Category: Hidup Sehat

Tips Menghindari Penyebaran Covid 19 di Perkantoran

Penyebaran covid 19 masih menjadi ancaman besar di Indonesia. Apalagi semenjak Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) mulai dihentikan di beberapa kota besar, seperti di Jakarta, jumlah orang yang terinfeksi virus yang bermula dari Wuhan ini terus meningkat. Jika sebelumnya klaster pasar menjadi ancaman yang dinilai mengerikan, saat ini muncul klaster perkantoran yang sungguh mengkhawatirkan.

Pasalnya sebelum masa PSBB dihentikan per tanggal 4 Juni 2020, jumlah orang yang terinfeksi penyebaran covid 19 dari perkantoran masih berada di angka 43 orang. Namun sampai akhir Juli kemarin, jumlah orang yang tertular covid 19 dari area perkantoran sudah mencapai 440 orang. Itu pun baru di Jakarta.

Karena itu, kehati-hatian ekstra perlu digiatkan supaya Anda tidak tertular penyakit ini selama berkewajiban masuk kantor. Berikut adalah beberapa tips yang bisa Anda tempuh guna menghindari penyebaran covid 19 selama di wilayah perkantoran.

  1. Kenakan Selalu Masker

Jangan berpikir Anda bisa melepaskan masker begitu sampai di kantor. Masker harus tetap digunakan jika Anda ingin meminimalkan penyebaran covid 19. Virus corona ada di mana saja, tidak terkecuali di ruangan kantor. Melepaskan masker selama di kantor sama saja Anda menyerahkan diri untuk lebih mudah tertular penyakit yang belum ada obatnya ini.

  • Tetap Jaga Jarak

Kebanyakan orang berpikir bahwa kolega di kantor adalah bagian orang terdekat Anda. Pikiran demikian membuat orang lengah dan merasa bebas untuk bercengkerama dan berinteraksi. Padahal, sedekat apapun orang-orang tersebut dengan Anda, potensi penularan tetap tinggi apalagi di ruangan kantor yang cenderung tertutup dan minim akses udara langsung. Jadi pastikan, tetap menjaga jarak dengan orang lain selama di kantor. Jarak yang dianjurkan untuk tiap individu berkisar 1,5—2 meter.

  • Tak Perlu Pinjam-Meminjam

Ketika situasi masih normal tanpa ada virus corona baru, mungkin Anda terbiasa melakukan pinjam-meminjam peralatan kantor dengan rekan Anda, bisa itu pulpen, kalkulator, bahkan ponsel sekalipun. Namun, hal itu jangan lagi dilakukan di masa new normal ini. Perilaku pinjam-meminjam akan membuat Anda lebih rentan tertular covid 19 sebab bisa jadi ada virus yang bertengger di peralatan yang Anda pinjam.

  • Hindari Berbagi Makanan dan Minuman

Salah satu saat paling menyenangkan ketika di kantor adalah waktu istirahat makan siang. Tidak jarang ketika waktu makan siang, budaya saling mencicipi makanan dan minuman pun terjadi. Namun, budaya tersebut mesti mulai dihapus dari sekarang untuk mencegah penyebaran covid 19. Makanan ataupun minuman dari rekan Anda bisa saja mengandung virus corona yang berasal dari air liur penikmat sebelumnya. Anda juga mesti menghindari penggunaan peralatan makan dan minum selama di kantor. Membawa bekal makanan dan minuman menjadi jalan terbaik untuk mengamankan diri dari serangan virus corona.

  • Buka Jendela Kantor

Virus corona baru akan lebih mudah menyebar di ruangan yang tidak memiliki sirkulasi udara yang baik. Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 pun mengingatkan kalangan perkantoran untuk memperhatikan masalah sirkulasi udara ini. Masalahnya ketika berada di ruangan tertutup tanpa sirkulasi yang sehat, virus corona bisa menyebar tidak hanya dari cipratan air liur, melainkan juga masih bisa hidup di udara untuk beberapa saat. Karena itulah, jika kantor Anda memiliki akses sirkulasi yang cukup, seperti jendela, pastikan akses tersebut selalu terbuka khususnya di pagi hari. Pembukaan akses sirkulasi selama 15—20 menit bisa sangat meminimalkan penyebaran covid 19 di kluster perkantoran.

  • Berkumpul Sebentar Saja

Ketika berada di kantor, Anda mungkin tidak bisa terhindar dari kegiatan berkumpul untuk rapat atau mengerjakan suatu proyek bersama-sama. Pastikan kegiatan tersebut tidak berlangsung lama. Durasi 30 menit menjadi waktu yang ideal untuk bisa berkumpul di area perkantoran yang tertutup. Disarankan pula melalukan kegiatan berkumpul di pagi hari atau saat akses sirkulasi tengah dibuka.

***

Memerangi covid 19 bukan hanya tugas segelintir pihak. Anda pun harus ikut ambil bagian untuk meminimalkan penyebaran covid 19 di wilayah Anda, termasuk ketika berada di area perkantoran. Dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan, Anda sudah ambil bagian untuk menjadi pahlawan di era new normal ini!

Lakukan Cara Penurun Darah Tinggi Ini

Olaharaga secara rutin merupakan salah satu makanan penurun darah tinggi

Tekanan darah tinggi, atau dikenal dengan istilah hipertensi, sering disebut sebagai ‘silent killer’ atau pembunuh diam-diam. Ini disebabkan karena darah tinggi sering tidak menunjukkan gejala apapun pada penderitanya, namun merupakan faktor risiko penyakit jantung dan stroke terbesar. Di Amerika Serikat sendiri, kedua penyakit tersebut merupakan penyebab utama kematian, dengan satu dari tiga warga negara Amerika menderita tekanan darah tinggi. Tekanan darah yang normal berada pada angka 120/80 mmHg. Apabila tekanan darah Anda berada pada angka 130/80 mmHg, Anda memiliki tekanan darah tinggi. Untungnya, perubahan gaya hidup dapat merupakan penurun darah tinggi yang sangat efektif. Artikel ini akan membahas hal apa saja yang bisa Anda lakukan untuk menurunkan darah tinggi. 

Lakukan olahraga dengan teratur

Pada sebuah penelitian tahun 2013, orang dewasa yang tidak banyak bergerak yang berpartisipasi mengikuti latihan aerobik berhasil menurunkan tekanan darah mereka rata-rata 3,9 persen sistolik dan 4,5 persen diastolic. Hasil ini sama baiknya dengan obat-obatan penurun darah tinggi. Dengan meningkatkan detak jantung dan pacu pernapasan lewat olahraga yang teratur, setelah beberapa lama jantung Anda akan menjadi lebih kuat dan dapat memompa darah lebih mudah. Hal ini akan membuat tekanan di arteri menjadi berkurang sehingga dapat menurunkan tekanan darah. 

Namun seberapa banyak aktivitas olahraga yang perlu dilakukan? Kampus Kardiologi Amerika (ACC) dan Lembaga Jantung Amerika (AHA) menyarankan Anda untuk melakukan olahraga sedang hingga berat selama 40 menit, 3 atau 4 kali per minggu. Olahraga atau aktivitas yang dilakukan juga mudah, misalnya menggunakan tangga, berjalan, melakukan tugas-tugas rumah, berkebun, dan bersepeda. Anda hanya perlu melakukannya dengan teratur. 

Turunkan berat badan apabila berat badan Anda berlebih

Apabila Anda memiliki kelebihan berat badan, mengurangi 3-6 kg berat badan tersebut dapat menjadi obat penurun darah tinggi. Anda juga dapat mengurangi risiko gangguan medis lainnya. Sebuah tinjauan beberapa penelitian tahun 2016 melaporkan bahwa diet penurun berat badan dapat mengurangi tekanan darah dengan rata-rata 3,2 mm Hg diastolic dan 4,5 mm Hg sistolik. 

Kurangi konsumsi gula dan karbohidrat olahan

Banyak studi ilmiah menunjukkan bahwa membatasi asupan gula dan karbohidrat olahan dapat membantu menurunkan berat badan dan tekanan darah. Sebuah studi tahun 2010 membandingkan antara diet rendah karbohidrat dan rendah lemak. Baiknya kedua terbukti dapat menurunkan berat badan. Akan tetapi, diet rendah karbohidrat dianggap lebih efektif dalam menurunkan tekanan darah. Diet rendah karbohidrat menurunkan tekanan darah sebesar 4,5 mm Hg diastolic dan 5,9 mmHg sistolik. Sementara itu, diet rendah lemak dapat menurunkan berat badan sebesar 0,5 mm Hg diastolic dan 1,5 mm Hg sistolik. Efek samping lain dari diet rendah karbohidrat dan rendah gula adalah Anda akan merasa lebih kenyang dalam waktu yang lebih lama. Ini disebabkan karena Anda akan banyak mengonsumsi protein dan lemak. 

Berhenti merokok

Berhenti merokok merupakan salah satu cara penurun darah tinggi yang penting. Merokok dapat meningkatkan peningkatan tekanan darah yang sementara namun cepat, dan dapat meningkatkan detak jantung Anda. Dalam jangka panjang, zat kimia yang ada pada tembakau dapat meningkatkan tekanan darah dengan merusak dinding pembuluh darah, menyebabkan peradangan, dan mempersempit arteri tubuh. Arteri yang mengeras dapat menyebabkan tekanan darah yang lebih tinggi. Hal ini juga berlaku pada mereka perokok pasif. Penelitian menunjukkan bahwa anak yang terpapar asap rokok memiliki tekanan darah yang lebih tinggi dibanding anak dari non-perokok.

Senam Stroke

Jika penderita mengalami stroke, tentunya mereka perlu melewati berbagai hal untuk memperbaiki kondisi mereka. Salah satu cara yang perlu dilakukan adalah mengembalikan kemampuan motorik mereka. Meskipun penderita perlu melalui banyak hal untuk memperbaiki kondisinya, ada berbagai cara untuk mengembalikan kondisi mereka. Salah satunya termasuk aktivitas fisik seperti senam stroke.

Mengapa Perlu Melakukan Aktivitas Fisik?

Sebagian orang yang menderita stroke akan mengalami penurunan pada kemampuan gerak. Hal tersebut bisa terjadi baik pada tangan maupun kaki mereka. Kondisi tersebut membuat mereka sulit untuk melakukan aktivitas seperti menggenggam barang.

Jika Anda, teman, atau anggota keluarga yang mengalami stroke dan telah mempengaruhi kondisi tubuh, senam stroke dapat dilakukan.

Salah satu aktivitas yang dapat dilakukan untuk memulihkan kondisi (setelah mengalami stroke) adalah aktivitas fisik seperti senam. Sebuah penelitian menyatakan bahwa seseorang yang segera melakukan rehabilitasi stroke (seperti aktivitas fisik), kemampuan motoriknya akan kembali, walaupun tidak sesuai dengan kondisi seperti semula.

Tidak hanya itu, rehabilitasi stroke juga bergantung pada kondisi pasien. Rehabilitasi stroke bisa dimulai paling cepat pada sekitar 24 hingga 48 jam setelah penderita mengalami stroke.

Manfaat Aktivitas Fisik

Rehabilitasi stroke seperti aktivitas fisik sangat perlu dilakukan pasien, karena dapat memberikan manfaat sebagai berikut:

  • Meningkatkan kemampuan gerak

Salah satu manfaat yang diperoleh penderita adalah meningkatkan kemampuan gerak. Aktivitas fisik dapat meningkatkan kemampuan gerak tangan, kaki, bahkan jantung penderita.

  • Mengurangi risiko kembali stroke

Manfaat lain dari rehabilitasi stroke adalah mengurangi risiko kembali stroke. Pasien yang mengikuti senam stroke dapat mengurangi kekakuan otot sehingga dapat mengurangi risiko stroke yang mungkin bisa terjadi lagi.

  • Mengurangi risiko komplikasi stroke

Manfaat lain dari rehabilitasi adalah mengurangi risiko komplikasi stroke seperti osteoporosis dan gangguan peredaran darah pada tubuh pasien.

  • Mengurangi risiko depresi

Rehabilitasi stroke juga dapat mengurangi risiko depresi pasien. Pasien perlu melakukan aktivitas fisik supaya terhindar dari risiko tersebut.

  • Meningkatkan kemampuan kognitif dan memori

Rehabilitasi stroke juga dapat meningkatkan kemampuan kognitif dan memori pasien. Cara yang dapat dilakukan adalah latihan fisik (termasuk senam stroke). Pasien yang secara rutin mengikuti latihan fisik akan memiliki kualitas hidup yang lebih baik di masa depan.

Proses Pemulihan

Durasi latihan fisik, termasuk senam stroke, bervariasi. Sebagian pasien membutuhkan waktu yang singkat, namun sebagian pasien membutuhkan waktu yang lebih lama untuk memulihkan diri. Proses pemulihan mungkin membutuhkan waktu beberapa bulan, namun ada yang bisa mencapai sekitar satu tahun. Oleh karena itu, pasien dihimbau untuk bersabar selama menjalani masa rehabilitasi.

Jenis Senam Stroke

Jika pasien ingin menjalani senam stroke sebagai cara untuk memulihkan diri, mereka dapat mengikutinya. Senam stroke meliputi 3 jenis kegiatan, antara lain:

  1. Latihan peregangan

Latihan peregangan adalah langkah pertama yang dilakukan pasien karena otot-otot pasien masih kaku. Tidak hanya itu, latihan peregangan juga membantu meningkatkan keseimbangan dan koordinasi pasien.

  1. Latihan aerobik

Latihan aerobik adalah latihan yang dapat meningkatkan ketahanan dan kemampuan berjalan pasien. Pasien dapat melakukan latihan kardio. Jika pasien melakukannya secara rutin, maka mereka dapat berjalan lebih jauh dan lama.

  1. Latihan kekuatan otot

Latihan kekuatan otot adalah latihan yang dapat membuat otot pasien lentur. Cara yang dapat dilakukan adalah menaruh beban ringan pada tangan atau kaki pasien, dan pasien perlu mengangkatnya.

Kesimpulan

Senam stroke merupakan salah satu cara yang ideal untuk memulihkan kondisi pasien supaya mereka dapat melakukan aktivitas sesuai kebutuhan. Untuk informasi lebih lanjut mengenai senam stroke atau hal-hal yang berhubungan dengan stroke, Anda bisa tanyakan informasi tersebut ke dokter.

Apa Saja Tips Travelling untuk Cegah Sakit?

Tips traveling untuk cegah sakit perlu dilakukan agar kondisi tubuh Anda senantiasa sehat selama jalan-jalan

Bepergian atau travelling adalah salah satu aktivitas yang paling diminati orang-orang dimana mereka dapat meluangkan waktu mereka untuk bersantai selama beberapa hari, atau sampai berminggu-minggu. Salah satu hal yang penting untuk diperhatikan adalah menjaga kesehatan tubuh. Tips travelling bisa dilakukan melalui cara-cara di bawah ini.

Jika Anda bepergian ke suatu tempat, Anda perlu bertanggung jawab atas perjalanan yang ingin Anda lakukan. Jika Anda sakit selama Anda bepergian, maka peluang untuk melihat atau mencoba segala hal yang direncanakan mungkin akan menjadi sia-sia. Oleh karena itu, untuk menjaga kondisi Anda, berikut adalah tips travelling yang sebaiknya Anda lakukan:

  • Mengkonsumsi air putih

Salah satu tips yang sebaiknya Anda lakukan, ketika Anda bepergian, adalah mengkonsumsi air putih. Setiap hari manusia perlu mengkonsumsi air putih untuk mencegah dehidrasi. Tidak hanya itu, minum air putih juga dapat menjaga kesehatan manusia.

Jika Anda bepergian, Anda sebaiknya bawa air putih atau beli di toko untuk menjaga daya tahan tubuh. Manusia yang mengalami gangguan kesehatan tidak hanya disebabkan oleh kondisi yang lemah, namun juga dipengaruhi oleh seberapa banyak aktivitas yang dilakukan dan cuaca di suatu daerah yang dikunjungi.

  • Mengkonsumsi vitamin

Sebagian orang merasa bahwa mengkonsumsi vitamin adalah cara yang tepat untuk menjaga daya tahan tubuh. Anda juga dapat melakukan hal yang sama jika Anda ingin melakukan aktivitas di daerah yang ingin Anda kunjungi seperti menyelam.

Tidak hanya untuk membantu manusia menjalankan aktivitas, mengkonsumsi vitamin juga dapat membantu manusia menghadapi cuaca. Ada beragam vitamin yang bisa Anda konsumsi, salah satunya termasuk sayuran. Anda juga bisa mengkonsumsi vitamin dalam bentuk suplemen.

  • Hati-hati ketika mencoba makanan dan minuman

Hal lain yang perlu Anda perhatikan adalah ketika ingin mencoba makanan atau minuman di daerah yang ingin Anda kunjungi. Walaupun menawarkan berbagai macam makanan atau minuman, dan terlihat enak, Anda perlu berhati-hati dengan mencari tahu kandungan dan kebersihan pada apa yang dijual.

Jika Anda bepergian ke luar negeri, Anda mungkin melihat banyak air keran yang dapat digunakan untuk publik, untuk mengisi air minum. Meskipun terdapat fasilitas yang dapat mendukung kebutuhan manusia sehari-hari, Anda perlu waspada jika Anda mengambil air dari keran. Sebagian keran mungkin terkontaminasi bakteri atau virus.

  • Selalu menjaga kebersihan

Dari kecil setiap orang diajarkan untuk menjaga kebersihan. Salah satu cara untuk menjaga kebersihan adalah dengan mencuci tangan setidaknya selama 20 detik. Anda dapat menggunakan hand sanitizer sebagai penggantinya. Pastikan Anda menggunakan hand sanitizer yang mengandung alkohol setidaknya 60%.

  • Meluangkan waktu untuk berolahraga

Cara lain yang dapat Anda lakukan adalah berolahraga secara teratur. Walaupun Anda sibuk beraktivitas dengan mengunjungi berbagai tempat yang ingin Anda kunjungi, Anda perlu meluangkan waktu untuk berolahraga setidaknya selama 30 menit. Anda bisa mencoba fasilitas olahraga (gym) di tempat penginapan, atau mencoba berlari atau jogging di sekitarnya.

  • Luangkan waktu untuk beristirahat

Walaupun Anda melakukan banyak aktivitas di berbagai daerah, Anda sebaiknya jangan lupa untuk meluangkan waktu untuk beristirahat. Jika Anda tidak punya aktivitas pada siang atau sore hari, Anda bisa beristirahat. Untuk menjaga kesehatan, manusia perlu tidur di malam hari setidaknya 6 jam.

  • Menyediakan kebutuhan

Hal lain yang perlu Anda perhatikan selama Anda travelling adalah menyediakan kebutuhan. Salah satu kebutuhan yang sebaiknya Anda bawa adalah obat-obatan.

Itulah tips travelling yang perlu Anda perhatikan. Anda sebaiknya periksa barang bawaan Anda sebelum Anda pergi, dan jangan lupa untuk menjaga kondisi Anda seperti menerapkan pola makan yang sehat, dan jangan beraktivitas terlalu lama.