Berapa Lama LASIK RSIA Permata Hati Makassar Bertahan?

 RSIA Permata Hati Makassar

Laser-assisted in situ keratomileusis (LASIK) yang bisa Anda dapatkan di RSIA Permata Hati Makassar merupakan sebuah prosedur bedah medis yang dapat meningkatkan kemampuan melihat seseorang. Prosedur ini secara permanen membentuk ulang jaringan di depan mata Anda, dan perubahan ini dapat bertahan sepanjang hidup Anda. Akan tetapi, kebanyakan pandangan seseorang akan berubah menjadi lebih buruk seiring berjalannya waktu akibat proses penuaan yang alami.

LASIK tidak dapat menghentikan hal ini, sehingga penglihatan Anda dapat kembali menjadi kabur atau buram saat Anda bertambah usia. Seberapa lama perubahan ini terjadi setelah prosedur LASIK RSIA Permata Hati Makassar akan tergantung pada usia Anda saat mendapatkan operasi LASIK dan apakah Anda memiliki kondisi mata progresif lainnya. 

Penglihatan berubah setelah LASIK

Meskipun LASIK RSIA Permata Hati Makassar mengubah penglihatan Anda secara permanen, ada beberapa alasan penglihatan Anda dapat berubah setelah LASIK. Menurut American Refractive Surgery Council, penglihatan Anda dapat berubah seiring berjalannya waktu apabila kondisi awal yang memengaruhi penglihatan, myopia, hyperopia, atau astigmatism, terus berkembang menjadi lebih buruk. Perkembangan tersebut dapat menyebabkan penglihatan Anda berubah. Alasan umum lain penglihatan dapat berubah beberapa tahun setelah LASIK dilakukan adalah perubahan mata alami yang disebut presbyopia. Kondisi ini terjadi saat Anda bertambah tua dan lensa berubah menjadi kurang fleksibel dan tidak mampu memfokuskan obyek atau benda di dekat Anda. 

Berapa lama LASIK RSIA Permata Hati Makassar bertahan akan tergantung pada usia di mana Anda mendapatkan prosedur ini dan seberapa parah kondisi mata Anda berkembang. Untuk mayoritas orang-orang yang mendapatkan LASIK, mereka memiliki penglihatan yang baik selama lebih dari 10 tahun. Sebuah studi menemukan bahwa 35 persen orang-orang yang mendapatkan LASIK perlu mendapatkan perawatan ulang setelah 10 tahun. Studi lain mengikuti orang-orang dengan rabun jauh dan atau astigmatism yang mendapatkan LASIK. Dalam 12 tahun, mereka menemukan bahwa 10 persen dari peserta studi mengalami perubahan pandangan yang disebabkan karena faktor usia seiring dengan berjalannya waktu. Jika penglihatan Anda menjadi kabur atau buram lagi akibat alasan lain setelah prosedur pertama Anda, Anda bisa mendapatkan perbaikan LASIK beberapa tahun setelahnya. Hal ini akan tergantung pada seberapa banyak jaringan diambil pada prosedur pertama serta seberapa banyak jaringan yang tersisa. 

Risiko 

Ada beberapa potensi risiko dan komplikasi setelah prosedur LASIK dilakukan, di antaranya adalah:

  • Flap yang sembuh dengan kurang baik. Hal ini dapat terjadi akibat infeksi atau robekan dalam jumlah besar.
  • Pola pemulihan yang tidak teratur pada korena di bawah flap. Hal ini dapat menyebabkan rasa tidak nyaman dan gangguan penglihatan. 
  • Astigmatisn. Mata Anda menjadi memiliki bentuk yang tidak teratur karena jaringan tidak dibersihkan dengan rata. 
  • Sindrom mata kering yang parah. Hal ini dapat menyebabkan rasa tidak nyaman dan gangguan penglihatan akibat mata Anda tidak membuat cukup air mata. 
  • Gangguan penglihatan jangka panjang pada ruangan yang remang-remang. Hal ini dapat menyebabkan kesulitan melihat pada malam hari dan pada ruangan di cuaca yang kurang. 

Setelah prosedur LASIK di RSIA Permata Hati Makassar dilakukan, Anda mungkin masih dapat memiliki gejala seperti pandangan kabur, mata kering dan gatal, sensitivitas terhadap cahaya, dan gangguan penglihatan seperti halos dan pandangan ganda yang akan semakin membaik setelah beberapa minggu. Sangat penting untuk tidak menggosok mata setelah LASIK karena hal ini dapat mengubah posisi flap dan mengganggu proses pemulihan. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *