bukan hanya lengan).
  • Saat menekan (mengompres) dada setidaknya 2 inci (sekitar 5 centimeter) tetapi tidak lebih dari 2,4 inci (sekitar 6 centimeter). 
  • Dorong keras dengan kecepatan 100 hingga 120 kompresi per menit.

Jika Anda belum terlatih dalam CPR, lanjutkan penekanan dada sampai ada tanda-tanda pergerakan atau sampai petugas medis darurat mengambil alih. Jika Anda telah terlatih dalam CPR, lanjutkan dengan membuka jalan napas dan pertolongan pernapasan dengan cara buka jalan nafas.

Jika Anda terlatih dalam CPR dan telah melakukan 30 kali kompresi dada, buka jalan napas orang tersebut menggunakan manuver head-tilt, chin-lift. 

  • Letakkan telapak tangan Anda di dahi orang tersebut dan miringkan kepalanya ke belakang dengan lembut. 
  • Kemudian dengan tangan lainnya, angkat dagu ke depan secara perlahan untuk membuka jalan napas.

Terakhir adalah teknik bernapaslah untuk orang tersebut. Pernapasan penyelamat bisa berupa pernapasan mulut ke mulut atau pernapasan mulut ke hidung jika mulut terluka parah atau tidak bisa dibuka. Anda dapat melakukannya dengan cara:

  • Membuka jalan napas dengan cara memiringkan kepala, mengangkat dagu, tutup lubang hidung untuk pernapasan mulut ke mulut dan tutupi mulut korban dengan mulut Anda.
  • Bersiaplah untuk memberikan dua napas penyelamat. 
  • Berikan napas penyelamatan pertama tahan satu detik dan perhatikan apakah dada terangkat. 
  • Jika memang naik, berikan napas kedua. 
  • Jika dada tidak naik, ulangi gerakan memiringkan kepala, mengangkat dagu, lalu memberikan napas kedua. 
  • Tiga puluh kompresi dada diikuti dengan dua napas buatan dianggap sebagai satu siklus.
  • Berhati-hatilah untuk tidak memberikan terlalu banyak napas atau bernapas dengan terlalu banyak tenaga.
  • Lanjutkan penekanan dada untuk memulihkan sirkulasi.- Lanjutkan resusitasi jantung paru sampai ada tanda-tanda atau pengambilalihan tenaga medis darurat.

Milna Goodmil Bubur Bayi, Pelengkap Pemenuhan Nutrisi Pada Bayi Di Usia 8 Bulan

Membagi antara ASI dan MPASI sebagai makanan bayi 8 bulan memang susah-susah gampang. Di usia ini, bayi membutuhkan sekitar 750 – 900 kalori per harinya dan 400 – 500 kalori di antaranya harus datang dari ASI atau susu formula. Jika dihitung dalam satuan cairan, yaitu sekitar 720 ml per hari. Oleh sebab itu milna goodmil bubur bayi bisa menjadi salah satu alternatif dalam pemenuhan kalori harian yang dibutuhkan oleh bayi.

Milna goodmil bubur bayi bisa menjadi alternatif karena kandungan gizi dan komposisi yang terdapat di dalamnya dapat membantu pertumbuhan dan perkembangan bayi secara optimal. Selain itu juga dapat membantu perkembangan otak, menjaga kesehatan saluran cerna bayi sampai dengan menunjang pertumbuhan sehatnya.

Menginjak usia 8 bulan, dalam pemberian MPASI anak perlu makan sekitar empat hingga enam kali sehari. Jumlah sayur dan buah yang bisa dimakan pun bisa berbeda, antara 30 – 480 gram per hari, tergantung dari besar anak tersebut dan seberapa baik ia memakan sayur dan buah yang diberikan. Berikut ini contoh jadwal makan bayi 8 bulan yang mungkin bisa Anda ikuti.

  1. Sarapan

Untuk sarapan, Anda bisa menyiapkan makanan untuk bayi 8 bulan sekitar 35 gram – 65 gram sereal atau telur tumbuk disertai dengan potongan buah dalam jumlah yang sama. Jangan lupa, sertai juga dengan sekitar 150 ml ASI atau susu formula.

  1. Snack

Anda bisa berikan potongan keju atau potongan sayur yang sudah dimasak sebagai makanan untuk bayi 8 bulan. Berikan sebanyak sekitar 35 gram disertai dengan ASI atau susu formula sebanyak sekitar 150 ml.

  1. Makan siang

Berikan makanan untuk bayi 8 bulan sekitar 50 gram daging atau yogurt dan sayuran berwarna oranye atau kuning dalam jumlah yang sama. Berikan juga ASI atau susu formula sebanyak sekitar 150 ml.

  1. Snack sore

Untuk snack di sore hari, bisa berikan makanan untuk bayi 8 bulan berupa biskuit dan buah potong sebanyak kurang lebih 35 gram.

  1. Makan malam

Menu makanan bayi 8 bulan ini dapat dibuat lebih beragam, yaitu 35 gram protein dari ayam, daging atau tahu, 50 gram sayuran hijau, dan 35 gram karbohidrat dari nasi, kentang, atau mie. Anda juga dapat berikan potongan buah sebanyak 35 gram dan ASI maupun formula sebanyak 150 ml.

  1. Sebelum tidur

Berikan makanan untuk bayi 8 bulan pada waktu makan ini, yaitu ASI, susu formula atau air sebanyak sekitar 170 ml – 230 ml, dilanjutkan dengan menyikat giginya.

MPASI bayi sebaiknya dimasak oleh Anda langsung. Sebab, Anda bisa menjaga dan mengontrol kualitas makanannya untuk Buah Hati Anda. Berikut ini yang harus Anda perhatikan saat mempersiapkan masakan makanan pendamping ASI untuk bayi 8 bulan:

  • Cucilah tangan, alat masak, dan bahan-bahan sebelum memilai memasak.
  • Selalu pilih buah dan sayur segar dan beli 1-2 hari sebelum Anda memasak.
  • Beri susu formula atau ASI pada makanan lunak atau bubur agar bayi masih mendapatkan asupan ASI.
  • Olah menu makanannya dengan cara dikukus agar nutrisi tidak hilang atau berubah.
  • Bubuhkan penyedap rasa secukupnya.
  • Pantau Buah Hati ketika mulai makan agar tidak tersedak.
  • Buka tutup alat masak terlebih dahulu setelah makanan matang agar anak tidak terkena uap panas.

Puting Sakit Saat Menyusui, Wajar atau Tidak?

Setelah melahirkan, Anda akan melalui masa menyusui. Bayi Anda akan mendapatkan asupan ASI dengan menyusui puting Anda. Beberapa wanita mungkin mengeluhkan puting sakit di masa menyusui ini. Lantas, apakah rasa sakit ini adalah hal yang wajar? 

Sebenarnya, untuk mengetahui apakah rasa sakit tersebut berbahaya atau tidak, Anda perlu terlebih dahulu mengetahui penyebabnya. Namun, pada dasarnya, rasa sakit yang timbul ketika menyusui adalah kondisi yang umum dialami oleh semua wanita yang menyusui.

Penyebab puting sakit saat menyusui

Masa menyusui adalah penyebab rasa nyeri pada puting yang paling umum. Saat menyusui, Anda mungkin akan mencoba memompa payudara Anda agar ASI bisa dikeluarkan dan tersampaikan dengan baik pada bayi. Hal ini berkontribusi dalam menyebabkan rasa sakit. 

Ketika dipompa, puting menjadi lebih mudah mengalami kulit pecah-pecah, iritasi, dan nyeri. Terkadang, puting juga bisa berdarah setelah menyusui bayi. 

Selain itu, puting sakit juga bisa terjadi apabila Anda mengalami kondisi medis tertentu, seperti infeksi. Ada beberapa jenis infeksi yang bisa menyebabkan rasa sakit pada puting, yaitu:

  • Seriawan

Anda mungkin mengira bahwa seriawan hanya terjadi pada mulut. Tapi, seriawan juga bisa terjadi pada puting Anda. 

Seriawan merupakan infeksi jamur yang bisa terjadi apabila puting susu Anda sudah mengering dan pecah-pecah akibat menyusui. Kondisi ini bisa menimbulkan lecet dan menyebabkan rasa sakit. 

Seriawan ini juga bisa dialami oleh bayi Anda di dalam mulut mereka. Wujudnya sama seperti seriawan pada orang dewasa, berupa bercak putih di lidah, gusi, atau permukaan lainnya di mulut. 

  • Mastitis

Mastitis merupakan sejenis infeksi yang membuat payudara Anda menjadi bengkak, memerah, dan menjadi nyeri. Gejala lainnya termasuk demam dan menggigil. 

Mastitis bisa terjadi ketika susu terperangkap di salah satu saluran susu dan bakteri pun mulai berkembang biak di dalamnya. Untuk mengobati kondisi ini, dokter akan memberikan Anda antibiotik. 

Apabila tidak diobati, mastitis bisa menyebabkan penumpukan nanah di payudara. Kondisi ini disebut dengan abses. 

Kedua hal di atas adalah dua faktor utama yang membuat puting sakit ketika menyusui. Apabila rasa sakit saat parah dan menganggu, segera hubungi dokter Anda untuk mendapatkan pertolongan yang tepat. 

Cara mencegah puting sakit saat menyusui

Sebelum Anda merasakan nyeri pada puting Anda, akan lebih baik kalau Anda bisa melakukan upaya pencegahan. Pencegahan di masa menyusui bisa dilakukan dengan cara berikut: 

  • Pastikan bayi menempel dengan posisi yang benar pada payudara Anda ketika menyusui
  • Ubah posisi bayi ketika menyusui secara teratur
  • Beri makan bayi secara teratur atau pompa payudara Anda secara rutin untuk mencegah payudara terlalu membengkak oleh susu
  • Jika bayi sakit, rawat bayi Anda terlebih dahulu sampai kondisi membaik

Langkah-langkah di atas bisa membantu Anda untuk mencegah terjadi rasa nyeri pada area puting di masa menyusui. 

Bagi sebagian wanita, posisi yang nyaman untuk bayi Anda tidak bisa ditentukan dengan tepat. Jika Anda kesulitan memosisikan bayi Anda, cobalah mempertimbangkan untuk berkonsultasi dengan ahli laktasi atau dengan dokter Anda. 

Dokter dan ahli laktasi bisa membantu untuk mengawasi Anda ketika menyusui. Sambil mengawasi, mereka bisa memberikan arahan mengenai cara yang tepat dalam memosisikan bayi Anda. Dengan mengatur posisi bayi yang tepat, Anda bisa menghindari puting sakit ketika menyusui.

Cara Memilih Guru Yoga Bali Untuk Pemula

Mendapatkan pelatihan yoga Bali tentu merupakan salah satu ide yang tepat ketika berkunjung ke Pulau Dewata. Bagi Anda yang masih pemula, Anda harus melakukan riset terlebih dahulu sebelum memilih studio atau tempat untuk mencoba yoga. Hal ini karena beberapa tempat yoga Bali berkesan eksklusif dan agak mahal untuk pemula. Selain mengetahui urusan tempat yoga di Bali dan harga yang dipatok untuk sekali sesi, Anda juga harus tahu mengenai cara memilih guru yoga Bali yang tepat untuk Anda yang masih pemula.

Berikut cara memilih guru yoga Bali untuk pemula

Pastikan pelatihan Anda bersertifikat Aliansi Yoga

Sebagai badan internasional untuk yoga, Yoga Alliance telah menetapkan standar tentang apa yang harus dimuat dalam program pelatihan guru yoga. Jika Anda berharap untuk mengajar yoga di masa depan, Anda harus memastikan bahwa pelatihan yang Anda pilih disertifikasi oleh Yoga Alliance; jika tidak, Anda tidak akan memenuhi syarat.

Pilih jam pelatihan yoga yang sesuai untuk jadwal Anda

Terkadang ada yang merasa pembelajarannya lebih efektif ketika mengikuti pelatihan guru yoga gaya retret. Bagi yang lain, melakukan pelatihan di kota asal pelatih atau guru pada malam hari dan akhir pekan adalah yang terbaik karena sesuai dengan jadwal bekerja atau beraktivitas sehari-hari. Oleh karena itu, Anda harus memikirkan hal ini sebelum mendaftar sesi yoga. 

Cari tahu bagaimana mereka mengajarkan anatomi

Pastikan program pelatihan guru Anda memiliki bagian anatomi yang kuat. Sebaiknya, Anda melakukan beberapa penelitian tentang instruktur program yang ingin Anda perdalam, lalu carilah guru yang dapat mengajarkan bagian tersebut. 

Anatomi mungkin tidak tampak seperti masalah terbesar ketika Anda sedang mencoba menghafal semua nama Sanskerta untuk postur tubuh atau mencari cara untuk mengurutkan dengan benar.

Pelajari latar belakang program yoga Bali yang Anda ikuti

Lakukan penelitian tentang latar belakang perusahaan yang Anda pertimbangkan untuk melakukan pelatihan. Ada beberapa perusahaan yang sudah ada sejak lama, melakukan pelatihan guru selama bertahun-tahun, dan memiliki pengalaman luas dalam menyampaikan program yang sangat baik.

Mengevaluasi silabus kursus untuk mengetahui pengajaran yoga yang diajarkan

Setiap pelatihan memerlukan jumlah jam minimum yang didedikasikan untuk hal-hal seperti pengetahuan tentang postur tubuh, anatomi, sejarah, dan filosofi. Tetapi setiap pelatihan yoga akan menekankan bidang yang berbeda, dan membawa gaya mereka sendiri ke program mereka.

Contohnya seperti jika Anda benar-benar menyukai yoga asana, maka program yang berfokus pada spiritual kemungkinan besar bukan untuk Anda. 

Lakukan penelitian pada instruktur

Periksa guru yoga Bali Anda. Lihatlah sudah berapa lama ia mengajar, sudah berapa lama mereka melakukan pelatihan menjadi guru yoga, dan siapa yang melatih mereka. Informasi ini berguna untuk memutuskan apakah Anda ingin dilatih mereka atau tidak.

Nah itu tadi sedikit tips dan cara yang dapat Anda praktikan saat memilih guru dan program yoga Bali yang akan Anda pilih. Selain harus mengetahui tempat atau lokasi pelaksanaan yoga, Anda juga perlu untuk mengetahui biaya yang akan Anda keluarkan saat melakukan pelatihan yoga Bali. Tak hanya itu, Anda juga harus melakukan riset terlebih dahulu mengenai lembaga yoga Bali yang akan Anda gunakan sebagai tempat latihan, apakah memberikan hasil yang sesuai dengan yang Anda inginkan atau tidak. Seperti pelatihan yang bersertifikat, atau pelatihan yang memiliki pengajaran yang tepat.

Layanan Unggulan di RS Hermina Bogor

RS Hermina Bogor merupakan satu dari sekian banyak cabang dari jejaring Rumah Sakit Hermina yang tersebar hampir di seluruh Indonesia. Memilih lokasi yang strategis di Bogor, rumah sakit berlantai 6, dengan kapasitas 140 tempat tidur, dan didukung layanan ICU selama 24 jam ini siap memberikan layanan terbaik bagi masyarakat Bogor.

Namun, di antara beberapa layanan yang dimiliki RS Hermina Bogor, mereka memiliki tiga layanan yang berstatus unggulan. Didukung oleh tenaga medis terbaik, serta dilengkapi dengan sarana dan prasarana penunjang yang mumpuni, mungkin menjadi alasan utama layanan-layanan di bawah ini berstatus unggulan. Lantas, apa saja? Berikut ulasannya:

  • Perina, NICU, dan PICU

Sebenarnya, layanan ini juga menjadi layanan unggulan hampir di semua cabang jejaring Rumah Sakit Hermina, alias tak hanya di RS Hermina Bogor saja. Sebab, seperti kita ketahui bersama jika Rumah Sakit Hermina memang merupakan fasilitas kesehatan yang fokus pelayanannya ada di ibu dan anak.

Secara sederhana layanan perina dapat dimengerti sebagai ruang perawatan untuk bayi dengan kondisi yang kurang baik dan memerlukan observasi lebih lanjut, sehingga memerlukan penanganan dan perawatan khusus agar bayi dapat diselamatkan dan mempunyai kualitas hidup yang baik.

Fasilitas yang disediakan dalam ruang perinatologi RS Hermina Bogor disesuaikan dengan kebutuhan perawatan bagi bayi, mulai dari bayi baru lahir dengan risiko tinggi, bayi dengan kelainan bawaan, sampai dengan bayi sakit.

Sementara PICU atau Pediatric Intensive Care Unit adalah ruang ICU yang khusus bagi pasien anak-anak. Utamanya ruang perawatan intensif yang dikhususkan untuk bayi di atas usia 1 bulan dan anak-anak berusia 1 hingga 18 tahun dengan kondisi kritis.

Adapun NICU atau Neonatal Intensive Care Unit adalah ruang ICU khusus bagi bayi yang baru lahir. Pasien di sini umumnya bayi baru lahir dengan kondisi lemah, seperti cacat bawaan (belum terbentuknya organ secara sempurna), gangguan pernapasan berat (menggunakan ventilator), dan bayi berat bedan rendah.

Kedua ruangan tersebut, PICU dan NICU, dilengkapi berbagai peralatan medis untuk memantau dan merawat kondisi bayi dan anak-anak yang kritis, mulai dari inkubator, alat fototerapi, mesin ventilator, tabung oksigen, hingga alat kejut jantung khusus anak.

  • Klinik Tumbuh Kembang (KTK)

Klinik Tumbuh Kembang (KTK) adalah suatu klinik yang bertujuan untuk membantu orang tua dalam pengasuhan atau manajemen tumbuh kembang anaknya sehingga si buah hati, kelak, dapat tumbuh dan berkembang secara optimal sesuai dengan potensi yang dimilikinya.

Klinik Tumbuh Kembang ini diampu dan diasuh oleh tim yang berisikan jajaran dokter spesialis kedokteran fisik dan rehabilitasi, serta dokter spesialis anak. Itu belum termasuk perawat dan tenaga medis lain. Sama seperti di Rumah Sakit Hermina lainnya, Klinik Tumbuh Kembang di RS Hermina Bogor dapat mengakomodir beragam kebutuhan pasien terkait tumbuh kembangnya, seperti:

  • Skrinning atau evaluasi tumbuh kembang oleh dokter tumbung kembang; 
  • Klinik psikologi;
  • Fisioterapi pediatrik; 
  • Terapi wicara;
  • Terapi okupasi;
  • Sensori integrasi; 
  • Snoezleen; hingga
  • Klinik gangguan makan.

Dengan lengkapnya layanan yang bisa diberikan Klinik Tumbuh Kembang tersebut, tak heran jika klinik tersebut menjadi layanan unggulan di banyak jejaring Rumah Sakit Hermina, termasuk RS Hermina Bogor.

  • Gigi Spesialistik

Tak jauh berbeda dengan layanan klinik gigi di rumah sakit lain, layanan gigi spesialistik di Rumah Sakit Hermina, khususnya di RS Hermina Bogor bisa mengatasi berbagai keluhan seputar gigi dan mulut pasien, seperti:

  • Konservasi gigi;
  • Konservasi gigi anak; 
  • Bedah mulut;
  • Prosthodonti;
  • Orthodonti;
  • Penyakit mulut;
  • Periodonti.

Bedanya, mungkin, pelayanan yang diberikan di Rumah Sakit Hermina cenderung lebih ramah anak karena ini sesuai dengan jalur yang mereka anut, yakni rumah sakit khusus ibu dan anak.Itulah beberapa layanan unggulan yang dimiliki oleh RS Hermina Bogor, berdasarkan informasi yang dilansir di website resmi mereka. Jika pembaca kebetulan membutuhkan layanan kesehatan di atas, sekaligus merupakan warga Bogor, bisa langsung menghubungi kontak resmi mereka untuk mendapatkan informasi lebih lanjut serta lebih lengkap terkait layanan-layanan tersebut.

Pahami Hubungan Antara Diabetes dengan Sering Merasa Haus

Sering merasa haus secara berlebihan adalah salah satu ciri khas gejala diabetes, yang disebut polidipsia. Sering merasa haus juga berhubungan dengan gejala utama diabetes lainnya, yaitu sering buang air kecil atau yang sering disebut poliuria.

Merasakan haus dan ingin minum banyak air saat dehidrasi adalah hal yang wajar. Hal ini bisa terjadi karena:

  • Anda tidak minum cukup air
  • Anda berkeringat terlalu banyak
  • Anda memakan sesuatu yang sangat asin atau pedas

Tapi diabetes yang tidak terkontrol bisa membuat Anda sering merasa haus sepanjang waktu tanpa alasan apapun.

Hubungan Antara Diabetes dan Sering Merasa Haus

Sering merasa haus adalah salah satu gejala Anda mungkin menderita diabetes. Sering merasa haus dan kerap buang air kecil sama-sama disebabkan oleh terlalu banyak kandungan gula (glukosa) dalam darah.

Saat Anda menderita diabetes, tubuh tidak dapat menggunakan atau mengolah gula dari makanan dengan benar. Oleh karena itu, hal ini dapat menyebabkan gula menumpuk dalam darah. Kadar gula darah yang tinggi akan memaksa ginjal untuk bekerja terlalu keras untuk membuang kelebihan gula.

Ginjal perlu mengeluarkan lebih banyak air seni untuk membantu mengeluarkan kelebihan gula yang menumpuk di dalam tubuh Anda. Oleh karena itu, jika Anda menderita diabetes kemungkinan besar harus buang air kecil lebih sering dan memiliki volume urin yang lebih tinggi. Tak hanya itu, air bahkan ditarik dari jaringan di dalam tubuh untuk membantu menghilangkan kelebihan gula.

Hal tersebut yang menyebabkan Anda sering merasa haus karena kehilangan banyak air. Otak Anda akan memberi tahu Anda untuk minum lebih banyak air agar tetap terhidrasi. Pada gilirannya, hal ini memicu lebih banyak buang air kecil. Siklus ini akan terus berlanjut selama kadar gula darah Anda tidak seimbang.

Sering merasa haus dan kerap buang air kecil dapat terjadi pada diabetes tipe 1 dan tipe 2. Anda mungkin juga mengalami gejala lain. Kedua jenis diabetes ini dapat menyebabkan gejala yang sama jika tidak diobati dan dikendalikan, termasuk:

  • mulut kering
  • menjadi mudah lelah
  • merasa sangat lapar
  • gusi merah, bengkak, atau lunak
  • penyembuhan luka menjadi lambat
  • sering terjadi infeksi
  • perubahan mood
  • menjadi mudah marah
  • penurunan berat badan (biasanya terjadi pada diabetes tipe 1)
  • mati rasa atau kesemutan di tangan atau kaki.

Penanganan atau Pengobatan Sering Merasa Haus

Mengobati diabetes berarti menyeimbangkan kadar gula darah Anda. Mengontrol diabetes membuat kadar gula Anda stabil. Hal ini berarti mengontrol gula darah agar tidak terlalu tinggi atau terlalu rendah. Menyeimbangkan kadar gula darah akan membantu mengurangi atau mencegah sering merasa haus.

Seiring dengan diet harian yang tepat dan rajin olahraga, Anda mungkin perlu minum satu atau lebih obat diabetes. Ada beberapa macam dan kombinasi obat diabetes, diantaranya:

  • insulin
  • biguanides, seperti metformin
  • Penghambat DPP-4
  • Penghambat SGLT2
  • sulfonilurea
  • thiazolidinediones
  • peptida seperti glukagon
  • meglitinides
  • agonis dopamin
  • penghambat alfa-glukosidase

Anda juga perlu melakukan hal sebagai berikut:

  • meminum semua obat persis seperti yang diresepkan oleh dokter 
  • minum insulin dan / atau obat-obatan pada waktu yang tepat setiap hari
  • selalu rutin melakukan tes darah untuk diabetes
  • rutn memeriksa glukosa darah Anda sendiri secara teratur, dengan meteran atau monitor glukosa kontinu (CGM)
  • mengunjungi dokter untuk pemeriksaan rutin.

Sering merasa haus mungkin merupakan gejala diabetes. Mengobati dan mengendalikan diabetes dapat mencegah atau mengurangi gejala tersebut. Hidup dengan diabetes membutuhkan perhatian ekstra pada pengelolaan kesehatan, terutama pola makan dan olahraga harian yang Anda lakukan.