5 Cara Membersihkan Koreng Bekas Luka

Ketika Anda atau anak terjatuh, tentu akan menghasilkan luka berdarah atau goresan yang dapat menyebabkan koreng di kemudian hari. Koreng sendiri biasanya muncul ketika luka pada kondisi setengah membaik atau sebaliknya.

Cara membersihkan koreng karena bekas luka bukanlah hal yang sulit, namun jika salah membersihkan dapat membuat luka semakin parah dan membutuhkan waktu yang lebih lama lagi untuk penyembuhannya. Mau tahu cara membersihkan koreng yang tepat? Check this out!

Penyebab koreng

Koreng adalah plak berkerak yang terbentuk di atas luka, baik bekas jatuh ataupun sayatan benda tertentu. Koreng sebagai pertahanan terhadap infeksi, kehilangan darah dan kotoran. Saat Anda mendapatkan luka, sel gumpalan darah akan mulai menggumpal untuk menghentikan pendarahan dan mencegah cairan berlebih mengalir keluar. Saat darah atau luka mengering, membentuk lapisan koreng yang keras.

Selain karena goresan atau luka, koreng juga dapat terbentuk sebagai akibat dari:

  • Kulit kering kulit retak
  • Jerawat
  • Gigitan serangga
  • Infeksi jamur
  • Infeksi bakteri
  • Eksim
  • Psoriasis
  • Herpes
  • Cacar air

Bagaimana cara membersihkan koreng?

Jika Anda atau anak Anda terluka, penting untuk membersihkan luka dengan benar untuk mencegah infeksi lebih lanjut. Berikut beberapa cara membersihkan dan merawat koreng dengan mudah.

  • Jaga kebersihan

Selalu jaga kebersihan kulit koreng dan sekitarnya untuk menghindari infeksi. Jika luka terkena kotoran atau keringat, basuh area tersebut dengan air hangat dan sabun lembut, lalu tepuk-tepuk kulit hingga kering dengan hati-hati. Cobalah untuk tidak menyentuh koreng kecuali jika diperlukan. Menyentuh koreng dapat meningkatkan kemungkinan bakteri dan mikroba lain memasuki luka.

  • Hindari mengorek atau menggosok koreng

Saat koreng menjadi gatal, beberapa ornag mungkin akan menggaruk, menggosok, atau mengoreknya. Jangan lakukan hal tersebut, karena dapat memperlambat penyembuhan dan meningkatkan risiko jaringan parut. Ini juga dapat menyebabkan perdarahan atau kemerahan. Untuk mengurangi rasa gatal, coba tekan koreng secara perlahan dengan kain bersih, bsah, atau kering.

  • Kompres

Kompres hangat dengan lembut pada area luka dapat meningkatkan sirkulasi ke luka. Lebih banyak aliran darah membawa oksigen dan sel segar yang akan mempercepat penyembuhan. Selain itu, kompres dengan air dingin dapat mengurangi peradangan dan nyeri di lokasi koreng.

  • Lembapkan koreng

The American Academy of Dermatology merekomendasikan untuk menjaga kelembapan luka untuk membantu kulit yang rusak untuk proses penyembuhan. Mereka menyarankan untuk menggunakan petroleum jelly untuk mencegah kulit kering, serta mendorong penyembuhan dan mengurnagi pembentukan bekas luka.

Beberapa orang juga mengganggap produk pelembap lain dapat bermanfaat bagi koreng, seperti minyak kelapa, atau krim emolien, salep, atau lotion. Minyak kelapa yang telah diolah tersedia di pasaran dan mudah ditemukan.

  • Tutupi koreng jika perlu

Setelah koreng terbentuk, seseorang hanya perlu untuk menutupinya jika robek, merebes, atau berdarah. Namun, orang yang aktif secara fisik mungkin ingin menutupi koreng jika ada risiko koreng tersebut tersenggol ataupun terbentur dan membuatnya bertambah parah, misalnya saja saat berolahraga.

Untuk menutupi koreng, gunakan perban sebelum aktif secara fisik dan lepaskan setelahnya. Jika pelru memakai perban lebih dari beberapa jam, pastikan untuk menggantinya secara teratur.

Kapan harus ke dokter?

Kebanyakan koreng akan hilang dengan sendirinya. Namun, Anda bisa temui dokter jika luka koreng memiliki ciri sebagai berikut:

  • Sakit parah
  • Mengalir atau berdarah terus menerus
  • Tidak ada perbaikan setelah beberapa hari
  • Gejala yang memburuk secara bertahap
  • Pembengkakan yang semakin parah

Salah satu cara membersihkan koreng dan membantunya untuk pulih lebih cepat adalah dengan istirahat secara cukup. Sebuah penelitian dari Journal of Applied Physiology menunjukkan bahwa gangguan tidur yang relatif sederhana pun dapat menunda penyembuhan sebuah luka. Jadi pastikan untuk tidur secara teratur 7-9 jam untuk membantu mempercepat proses penyembuhan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *