6 Penyebab Sulit Buang Air Kecil

sulit buang air kecil

Ada banyak kondisi yang bisa menyebabkan seseorang mengalami sulit buang air kecil, seperti melemahnya otot kandung kemih dan sumbatan pada saluran kencing yang diakibatkan karena batu atau tumor. Kondisi serius bisa dialami seseorang yang kesulitan untuk buang air kecil, jika muncul retensi urine dalam kandung kemih.

Pada umumnya orang yang mengalami kondisi ini akan merasa sangat ingin untuk buang air kecil, namun yang terjadi hanya bisa keluar sedikit. Keadaan ini sangat perlu diperhatikan karena bisa terjadi sewaktu-waktu, ada yang tidak bisa mengeluarkan meskipun sudah tak bisa menahan dan ada pula yang membutuhkan waktu lama untuk mengeluarkannya.

Penyebab Sulit Buang Air Kecil

  1. Infeksi Saluran Kemih (ISK)

Kondisi ini sering terjadi pada pria maupun perempuan, selain susah buang air kecil biasanya juga disertai dengan demam dan nyeri ketika buang air serta buang air kecil menjadi tidak lampias. Sebagian besar kasus dalam kondisi ini terjadi karena infeksi bakteri Escherichia coli.

Bakteri ini akan menginfeksi saluran kemih jika seseorang kurang bisa menjaga kebersihan alat kelamin, selain itu sering buang air kecil juga menjadi salah satu penyebabnya karena kebiasaan ini membuat bakteri menumpuk di pada saluran kemih dan berkolonisasi.

  1. Keracunan Jengkol

Jangan senang dulu jika gemar mengkonsumsi jengkol, terlalu banyak makan jengkol bisa menyebabkan keracunan. Kondisi ini terjadi karena adanya asam jengkolat yang menumpuk pada saluran kemih, kristal alam jengkolat yang mengendap mengakibatkan sumbatan.

Selain sulit kencing, kondisi bisa memicu terjadinya gagal ginjal akut, gejala keracunan jengkol bisa muncul setelah 5-12 jam mengonsumsi. Pada umumnya akan merasakan mual dan muntah, nyeri pada pinggang, nyeri perut hingga buang air kecil disertai dengan darah.

  1. Batu Saluran Kemih

Kondisi ini terbentuk karena pengendapan garam yang tersaturasi dan membentuk kristal-kristal, bisa karena kurangnya konsumsi air putih, riwayat keluarga, diet tinggi protein hingga mengonsumsi vitamin C dengan dosis tinggi.

Biasanya batu yang kecil tidak menunjukkan gejala spesifik, sedangkan batu dengan ukuran 2-3 mm bisa memberi gejala. Gejala yang muncul dapat bervariasi karena tergantung dari letak batu ini berada, salah satunya susah buang air kecil.

  1. Pembesaran Prostat Jinak

Merupakan masalah yang paling sering dialami oleh pria yang sudah berusia 50 tahun ke atas, organ prostat yang membesar menyebabkan uretra terjepit. Dalam beberapa kasus, gejala yang muncul adalah seringnya buang air kecil lebih dari delapan kali dalam sehari.

Pancarannya lemah dan tidak bisa ditahan, terkadang penderita juga harus mengejan saat buang air kecil. Selain itu dalam keadaan tertentu penderita juga tidak bisa buang air kecil sama sekali hingga perut bawah terasa nyeri dan membesar.

  1. Penyempitan Saluran Kemih

Disebut juga striktur uretra dapat menyebabkan seseorang sulit buang air kecil, muncul karena beberapa hal seperti pemasangan kateter urine, pasca operasi prostat, tumor di sekitar uretra, infeksi saluran kemih yang tidak bisa ditangani secara tuntas hingga infeksi menular seksual.

Gejala yang muncul biasanya susah buang air kecil disertai dengan keluarnya darah dan perut terasa nyeri, untuk menangani kondisi ini diperlukan adanya operasi guna membuka saluran yang mengalami penyempitan.

  1. Pasca Persalinan

Disebut juga retensi urine pasca persalinan (RUPP), merupakan nyeri mendadak dan ketidakmampuan mengosongkan kandung kemih secara spontan dalam 12 jam pasca persalinan spontan. 

Kondisi ini terjadi karena beberapa faktor, seperti neurologis, obat-obatan, peradangan, sumbatan di saluran kemih hingga gangguan pasca operasi. Kondisi ini sangat penting diperhatikan agar tidak mengakibatkan keadaan lebih serius.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *