4 Pilihan Pemanis untuk Penderita Diabetes

4 Pilihan Pemanis untuk Penderita Diabetes

Bagi para penderita diabetes, mengonsumsi gula adalah hal yang dilarang. Meskipun tidak dilarang sepenuhnya, namun penderita diabetes harus membatasi asupan gula mereka jika tidak ingin kadar gula dalam darah meningkat. 

Oleh karena itu, kini banyak sekali pilihan pemanis untuk penderita diabetes yang dibuat lebih aman untuk mereka. Mau tahu apa saja macamnya? Ikuti terus artikel berikut untuk mengetahui apa saja gula pengganti untuk para penderita diabetes.

Haruskan penderita diabetes menggunakan pemanis buatan?

Dengan jumlah gula rendah atau tanpa kalori, pemanis buatan mungkin tampak seperti suguhan bagi penderita diabetes. Tetapi penelitian terbaru menunjukkan bahwa pemanis buatan sebenarnya mungkin berlawanan dengan intuisi, terutama jika Anda ingin mengelola atau mencegah diabetes. 

Padahal, peningkatan konsumsi gula pengganti tersebut dapat berkorelasi dengan kasus obesitas dan diabetes. Kabar baiknya, ada alternatif gula yang bisa Anda pilih, di antaranya:

  • Produk stevia atau stevia, seperti Truvia
  • Tagatose
  • Ekstrak buah biksu
  • Gula aren
  • Gula kurma
  • Alkohol gula, seperti erythritol atau xylitol

Pilihan gula alami untuk diabetes tipe 2

Berikut beberapa beberapa pemanis untuk penderita diabetes dan pengaruhnya. 

  1. Fruktosa

Lebih dikenal dengan gula yang didapatkan dari buah-buahan. Banyak yang telah mendengar bahwa makan fruktosa dari buah lebih baik untuk penderita diabetes daripada gula meja biasa. Buah-buahan adalah pilihan yang lebih baik daripada makanan penutup. Tapi kita tetap perlu memperhatikan pilihan kita untuk menerima manfaat terbaik tanpa lonjakan gula darah. 

Memilih buah yang tinggi serat akan selalu lebih baik untuk kadar gula darah. Dengan cara ini pelepasan glukosa ke dalam darah akan lebih lambat, membantu menghindari peningkatan tajam gula darah. Beberapa contoh buah yang kaya serat adalah blueberry, alpukat, stroberi, dan semangka. 

  1. Agave

Berasal dari tumbuhan, pemanis ini berasal dari tanaman yang sama yang digunakan untuk membuat tequila dan di tanam di Meksiko. Yang paling sering dipuji karena indeks glikemiknya yang rendah. Indeks glikemik adalah cara kita mengukur seberapa cepat glukosa dalam makanan dicerna dan memasuki aliran darah. 

Yang terpenting, American Diabetes Association mencantumkan agave sebagai pemanis untuk membatasi, bersama dengan gula meja biasa, gula merah, madu, sirup maple, dan semua gula lainnya. Jadi, lebih baik memilih makanan yang dimaniskan secara alami yang memiliki beberapa manfaat nutrisi, seperti buah atau bahkan sedikit madu yang lebih kaya antioksidan daripada gula. 

  1. Stevia

Stevia adalah pemanis rendah kalori yang memiliki sifat antioksidan dan antidiabetes. Ini telah disetujui oleh Food and Drug Administration (FDA). Tidak seperti pemanis buatan dan gula, stevia dapat menekan glukosa plasma Anda dan secara signifikan meningkatkan toleransi glukosa. Ini juga bukan pemanis buatan, secara teknis. Stevia juga memiliki kemampuan untuk:

  • Meningkatkan produksi insulin  
  • Meningkatkan efek insulin pada membran sel
  • Menstabilkan kadar gula darah
  • Melawan mekanisme diabetes tipe 2 dan komplikasinya
  1. Tagatose

Tagatose adalah gula alami lainnya yang sedang dipelajari para peneliti. Studi pendahuluan menunjukkan bahwa tagatose:

  • Mungkin merupakan obat antidiabetes dan antiobesitas yang potensial
  • Dapat menurunkan gula darah dan respon insulin Anda
  • Mengganggu penyerapan karbohidrat

Namun, tagatose membutuhkan lebih banyak studi untuk jawaban yang lebih pasti. Bicaralah dengan dokter Anda sebelum mencoba pemanis yang lebih baru seperti tagatose. 

Jadi, menurut American Heart Association merekomendasikan pemanis untuk penderita diabetes dibatasi tidak lebih dari 6 sendok teh untuk wanita dan rata-rata 9 sendok  teh untuk pria per hari. Itu termasuk semua sumber, seperti agave, gula, sirup jagung fruktosa tinggi, dan lainnya. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *