Penyebab Munculnya Benjolan di Punggung! Apakah Berbahaya?

Penyebab Munculnya Benjolan di Punggung! Apakah Berbahaya?

Benjolan di punggung umumnya tidak berbahaya. Munculnya benjolan di punggung dapat terjadi dari sejumlah kondisi, termasuk infeksi, reaksi alergi, gangguan kulit, dan kanker kulit. Benjolan kulit dapat bervariasi dalam penampilan dan jumlah tergantung pada penyebabnya. Kondisi ini mungkin memiliki warna yang sama dengan kulit Anda atau warna yang berbeda. Beberapa orang mungkin merasakan gatal, benjolan dengan ukuran besar, atau kecil, keras atau lembut dan bergerak. Benjolan di punggung bisa terjadi karena banyak faktor seperti berikut.

1. Limfatik

Kelenjar getah bening mengandung sel kekebalan untuk melawan infeksi dan menyaring zat berbahaya dari tubuh. Ketika nodus terinfeksi, mereka dapat membengkak dan menghasilkan benjolan yang teraba. Jika pembengkakan kelenjar getah bening menyebabkan benjolan di punggung, Anda mungkin juga mengalami nyeri ketika ditekan dan demam.

2. Kista kulit

Kista adalah kantung atau benjolan kecil, berisi cairan, udara, lemak, atau bahan lain, yang mulai tumbuh di suatu tempat di tubuh tanpa alasan yang jelas. Umumnya kista ini terbentuk tepat di bawah kulit. Diyakini bahwa kista kulit terbentuk di sekitar sel keratin yang terperangkap dan membentuk lapisan luar kulit yang relatif keras.

Kista ini tidak menular. Siapa pun bisa mendapatkan kista kulit, tetapi paling sering terjadi pada mereka yang berusia di atas 18 tahun, memiliki jerawat, atau memiliki luka pada kulit. Gejalanya muncul benjolan kecil bulat di bawah kulit. Kista biasanya tidak menimbulkan rasa sakit kecuali terinfeksi, ketika benjolan tersebut mulai memerah, sakit dan mengandung nanah.

3. Lipoma

Lipoma adalah kata yang diterjemahkan sebagai “tumor lemak”, tetapi lipoma bukanlah kanker. Ini hanyalah pertumbuhan lemak antara lapisan otot dan kulit di atasnya. Penyebab pastinya tidak diketahui. Lipoma paling sering muncul setelah usia 40 tahun. Gejalanya termasuk benjolan lembut dan mudah digerakkan di bawah kulit, sekitar dua inci. 

Lipoma tidak menimbulkan rasa sakit kecuali jika pertumbuhannya mengiritasi saraf di sekitarnya. Lipoma paling sering ditemukan di punggung, leher, dan perut, dan kadang-kadang lengan dan kaki bagian atas. Sebaiknya segera lakukan pemeriksaan jika muncul pertumbuhan baru atau tidak biasa, untuk memastikannya jinak.

4. Abses kulit

Abses kulit adalah kantong besar nanah yang terbentuk tepat di bawah kulit. Hal ini disebabkan oleh bakteri yang masuk ke bawah kulit, biasanya melalui luka kecil atau goresan, dan mulai berkembang biak. Tubuh melawan invasi dengan sel darah putih, yang membunuh beberapa jaringan yang terinfeksi tetapi membentuk nanah di dalam rongga yang tersisa.

Gejalanya meliputi benjolan nanah yang besar, merah, bengkak, dan nyeri di bagian tubuh mana pun di bawah kulit. Mungkin Anda merasakan demam, kedinginan, dan nyeri tubuh akibat infeksi. Jika tidak diobati, ada risiko abses membesar, menyebar, dan menyebabkan penyakit serius.

5. Karsinoma sel basal

Karsinoma sel basal adalah bentuk kanker kulit yang tumbuh lambat. Kanker kulit terbagi menjadi dua kelompok besar non-melanoma dan melanoma. Karsinoma sel basal adalah jenis kanker kulit non-melanoma. Gejala utamanya adalah benjolan di wajah berwarna merah muda atau merah, benjolan kecil di wajah, benjolan di wajah yang menyakitkan, benjolan di wajah sebesar kelereng, perubahan kulit yang konstan.

6. Jerawat

Jerawat juga disebut komedo, bintik-bintik, noda, atau muncul benjolan di punggung “jerawat”. Secara medis, kondisi ini adalah erupsi kulit kecil berisi minyak, sel kulit mati, dan bakteri. Jerawat sering kali pertama kali muncul saat pubertas, ketika hormon meningkatkan produksi minyak di kulit dan terkadang menyumbat pori-pori. Paling rentan adalah remaja dari sekitar usia 13 hingga 17 tahun.

Gejalanya meliputi pori-pori tersumbat yang mungkin tampak datar dan hitam di permukaan, karena minyak menjadi gelap saat terkena udara; pori-pori tersumbat yang tampak putih di permukaan karena tertutup oleh sel-sel kulit mati; atau bengkak, kuning-putih, melepuh berisi nanah yang dikelilingi oleh kulit yang memerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *