Ulasan Seputar Kesehatan Anak

Cara Mencuci Mata dengan Aman, Gunakan Rohto Eye Flush!

Tanpa Anda sadari, mata Anda sering kali terpapar kotoran, debu, hingga benda asing lainnya. Membersihkan mata tidak bisa sembarangan, karena hal tersebut dapat melukai maa Anda dan bisa membuat sangat menyakitkan. 

Salah satu cara yang bisa Anda lakukan untuk membersihkan mata adalah dengan menggunakan Rohto Eye Flush. Mau tahu apa saja kegunaan dari obat tersebut? Berikut ulasannya!

Apa itu Rohto Eye Flush dan manfaatnya?

Rohto Eye Flush adalah cairan steril mata dengan Distilled Witch Hazel 13,0% yang dilengkapi dengan eye bath atau mangkuk pencuci mata, sehingga mudah untuk digunakan dan dapat mencegah cairan tumpah. Anda dapat dengan mudah menggunakannya dengan melihat cara pakai pada kemasan ini. 

Manfaat menggunakan Rohto Eye Flush:

  • Membersihkan, menyejukkan dan menyegarkan kembali mata yang lelah dan sakit
  • Meringankan iritasi ringan pada mata yang disebabkan oleh udara berdebu atau berasap, mengemudi, dan pekerjaan yang memerlukan penglihatan jarak dekat

Membersihkan mata dengan aman

Selain menggunakan Rohto Eye Flush, ada beberapa petunjuk lain untuk membersihkan mata yang terkena kotoran, pasir, debu, dan partikel lain. Berikut beberapa cara membilasnya:

  • Mengenali benda asing. Benda di mata mungkin sangat kecil sehingga tidak disadari oleh beberapa orang. Gejala dapat berubah menjadi kemerahan, gatal, nyeri, dan jenis iritasi lainnya. Jika seseorang terkena percikan cairan tubuh atau bahan kimia, mereka harus membilas mata secepat mungkin. 
  • Identifikasi bahan yang diperlukan. Solusi pencuci mata darurat mungkin ada di dekat Anda, terutama jika seseorang berada di lab atau dapur. Anda dapat membersihkan mata dengan Rohto Eye Flush atau jika belum membelinya, Anda dapat menggunakan air bersih dan bebas kotoran dari keran, selang, atau pancuran. 
  • Lepaskan lensa kontak. Jika memungkinkan, lakukan ini sebelum membilas mata. Jika tidak, lensa kontak dapat menjebak bahan kimia atau kotoran, membuat gejala menjadi lebih buruk. 
  • Temukan posisi yang benar. Mulailah dengan memiringkan kepala ke bawah, dengan mata yang terkena berada di titik terendah. Ini mencegah bahan menyebar ke mata yang berlawanan. Air atau larutan harus mengalir dari mata bagian dalam ke sudur luar. 
  • Siram mata. Gunakan cairan tersebut selama 10 hingga 15 menit. Jaga agar mata tetap terbuka selama mungkin, biarkan cairan mengalir melintasi mata. Lihat ke atas, bawah, dan ke samping, sambil membilas mata, untuk memastikan tidak ada bahan kimia atau kotoran yang terperangkap di bawah kelopak mata. Tekanan cairan harus stabil tetapi tidak mungkin terlalu kuat sehingga bisa melukai mata. 

Kapan harus mencari perawatan darurat?

Siapa pun yang mengalami cedera mata harus mencari pertolongan medis darurat, meskipun area tersebut tidak lagi sakit setelah disiram. Gejala berikut juga memerlukan perhatian medis darurat jika terjadi setelah cedera mata:

  • Penglihatan ganda dan perubahan penglihatan lainnya 
  • Mata bengkak
  • Sakit kepala
  • Sakit parah di mata

Jadi, jika mata Anda kemasukan seperti kotoran, debu, atau benda asing lainnya bis menggunakan Rohto Eye Flush untuk mencuci dan menyegarkan mata Anda. Namun, jika beberapa masalah yang lebih parah terjadi pada mata Anda, seperti beberapa gejala di atas, ada baiknya untuk segera menghubungi dokter untuk mendapatkan pertolongan pertama pada mata Anda. oleh karena itu, jagalah mata Anda dari benda asing apa pun yang mungkin bisa menyakiti mata, dan cuci atau segarkan mata jika perlu.

Panadok Anak: Mengelola Demam Pada Anak yang Perlu Anda Ketahui

Ketika suhu tubuh si kecil naik di atas suhu normal, mereka mungkin saja mengalami demam. Meskipun demam kadang bisa membuat khawatir, namun hal tersebut bisa menjadi tanda positif bahwa tubuh mereka sedang melawan infeksi dalam tubuh. 

Nah, salah satu obat yang dapat mengatasi demam dan nyeri pada anak adalah Panadol Anak. Obat ini berkhasiat untuk meredakan beberapa gejala yang muncul pada anak Anda, mulai dari ringan hingga sedang. Pada kesempatan kali ini kami akan mengulas tentang mengelola demam dan cara mengatasinya, serta apa saja khasiat dari Panadol Anak. 

Panadol Anak

Panadol Anak adalah obat yang berkhasiat untuk meredakan nyeri ringan pada anak Anda. Panadol Anak mengandung parasetamol yang dipercaya sejak lama sebagai pereda nyeri (analgetik), penurun panas (antipiretik), serta bersifat meredakan peradangan pada tubuh. Beberapa gejala lain yang bisa diatasi oleh obat ini, meliputi:

  • Demam akibat batuk atau flu
  • Nyeri sakit gigi
  • Sakit kepala
  • Nyeri otot setelah imunisasi

Hampir sama dengan obat jenis lainnya, Panadol Anak ini pun memiliki efek samping mulai dari ringan hingga sedang, seperti:

  • Mual 
  • Muntah 
  • Nyeri pada bagian perut atas
  • Feses berwarna gelap
  • Gatal dan ruam di kulit
  • Tubuh merasa kelelahan
  • Kehilangan nafsu makan

Demam pada anak

Panadol Anak sering kali digunakan untuk mengatasi demam pada anak, karena mengandung paracetamol yang juga berkhasiat untuk mengatasi demam dan nyeri. Suhu tubuh normal seorang anak berkisar sekitar 37 derajat celcius, jadi jika di atas angka tersebut baru dinyatakan demam. 

Demam sangat umum terjadi pada anak-anak dan biasanya tidak berbahaya. Faktanya, meskipun dapat menghkhawatirkan ketika suhu tubuh anak Anda meningkat, demam seringkali hanya sebagai akibat dari respon tubuh mereka terhadap infeksi, yang dapat dialami anak-anak hingga 10 kali setiap tahun. Anda perlu khawatir jika demam anak menyebabkan beberapa hal berikut:

  • Anak berusia kurang dari 6 bulan 
  • Berkembang dan ada ruam
  • Demam mencapai 40 derajat celcius 
  • Demam tidak hilang selama lebih dari 24 jam meskipun telah diberikan parasetamol secara teratur
  • Anak menolak untuk makan atau minum 
  • Anak muntah atau diare terus menerus
  • Anak tampak sakit atau lemah
  • Anak merasa sangat mengantuk 
  • Leher mereka kaku, atau mengalami kepekaan cahaya
  • Menangis terus menerus

Jika beberapa hal di atas terjadi pada anak, ada baiknya untuk segera mengunjungi dokter untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut. 

Cara mengobati demam anak

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk meredakan demam anak, parasetamol atau ibuprofen. Manakah yang harus dipilih?

  1. Perbedaan parasetamol dan ibuprofen

Parasetamol dan ibuprofen adalah dua obat yang dijual bebas (OTC) yang paling umum digunakan untuk mengobati nyeri dan demam pada anak. Namun, kedua obat ini berbeda dalam cara kerjanya, seberapa cepat dan berapa lama bertahan di dalam tubuh. 

  • Parasetamol. Adalah salah satu obat OTC yang paling sering digunakan untuk meredakan nyeri. Dapat digunakan untuk mengobati nyeri ringan sampai sedang dan demam pada anak-anak. Parasetamol hanya memiliki efek minimal pada peradangan (kemerahan dan bengkak). 
  • Ibuprofen. Adalah salah satu antiinflamasi nonsteroid (NSAID) yang paling umum digunakan untuk anak-anak. Ibuprofen juga dapat diguakan untuk mengobati nyeri ringan hingga sedang dan demam. Ibuprofen adalah bahan aktif dalam sejumlah produk OTC untuk anak-anak termasuk suspensi dan tablet kunyah. 
  1. Dosis 

Label pada kemasan parasetamol atau ibuprofen sering kali berisi rekomendasi usia dan berat badan anak. 

  • Parasetamol. Pada anak usia 1-12 bulan dosisi oral parasetamol adalah 15 mg/kg berat badan, dan diminum setiap 4-6 jam sesuai kebutuhan dengan tidak lebih dari empat dosis selama periode 24 jam. 
  • Ibuprofen. Pada usia usia 3 bulan hingga 12 tahun, dosis oral disarankan 5-10 mg ibuprofen/kg berat badan anak, hingga dosis maksimal 400 mg. Obat ini dapat diminum setiap 6-8 jam sesuai kebutuhan dengan tidak lebih dari 3 dosis selama periode 24 jam. Selama periode 24 jam tesebut, anak tidak boleh mengonsumsi lebih dari 1.200 mg ibuprofen.
  1. Efek samping 

Semua obat memiliki efek samping, Anda dapat mengurangi kemungkinan efek samping dengan menggunakan dosis yang paling rendah untuk periode yang paling singkat. 

  • Paracetamol. Umumnya dianggap aman jika menggunakan sesuai aturan. 
  • Ibuprofen. Efek samping dapat bervariasi, kemungkinan yang bisa muncul adalah mual dan diare. 

Jadi, Anda dapat menggunakan paracetamol atau ibuprofen untuk mengatasi demam pada anak dan disesuaikan dengan gejala atau keluhan yang dialami anak. Pun, demikian dengan Panadol Anak yang mengandung parasetamol bisa dijadikan sebagai referensi jika anak mengalami gejala-gejala di atas. 

Layanan Fisioterapi Ada di RSUD Pakuhaji

Rumah Sakit Umum Daerah Pakuhaji atau RSUD Pakuhaji merupakan salah satu rumah sakit yang baru yang terletak di Kabupaten Tangerang, Banten. Meskipun baru berdiri pada awal tahun 2018, rumah sakit ini terbilang memiliki fasilitas layanan yang memadai.

Jika dilihat dari akun Instagram RSUD Pakuhaji, di sana terlihat ada beberapa layanan yang dapat diakses oleh masyarakat. Adapun fasilitas layanan kesehatan yang dimaksud, seperti IGD 24 jam, laboratorium, poli obgyn, poli anak, poli gigi, poli mata, dan poli bedah.

Berikutnya, terdapat pula fasilitas layanan poli penyakit dalam, poli kulit dan kelamin, poli jiwa, poli orthopedi, poli paru, poli syaraf, poli medical check up atau sering disebut MCU, dan poli fisioterapi.

Apabila berkaca pada fasilitas tersebut, maka tidak keliru jika kita beranggapan RSUD Pakuhaji sudah cukup mumpuni dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya warga di Kabupaten Tangerang.

Namun demikian, salah satu hal yang menarik untuk dibahas dari rumah sakit daerah tersebut adalah layanan poli fisioterapi. Secara umum, kita mengetahui fisioterapi adalah suatu terapi fisik yang dilakukan dengan berbagai prosedur saat melakukan pemeriksaan, menangani, dan mengevaluasi perkembangan pasien.

Akan tetapi, selain pengobatan, fisioterapi juga bisa digunakan untuk pencegahan, dalam hal ini mencegah cacat fisik. Selain hal itu, terapi ini bisa juga diterapkan untuk mengurangi risiko cedera dan gangguan pergerakan yang mungkin saja terjadi di kemudian hari.

Saat melakukan fisioterapi, pasien akan didampingi oleh fisioterapis. Adapun yang perlu diperhatikan, biasanya dokter akan menyarankan pasiennya melakukan fisioterapi apabila mendapati kondisi-kondisi tertentu. 

Kondisi yang dimaksud adalah apabila terjadinya gangguan pada tulang belakang pada pasien. Gangguan ini, akan mengakibatkan pasien merasakan nyeri di sekitar leher, bahu, atau punggung.

Meski demikian, umumnya seseorang yang disarankan untuk menjalani fisioterapi adalah pasien yang habis patah tulang. Tuntunya, fisioterapi dalam kondisi ini dibutuhkan untuk memaksimalkan proses penanganan. 

Lebih lanjut, dalam melakukan fisioterapi, masih ada pula kondisi-kondisi lainnya, yang mana pembaca bisa langsung mengomunikasikannya dengan dokter terkait, atau bila di sekitar Kabupaten Tangerang, bisa datang langsung ke RSUD Pakuhaji.

Masih berkaitan dengan fisioterapi, ada baiknya pasien yang hendak melakukannya mengetahui dulu apa-apa saja yang harus dilakukan sebelum dan sesudah fisioterapi. Dalam praktiknya, sebelum melakukan terapi fisik pasien akan menjalani serangkaian pemeriksaan lebih dulu dengan dokter spesialis fisioterapi. 

Dalam tahap tersebut, pasien dianjurkan untuk memenuhi ketentuan yang disampaikan oleh dokter. Sebab, dalam melakukan fisioterapi juga harus mengikuti prosedur dengan ketat. Saat melakukannya pun, tidak bisa dilakukan sembarangan, khususnya durasi saat menjalankan fisioterapi, yang biasanya sekitar 30-60 menit sekali sesi.

Meskipun sudah menjalankan fisioterapi, pasien tidak bisa serta merta hilang kontak begitu saja dengan dokter. Sebab, pascasesi pertama dilakukan, pasien harus berkomunikasi dengan fisioterapisnya guna melakukan evaluasi dari program yang telah dijalankan.

Hal tersebut dibutuhkan karena apabila berdasarkan hasil evaluasi dokter menyatakan fisioterapi harus kembali dilakukan, maka tentunya itu perlu dijalankan pasien demi memaksimalkan pemulihan. Di sisi lain, komunikasi dengan dokter menjadi penting guna meminimalisir risiko-risiko yang bisa ditimbulkan dalam fisioterapi.

Dari penjelasan di atas, diharapkan dapat memberikan informasi kepada pembaca tentang fisioterapi. Namun demikian, artikel ini tidak bisa begitu saja dijadikan rujukan karena berkomunikasi langsung dengan dokter terkait adalah hal yang disarankan.

Tentunya, dengan penjelasan mengenai fisioterapi, paling tidak masyarakat di Kabupaten Tangerang yang tinggal di sekitar RSUD Pakuhaji patut bersyukur karena rumah sakit itu memiliki layanan fisioterapi. Sebab, bagaimanapun juga fisioterapi adalah salah satu pelayanan yang penting untuk diberikan kepada pasien.

15 Jadwal Vaksin Anak sesuai Jenis Imunisasi sesuai Rekomendasi IDAI

jadwal vaksin anak

Salah satu hal penting di masa-masa awal kehidupan bayi adalah vaksinasi. Jadwal vaksin anak ini tentu tidak sembarangan. Sudah ada waktunya masing-masing untuk setiap jenis vaksinnya.

Imunisasi ini penting sekali dilakukan. Pada dasarnya, imunisasi adalah menyuntikkan virus yang sudah dilemahkan ke dalam tubuh. Tujuannya untuk merangsang antibodi agar keluar sehingga tubuh sudah tahu bagaimana cara menghadapi jika ada virus sejenis yang menginfeksinya. Imunisasi ini akan mencegah bayi dari penyakit berbahaya hingga dewasa nanti. 

Jadwal Imunisasi Anak Terbaru Rekomendasi IDAI

  1. Vaksin hepatitis B

Penyuntikan vaksin hepatitis B (HB) monovalen umumnya diberikan pada bayi sebelum berumur 24 jam. Sebelum divaksin HB ini, bayi harus mendapat suntik vitamin K1 terlebih dahulu, minimal 30 menit sebelum vaksin.

Namun, bila berat bayi kurang dari 2000 g, maka vaksin HB sebaiknya ditunda hingga anak berusia 1 bulan atau lebih. Kecuali dalam kondisi darurat.

Imunisasi HB selanjutnya diberikan bersamaan dengan vaksin difteri, tetanis, pertusis whole-cell (DTwP) atau difteri, tetanus, pertusis aselular (DTaP).

  1. Vaksin polio 0

Vaksin polio 0 juga termasuk jenis vaksin yang perlu segera diberikan setelah bayi lahir. Bayi yang lahir di fasilitas kesehatan, berikan vaksin bOPV-0 (bivalent Oral Polio Vaccine-0) ketika bayi pulang atau nanti di kunjungan pertamanya. 

Kemudian akan dilanjutkan dengan bOPV atau IPV bersama dengan DTwP atau DTaP. Sebelum bayi berusia 1 tahun, berikan minimal vaksin jenis IPV (inactivated polio vaccine) sebanyak 2 kali. 

  1. Vaksin BCG

Vaksin BCG ini sebaiknya diberikan secepatnya setelah bayi lahir atau sebelum berusia 1 bulan. Jika usia anak sudah 3 bulan atau lebih, BCG diberikan bila uji tuberkulinnya negatif. Saat uji tuberkulin tidak tersedia, vaksin BCG bisa diberikan. 

  1. Vaksin DPT (Difteri, pertusis, dan tetanus)

Vaksin DPT baru bisa diberikan saat usia anak sudah 6 minggu. Vaksin yang diberikan berupa vaksin DTwp atau DTaP, atau bis apula kombinasi dengan vaksin lain. 

Jika vaksin yang digunakan DTPa, maka interval jadwal imunisasi  dan pemberian imunisasi lanjutan adalah 2,4,6 bulan. 

Untuk booster pertama bisa diberikan di usia anak 18 bulan. Selanjutnya di umur 5-7 tahun atau pada program bulan imunisasi anak sekolah di kelas 1.

Untuk usia lebih dari 7 bulan, akan diberikan vaksin Td atau TDaP. Lalu, booster selanjutnya akan diberikan usia 10-18 tahun pada bulan imunisasi anak sekolah SD kelas 5.. Td biasanya akan diberikan setiap 10 tahun.

  1. Vaksin pneumokokus (PCV)

Vaksin pneumokokus (PCV) diberikan pada anak berusia 2,4,6 bulan. Lalu, booster akan diberikan di usia 12-15 bulan. 

Jika anak baru mendapat imuniasi di usia 7-1 2 bulan, maka PCV diberikan 2 kali dengan jarak 1 bulan. Booster akan diberikan setelah anak berusia 12 bulan, dengan jarak 2 bulan dari dosis sebelumnya. 

  1. Vaksin rotavirus monovalen

Vaksin rotavirus monovalen ini diberikan pada anak 2 kali. Dosis pertama diberikan di usia 6 minggu. Sedangkan dosis kedua interval 4 minggu. Pemberian vaksi ini haru sudah selesai saat anak berusia 24 minggu. 

  1. Vaksin rotavirus pentavalen

Imunisasi rotavirus pentavalen ini akan diberikan dalam 3 kali. Usia 6-12 minggu akan mendapat dosis pertama. Untuk dosis kedua dan ketiga interval 4-10 minggu. Ketiga dosis ini harus sudah selesai saat anak berusia 32 minggu.

  1. Vaksin influenza

Vaksin influenza mulai bisa diberikan pada anak berusia 6 bulan. Imunisasi ini bisa diulang setiap tahunnya. Di usia 6 bulan hingga 8 tahun, pemberian vaksin diberikan 2 dosis dengan jarak minimal 4 minggu. Bila anak sudah berusia di atas 9 tahun, vaksin pertama hanya 1 dosis.

  1. Vaksin MR/MMR

Vaksin MR diberikan pada anak saat berusia 9 bulan. Jika belum diberikan hingga usia 12 bulan, maka bisa diberikan vaksin MMR. Saat usia 18 bulan, berikan vaksin MR atau MMR. Sedangkan usia 5-7 tahun dapat diberikan vaksin MR dalam program bulan imunisasi kelas 1 atau vaksin MMR.

  1. Vaksin Japanese encephalitis

Vaksin Japanese encephalitis ini bisa diberikan sejak anak berusia 9 bulan bagi yang tinggal di daerah endemis atau anak yang akan bepergian ke daerah endemis. Kemudian bisa diberikan booster 1-2 tahun setelahnya untuk perlindungan jangka panjang.

  1. Vaksin varisela

Vaksin ini diberikan saat anak sudah berusia 12-18 bulan. Di usia 1-12 tahun, akan mendapat 2 dosis dengn interval 6 minggu hingga 3 bulan. Sedangkan anak berusia 13 tahun ke atas akan diberikan vaksin ini internal 4-6 minggu. 

  1. Vaksin hepatitis A

Vaksin hepatitis A akan diberikan mullai usia 1 tahun dan dosis kedua diberikan interval 6-12 bulan kemudian.

  1. Vaksin tifoid polisakarida

Jadwal vaksin anak ini diberikan di usia 2 tahun yang diulang lagi setiap 3 tahun.

  1. Vaksin human papilloma virus

Vaksin yang satu ini hanya diberikan pada anak perempuan yang berusia 9-14 tahun sebanyak 2 kali, dengan interval 6-15 bulan.

  1. Vaksin dengue

Vaksin dengue ini diberikan pada anak yang sudah berusia 9-16 tahun yang dibuktikan dengan seropositif dengue.

Itulah jadwal vaksin anak terbaru yang dikeluarkan IDAI. Patuhi jadwal imunisasi ini agar anak terhindar dari penyakit yang berbahaya hingga dewasa.

ASI Perah untuk Bayi, Baik atau Tidak?

ASI Perah untuk Bayi, Baik atau Tidak?

ASI perah adalah istilah yang menggambarkan ASI yang sudah disimpan ke dalam wadah, kemudian diberikan kepada bayi setelah beberapa waktu. Banyak ibu menyusui yang melakukan hal ini guna bisa memberikan ASI dalam waktu yang lebih lama bagi bayi.

ASI adalah sumber nutrisi yang sangat penting bagi bayi. Terkadang, produksi ASI bisa saja sangat berlebihan, bahkan ketika bayi sudah kenyang dan belum waktunya menyusui.

Bila dibiarkan, ini bisa membuat payudara sang ibu mengalami pembengkakan. Oleh sebab itu, ASI akan diperah terlebih dahulu untuk disimpan dalam waktu yang lebih lama. 

Apakah ASI perah baik untuk bayi?

Pada dasarnya, ASI sangatlah penting untuk bayi. Memberikan ASI pada bayi adalah langkah yang bijak untuk mendukung kesehatan bayi.

ASI yang sudah diperah mengandung nutrisi yang sama seperti ASI yang dikonsumsi langsung dari payudara ibu. Hanya saja, cara Anda menyimpan ASI perah tersebut akan menentukan kualitas ASI. 

Karena itu, Anda harus bijak dalam menentukan cara menyimpan ASI yang sudah diperah di awal. Ketika akan diberikan kepada bayi pun, Anda harus tahu cara memberikannya dengan tepat. 

Cara menyimpan dan memberikan ASI perah pada bayi

ASI yang sudah diperah terlebih dahulu harus disimpan dengan tepat. Dengan begitu, kualitas ASI tetap bisa dipertahankan dan bayi pun akan menerima nutrisi dari ASI tersebut.

Oleh sebab itu, perhatikan cara menyimpan dan memberikan ASI yang sudah diperah kepada bayi berikut ini: 

  • Penyimpanan di freezer

Setelah ASI disimpan ke dalam wadah botoh, wadah tersebut bisa Anda simpan di freezer. Freezer yang umumnya menyatu dengan lemari es dapat menjaga kualitas ASI selama dua minggu. 

Akan tetapi, apabila Anda menggunakan freezer yang berdiri sendiri dan umum dipakai untuk menyimpan es krim, ASI bisa bertahan selama 6 bulan sampai dengan satu tahun.

Namun, bila Anda tidak menyimpan ASI di freezer dan hanya menyimpannya di suhu ruangan, maka ASI bisa bertahan maksimal 4 jam saja. 

  • Menghangatkan ASI kembali

ASI perah yang sudah disimpan selama beberapa waktu harus dihangatkan kembali sebelum diberikan kepada bayi. Apalagi jika ASI tersebut sudah disimpan cukup lama di freezer.

Selalu pilih ASI yang terlama lebih dulu. Kemudian, panaskan ASI seperti saat Anda sedang memanaskan susu formula biasa.

Selama dipanaskan, pastikan wadah botol penyimpanan ASI tetap tertutup rapat. Hindari memanaskan ASI menggunakan microwave karena akan merusak kualitas ASI.

Dampak negatif menyimpan ASI terlalu lama

Sebaiknya, jangan biarkan ASI tersimpan terlalu lama sebelum diberikan kepada bayi. Karena, meskipun sudah diperah, disimpan, dan disajikan dengan cara yang aman, tetap akan ada penurunan kualitas pada ASI yang disimpan terlalu lama.

Setelah disimpan dalam waktu lama di freezer, kandungan vitamin C dalam ASI akan mengalami penurunan. Selain itu, kebutuhan nutrisi bayi bisa saja sudah berubah, sehingga ASI yang Anda simpan tidak lagi memiliki efek yang bermanfaat untuk kebutuhan bayi.

Hal ini bisa terjadi karena kebutuhan nutrisi bayi memang cepat berubah seiring masa tumbuh dan berkembangnya. Selain itu, apabila ASI yang diperah tidak disimpan di dalam freezer, maka ASI bisa menjadi basi setelah 4 jam. Jadi, jangan biarkan ASI perah terlalu lama hanya di bawah suhu ruangan saja.

Manfaat dan Efek Samping Obat Tanapress

Tanapress merupakan obat yang memiliki kandungan zat aktif Imidapril hidroklorida. Obat ini digunakan untuk membantu mengobati tekanan darah tinggi atau hipertensi sehingga dapat mencegah stroke dan mengurangi risiko serangan jantung. Selain itu, tanapress juga bisa mencegah masalah ginjal. Tanapress bekerja dengan cara merelaksasi pembuluh darah sehingga dapat mengalir lebih mudah dan mencegah pembentukan angiotensin II yang memicu penyempitan pembuluh darah. Tanapress termasuk ke dalam golongan obat keras, sehingga tidak bisa dibeli sembarangan serta penggunaannya harus dengan resep dan petunjuk dokter.


Efek Samping Tanapress
Efek samping yang mungkin terjadi dari konsumsi Tanapress antara lain:
Pusing dan sakit kepala
Gangguan saluran pernapasan atas, seperti batuk kering persisten serta rasa tidak nyaman pada faring
Hipotensi, yaitu tekanan darah rendah di bawah normal
Hiperkalemia, yaitu tingginya kadar kalium dalam darah
Neutropenia, yaitu kadar neutrophil dalam darah menjadi rendah
Hyponatremia, yaitu kadar natrium dalam darah menjadi rendah
Agranulositosis, yaitu sumsum tulang tidak bisa membentuk granulosit
Anemia, yaitu kekurangan sel darah merah
Trombositopenia, yaitu kadar trombosit rendah
Angioedema, yaitu reaksi alergi jaringan bawah kulit yang ditandai pembengkakan
Eritroderma, yaitu kelainan kulit yang ditandai kemerahan pada tubuh
Peningkatan sgot, sgpt, dan kreatinin serum
Segera hentikan penggunaan Tanapress jika menimbulkan reaksi alergi yang serius seperti pembengkakan pada wajah, kulit ruam dan beberapa kondisi seperti kesulitan bernapas, kehilangan lapisan kulit, menguningnya kulit dan bagian putih mata, serta kelainan pada mukosa. Jika efek samping tidak kunjung reda dan gejala yang ditimbulkan bertambah parah, segera hubungi dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut
Interaksi Obat Tanapress
Interaksi obat merupakan perubahan efek obat ketika dikonsumsi bersamaan dengan obat lainnya. Hal ini bisa menyebabkan kurangnya efektivitas obat atau meningkatkan potensi terjadinya efek samping. Beberapa jenis obat yang akan berinteraksi dengan Tanapress antara lain:
Gejala hipotensi jika digunakan bersamaan dengan obat diuretik, obat antihipertensi lainnya, vasodilator, TCA, dan neuroleptic
Efek hiperkalemia aditif jika digunakan bersamaan dengan diuretic hemat kalium, suplemen kalium, dan pengganti garam yang mengandung kalium
Mengurangi efek antihipertensi atau efek nefrotoksik aditif jika digunakan bersamaan dengan NSAID, rifampisin, dan simpatomimetik
Menyebabkan reaksi nitritoid jika digunakan bersamaan dengan aurothiomalate
Beritahu dokter jika Anda belakangan atau sedang mengonsumsi obat-obatan tersebut.
Kontraindikasi Obat Tanapress
Tanapress tidak dianjurkan dikonsumsi atau harus melalui konsultasi dokter terlebih dahulu terkait penggunaannya bagi pasien dengan beberapa kondisi berikut ini:
Memiliki riwayat angioedema (pembengkakan pada lapisan kulit) yang berhubungan dengan pemberian ACE inhibitor
Pasien yang sedang dalam pengobatan apheresis LDL menggunakan dekstran selulosa sulfat
Pasien yang sedang menjalankan dialysis dengan AN 69
Pasien yang memiliki kondisi penyempitan arteri ginjal (tenosis arteri renalis)
Pasien dengan penyakit pembuluh darah yang disebabkan oleh kekurangan kolagen
Pasien dengan penyakit gagal jantung karena berisiko mengalami hipotensi
Gangguan fungsi ginjal dan fungsi hati
Ibu hamil dan sedang menyusui
Beritahukan kepada dokter jika Anda pernah memiliki riwayat atau sedang mengalami salah satu di antara kondisi tersebut. Simpan Tanapress di tempat dengan suhu ruangan atau di bawah 30°C, yaitu sekitar 15°C – 25°C serta jauhkan dari paparan sinar matahari langsung.

Begini Tips Memilih Balsem Bayi yang Aman

Begini Tips Memilih Balsem Bayi yang Aman

Untuk menjaga tubuh bayi tetap hangat, salah satu produk yang bisa kita gunakan adalah balsam bayi. Selain menghangatkan, balsam bayi juga berkhasiat meredakan pilek, batuk, hingga perut kembung pada bayi.

Meskipun produk ini direkomendasikan oleh IDAI, namun saat memilih balsam bayi kita harus cermat dan tidak boleh asal. Jika asal, bisa saja bikin bayi jadi tak nyaman atau menimbulkan alergi. 

Selain itu, kita pun harus benar-benar memastikan apabila balsem bayi yang kita pilih mengandung bahan-bahan yang aman dan alami. Hindari juga memberikan balsam bayi yang usianya masih di bawah 3 bulan, ya.

Berikut ini beberapa tips yang bisa kamu terapkan saat memilih balsam bayi yang aman dan memberikan rasa hangat untuk bayi.

Pilih kandungan yang alami

Pastikan kita memilih balsam bayi dengan kandungan bahan-bahan yang alami. Beberapa bahan alami yang bisa dipilih seperti, eucalyptus radiata, lavender, dan chamomile.

Ketiga bahan tersebut dipercaya sangat bagus untuk menjaga tubuh bayi tetap hangat dan berkhasiat mengatasi berbagai keluhan pada bayi. 

Berikut ini beberapa manfaat dari masing-masing kandungan yang bagus untuk bayi:

  • Eucalyptus radiata: mampu melegakan saluran pernapasan bayi, mencegah infeksi bakteri dan jamur, serta mampu mengatasi peradangan. Kandungan ini juga mampu meredakan gejala batuk dan pilek pada bayi, sehingga bayi tetap bisa tidur nyenyak dan tidak rewel.
  • Lavender: aromanya memberikan efek yang menenangkan pada bayi, sehingga mampu membantu bayi untuk bisa tidur nyenyak dan pulas. Kandungan lavender juga dipercaya mampu mengatasi kolik pada bayi.
  • Chamomile: sama seperti lavender, kandungan chamomile juga berkhasiat mampu menenangkan bayi dan membuatnya bisa tertidur nyenyak. Selain itu, chamomile juga mampu mengatasi iritasi pada kulit.

Berdasarkan penelitian yang sudah dilakukan, ketiga bahan tersebut juga memiliki khasiat dalam meningkatkan kekebalan tubuh. 

Hindari kandungan camphor

Kandungan camphor pada balsam bayi ternyata tidak baik. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Journal of Tropical Pediatrics, kandungan camphor pada balsam bayi bisa menyebabkan keracunan. 

Beberapa gejala yang mungkin muncul setelah menggunakan balsam bayi dengan kandungan camphor adalah, kejang, mual, lesu, dan juga muntah-muntah. Risiko terburuknya yakni bisa menyebabkan nyawa bayi melayang.

Selain champor, sebaiknya kita juga menghindari kandungan berupa menthol pada balsam bayi. Sebab, menthol hanya memberikan sensasi melegakan yang ‘palsu’. Kenyataannya, saluran pernapasan masih mampet.

Pilih produk balsam khusus untuk bayi

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, apabila penggunaan balsam bayi sebaiknya diberikan pada bayi yang usianya di atas 3 bulan. 

Mengingat penggunaannya sangat selektif, pemilihan balsam bayi juga harus selektif. Jangan sampai kita memberikan balsa untuk orang dewasa pada bayi. Hal ini tentu membahayakan dan bisa berdampak buruk.

Pilih juga balsam bayi sesuai usianya. Sebab, balsam bayi ternyata dibagi menjadi 2, yakni balsam untuk usia di bawah 2 tahun dan balsam untuk usia di atas 2 tahun.

Beli balsem bayi sesuai fungsinya

Balsam bayi juga memiliki beberapa fungsi, seperti menghangatkan, meredakan pilek dan batuk, hingga mengatasi peradangan. 

Sebaiknya beli balsam bayi sesuai kebutuhan dan fungsinya. Hindari memberikan balsam yang untuk mengatasi keluhan-keluhan yang tidak sesuai dengan fungsinya. 

Contohnya, menggunakan balsam bayi dengan fungsi mengatasi perut kembung untuk keluhan batuk dan flu. Tentu hal ini tidak akan berefek apa-apa dan membuat bayi semakin tidak nyaman.

Nah, itu dia beberapa tips memilih balsam bayi yang bisa kamu jadikan referensi. Selamat mencoba!

Daftar Vitamin untuk Perkuat Daya Tahan Tubuh Anak

Saat anak sedang dalam masa pertumbuhan, vitamin daya tahan tubuh anak yang terbaik sangat dibutuhkan. Salah satu vitamin yang bisa dikonsumsi ialah biolysin kids. 

Jika semuanya sudah terpenuhi maka orang tua juga bisa sedikit lega karena anak telah mendapatkan apa yang dibutuhkannya. Tetapi, untuk memberikan suplemen vitamin pada si kecil bukanlah perkara mudah. Masa-masa pertumbuhan ini adalah masa yang sangat penting sehingga pemberian suplemen juga harus mempertimbangkan berbagai aspek.

Nah, selain biolysin kids, masih ada banyak vitamin yang bisa digunakan untuk perkuat daya tahan tubuh.

Berikut daftar rekomendasi merk vitamin terbaik untuk menjaga daya tahan tubuh anak selain biolysin kids.

1. Fitkom Gummy Vitamin C 24 Gram

Bagi anak permen jelly manis adalah hal yang tidak bisa ditolak, apalagi ditambah bentuk dan wadahnya yang lucu serta menarik. Sehingga anak tidak akan kesulitan untuk mengkonsumsi Fitkom Gummy Vitamin C 24 Gram dan mendapatkan manfaatnya.

Selain vitamin C, produk vitamin satu ini juga mengandung zinc yang bisa membantu proses penyembuhan setelah sakit lebih cepat. Belum lagi harganya yang terjangkau serta mudah didapatkan membuat produk satu ini bisa menjadi pilihan yang tepat.

2. Curcuma Plus Fruit Veggie

Multivitamin satu ini mengandung vitamin dan mineral penting yang berasal dari sayur sehingga cocok bagi anak yang susah makan sayur. Apalagi, kandungan temulawak didalamnya juga membuat Curcuma Plus Fruit Veggie sebagai vitamin anak yang bagus untuk nafsu makan.

Belum lagi rasanya yang enak membuat multivitamin ini tidak terasa seperti obat sehingga si kecil pasti suka. Jadi bukan saja masalah daya tahan tubuh yang terpecahkan, tapi nutrisi sayur yang sangat dibutuhkan anak juga terpenuhi.

3. Holisticare Super Ester C Kids 30S

Tidak seperti produk Holisticare Super Ester C untuk dewasa, untuk anak-anak kemasan dibalut dengan wadah bergambar gajah yang lucu. Cara mengkonsumsinya juga mudah karena vitamin ini hadir dalam bentuk tablet kunyah.

Kandungan didalamnya juga cukup lengkap karena selain vitamin C yang baik untuk daya tahan tubuh, ada pula kalsium dan hesperidin. Sehingga produk vitamin ini sangat baik bagi anak dan sekaligus bisa menunjang pertumbuhannya.

4. Scott’s Emulsion 400 ML

Multivitamin yang terkenal dengan maskot ikannya satu ini merupakan salah satu vitamin anak untuk otak terbaik. Kandungan utamanya sangat lengkap mulai dari vitamin A, D, E, Omega-3 hingga kalsium.

Cara kerjanya juga sangat baik yaitu dengan memicu tubuh anak untuk membangun kekebalan atau daya tahan tubuh secara alami. Belum lagi Scott’s Emulsion 400 ML hadir dalam bentuk sirup dan rasa jus jeruk segar yang pasti digemari anak.

5. Blackmores Kids

Meskipun hadir dalam bentuk tablet kunyah rasa jeruk, namun Blackmores Kids juga cocok sebagai vitamin untuk anak usia 12 tahun ke atas. Pasalnya Blackmores Kids bukan sekedar vitamin tapi dilengkapi dengan mineral penting seperti asam askorbat, zinc, dan d-alpha tocopheryl asam suksinat.

Belum lagi pemanis yang ada didalamnya bukanlah pemanis buatan, melainkan xylitol yang merupakan pemanis alami. Sehingga sangat aman bagi anak dan tidak merusak gigi walaupun dikonsumsi dalam jangka panjang.Demikian daftar merk vitamin yang bisa dikonsumsi oleh anak untuk meningkatkan daya tahan tubuh selain konsumsi biolysin kids. Silakan pilih vitamin yang sesuai dengan keinginan si Anak agar mereka bisa mengonsumsi dengan enjoy.

Natur-e Natural dan Asupan Kaya Vitamin E

Semua vitamin adalah penting untuk tubuh, tidak terkecuali vitamin E. Mungkin selama ini Anda menganggap mengonsumsi Natur-e Natural ataupun suplemen vitamin E lainnya hanya penting untuk menjaga kesehatan kulit. Kenyataannya, tidak!

Vitamin E justru sangat berperan dalam sistem kekebalan tubuh Anda. Risiko berbagai penyakit serius yang berhubungan dengan pembuluh darah bahkan bisa diminimalkan dengan senantiasa memenuhi kebutuhan vitamin E harian. Di mana untuk orang dewasa, kebutuhan vitamin E mencapai 15 miligram per hari. 

Selain suplemen seperti Natur-e Natural, sebenarnya banyak jenis makanan yang juga mengandung jenis vitamin ini. Berikut ini adalah beberapa makanan yang tergolong memiliki kadar vitamin C cukup tinggi. 

Kacang Almond 

Kacang-kacangan adalah sumber unggulan untuk memperoleh vitamin E. Kacang almond adalah rajanya! Dalam tiap 100 gram porsi almond, Anda sudah bisa memperoleh vitamin E hingga 25,63 miligram. Jumlah yang jauh di atas kebutuhan vitamin E harian. Soal rasa pun, Anda pasti suka kacang amond. Anda bisa menambahkannya dalam serela ataupun menjadikannya menu panggangan yang menggoyang lidah. 

Bayam 

Bayam bukan hanya penting untuk menyediakan zat besi yang Anda butuhkan. Nyatanya, dalam tiap 100 gram bayam yang dimasak, Anda bisa mendapatkan 25 persen kebutuhan harian vitamin E atau setara dengan 3,7 miligram. Mencoba membuat bening bayam yang dicampur dengan jagung? Rasanya sudah pasti menyegarkan dan kebutuhan vitamin E Anda juga dapat terjaga. 

Biji Bunga Matahari 

Sebagian besar biji adalah sumber vitamin E yang bagus. Namu, biji bunga matahari adalah yang terbaik. Satu ons biji bunga matahari nyatanya dapat mengandung 7,4 miligram vitamin E. Angka ini setengah dari kebutuhan harian Anda yang dianjurkan. Untuk pemerolehan vitamin E maksimal dari bunga matahari, konsumsilah biji bunga yang utuh. Mengonsumsi biji bunga matahari dalam bentuk kuaci untuk camilan adalah cara yang mungkin tidak pernah Anda sangka-sangka bisa memenuhi kebutuhan vitamin E dengan sangat mudah. Natur-e Natural sendiri merupakan suplemen vitamin E yang terbuat dari biji bunga matahari. 

Alpukat 

Alpukat adalah sumber makanan yang kaya akan banyak nutrisi. Mulai dari kalium, omega-3, vitamin C dan K ada dalam buah ini. Tentu saja kandungan vitamin E juga terbilang besar di dalamnya. Setengah buah alpukat nyatanya bisa mengandung vitamin E hingga hingga 20 persen dari kebutuhan harian orang dewasa yang dianjurkan. 

Labu Kuning 

Mengukus labu kuning adalah ide yang cukup tepat untuk memenuhi kebutuhan vitamin E Anda. Pasalnya, tiap gelas labu kuning yang dimasak mengandung vitamin E sebanyak 2,6 miligram. Angka ini setara dengan 18 persen kebutuhan vitamin E harian yang dianjurkan. 

Salmon 

Ikan-ikan laut dalam adalah bahan makanan lain yang dapat Anda konsumsi untuk memenuhi kebutuhan vitamin E Anda. Salah satu yang sangat direkomendasikan adalah salmon. Tiap porsi salmon setidaknya bisa mengandung 14 persen kebutuhan vitamin E harian yang dianjurkan. Tentunya selain vitamin E, banyak nutrisi sehat lain dari ikan berlemak ini, seperti vitamin A atuapun omega-3. 

Mangga 

Jangan lupa makan mangga jika Anda ingin memenuhi kebutuhan vitamin E. Buah tropis ini ternyata cukup banyak mengandung kadar vitamin E. Setengah buah mangga dengan berat sekitar 200 gram bisa mengandung vitamin E sebesar 1,5 miligram. Nilai ini setara dengan 10 persen kebutuhan vitamin E orang dewasa yang dianjurkan. 

*** 

Natur-e Natural memang sangat penting untuk kesehatan karena bisa memastikan asupan vitamin E bagi tubuh Anda. Namun, menjadikannya tambahan untuk mendukung daya tahan tubuh dengan campuran bahan makanan lain yang kaya vitamin E pun sangat bisa!

Model Baju Menyusui yang Nyaman Dipakai Hijaber

Model Baju Menyusui yang Nyaman Dipakai Hijaber

Membawa bepergian si kecil yang masih membutuhkan ASI bukanlah hal yang gampang. Para ibu menyusui mungkin sekali akan kerepotan ketika harus membuka dan menutup pakaian saat hendak memberikan ASI. Terutama bagi ibu menyusui yang menggunakan hijab, tentu hal ini sangat tidak nyaman, kecuali kamu memakai khusus baju menyusui.

Seiring berkembangnya zaman, kini banyak model baju busui yang diperuntukan bagi para hijaber. Dengan pakaian dan model yang sudah disesuaikan tersebut, para ibu menyusui yang berhijab bisa lebih nyaman dan mudah ketika harus memberikan ASI, bahkan saat berpergian

Pada intinya, baju menyusui ini diciptakan agar nyaman ketika dikenakan. Umumnya, produsen menggunakan bahan katun karena diyakini paling nyaman, lembut, dan mudah menyerap keringat. Kita tahu belaka bahwa proses menyusui, tubuh ikut membakar kalori, jadi seorang ibu menyusui amat membutuhkan baju menyusui yang tidak bikin gerah.

Membeli dan menggunakan baju menyusui sendiri diyakini punya keunggulan dibanding baju-baju biasanya, semisal:

  • Lebih mudah memberi asi kapan saja

Desain baju menyusui dirancang khusus untuk ibu menyusui sehingga memudahkan proses menyusui. Dengan memakai baju menyusui, siapapun, termasuk para hijaber tidak perlu kerepotan lagi saat ingin memberikan ASI.

  • Meningkatkan kenyamanan saat memberi asi 

Biasanya para ibu, terutama ibu muda yang baru mempunyai bayi akan merasa malu bila harus menyusui di luar rumah atau tempat terbuka. Dengan menggunakan baju menyusui, kini hal itu tak perlu jadi penghalang lagi.

Nah, langsung saja, berikut beberapa model baju menyusui untuk para hijaber yang bisa dijadikan referensi: 

  • Model tunik

Model tunik selalu jadi favorit untuk dikenakan para ibu yang mengenakan kerudung. Karena sekarang banyak produsen baju menyusui yang meluncurkan aneka model tunik yang cantik. Tapi jangan lupa pertimbangkan pemilihan bahan agar kamu nyaman memakainya, dan terasa lembut di kulit si kecil.

  • Model kaftan

Populer sejak lama, kaftan kerap jadi pilihan para wanita yang ingin tampil cantik dan santun. Berbeda dengan model dress atau gamis, kaftan punya aksen lipit di bagian pinggang yang mampu menciptakan siluet tubuh si pemakai, tetapi tidak terlalu ketat. Apalagi sekarang banyak kaftan yang terdapat resleting di bagian depan dada sehingga memudahkan siapa saja ketika hendak menyusui. 

  • Model kemeja

Seperti kemeja pada umumnya, bukaan kancing depan tentu memudahkan ibu saat menyusui anak. Jangan lupa memakai tanktop menyusui supaya lebih mudah. Pilih kemeja atau blouse dengan siluet longgar atau tampak oversized, agar tidak terlalu ketat, sehingga membuat kamu jadi leluasa bergerak.

Terlepas dari model baju menyusui seperti apa yang bisa dipilih, jangan lupakan beberapa hal penting sebelum membeli. Ingat selalu bahwa kenyamanan dan keamanan di atas segala-galanya, alih-alih mementingkan fashion belaka.

Pakaian menyusui biasanya memiliki celah pada bagian dada agar ibu mudah mengeluarkan payudara. Adanya celah tersebut membuat Ibu tidak perlu lagi menarik bagian bawah pakaian untuk mengeluarkan payudara. Bagian depan pakaian menyusui biasanya dilengkapi dengan kancing atau resleting. 

Pakaian menyusui Ibu hamil sebaiknya dibuat dari bahan yang menyerap keringat misalnya kaos dan tidak terlalu besar atau ketat. Dengan begitu bagian tubuh tertentu tidak akan terlihat mencolok dan terekspos. 

Terlepas dari apa yang tertulis di atas, model baju menyusui untuk para hijaber sangat beragam. Bahkan, sebenarnya para hijaber ini punya sedikit keuntungan karena pada dasarnya mereka sudah mendapat “perlindungan” oleh kerudung. 

Kendati dengan adanya baju menyusui kamu bisa memberi ASI di mana saja, tetapi sebisa mungkin tetap cari ruang khusus agar proses menyusui dapat berlangsung secara khidmat. Sebab bayi pasti juga membutuhkan ketenangan dan perhatian khusus dari ibunya.