Category: Hidup Sehat

Hindari Asam Fitat dan Zat Lain Penyebab Anemia

Salah satu faktor utama anemia atau kondisi di mana darah tidak memiliki jumlah sel darah merah yang cukup adalah kekurangan zat besi. Padahal zat besi dapat didapatkan dengan mudah dengan mengonsumsi makanan. Masalahnya, kurangnya pengetahuan soal makanan kerap terjadi sehingga seseorang justru memasukkan sesuatu atau zat tertentu dalam jumlah banyak dan meningkatkan risiko anemia tersebut. Asam fitat adalah salah satunya.

Asam fitat dapat dimengerti secara sederhana sebagai asam lemak jenuh yang terdapat dalam biji-bijian, juga kacang-kacangan. Bahkan, beras yang jadi makanan pokok banyak manusia memiliki cukup banyak kandungan zat tersebut. Pada tumbuhan, asam fitat ini memiliki fungsi yang penting karena ia merupakan molekul organik yang digunakan tumbuhan untuk menyimpan cadangan fosfor dalam biji. Akan tetapi bagi manusia molekul ini merugikan apabila dikonsumsi.

Alasan pertama bahwa asam fitat merugikan jika dikonsumsi adalah, senyawa ini tidak dapat dicerna oleh tubuh kita. Selain itu, asam fitat termasuk molekul anti-nutrisi karena ia mampu “menghalangi” tubuh menyerap mineral-mineral tertentu dari makanan. Selain zat besi, asam fitat mampu mengikat zinc hingga kalsium. 

Inilah alasan utama mengapa asam fitat perlu dihindari agar tubuh tidak berisiko mengalami anemia. Pasalnya, dengan mengonsumsi banyak senyawa tersebut, kemungkinan besar tubuh akan mengalami defisiasi atau kekurangan mineral-mineral penting itu.

Karena memiliki daya ikat yang kuat, asam fitat akan berikatan dengan mineral-mineral tersebut dan membentuk presipitat yang sukar larut sehingga tidak dapat diserap oleh tubuh. Mineral-mineral itu atas sangat penting dalam berbagai proses metabolisme tubuh, kekurangan mineral tersebut dapat menyebabkan timbulnya berbagai kelainan.

Selain asam fitat, terdapat beberapa jenis kandungan dalam makanan lain yang bisa meningkatkan seseorang mengalami anemia. Senyawa-senyawa di bawah ini memiliki sifat yang hampir sama dengan asam fitat, yakni menghambat penyerapan zat besi. Berikut beberapa senyawa lain yang dimaksud:

  • Tannin

Teh hitam, teh hijau, dan kopi merupakan beberapa jenis minuman yang mengandung tannin. Bagi sebagian besar orang, minuman-minuman di atas mungkin akan memberikan beberapa manfaat tertentu bagi kesehatan. Namun, bagi mereka yang menderita anemia atau defisiensi zat besi amat disarankan membatasi asupan tersebut. Sederhananya, tannin adalah senyawa yang bisa mengganggu penyerapan zat besi. Selain minuman-minuman di atas, makanan lain yang sarat dengan tanin termasuk anggur, jagung, dan sorghum.

  • Gluten

Makanan kaya gluten harus dihindari oleh orang yang menderita anemia karena dapat memperburuk kondisi mereka. Senyawa ini juga punya potensi mencegah penyerapan zat besi dan asam folat, dimana keduanya dibutuhkan tubuh untuk produksi sel darah merah.

  • Asam oksalat

makanan yang mengandung asam oksalat diketahui juga mengganggu penyerapan zat besi dalam kondisi tertentu. Oleh karenanya, orang-orang dengan anemia disarankan untuk mengonsumsi makanan ini dalam jumlah terbatas. Beberapa bahan makanan yang mengandung asam oksalat antara lain kacang tanah, bayam, peterseli, dan coklat.

  • Kalsium

Kalsium yang banyak terkandung dalam produk susu bisa mengganggu penyerapan zat besi dalam tubuh sehingga memperburuk kondisi penderita anemia. Selain menghindari asam fitat, mungkin kalsium juga harus dimasukkan ke dalam daftar kandungan makanan yang harus diwaspadai jika Anda penderita anemia. 

Kendati demikian, seseorang penderita anemia tidak mesti harus menghindari atau tidak makan sama sekali makanan-makanan yang mengandung senyawa-senyawa di atas. Sebab, asam fitat sendiri bisa dihilangkan atau setidaknya dikurangi kadarnya dengan proses tertentu.

Kadar asam fitat pada biji-bijian dapat sedikit dikurangi dengan pencucian, perendaman, dan pemanasan. Semisal pengolahan biji kedelai menjadi tempe atau pengolahan biji kacang hijau dan jagung menjadi kecambah sebelum dikonsumsi. Proses-proses tersebut akan mengurangi kadar asam fitat dalam jumlah yang cukup signifikan.

Dokter Anak di Jakarta Barat; RSUD Cengkareng

Tak sedikit dokter anak di Jakarta Barat karena di wilayah ini tersedia banyak fasilitas kesehatan. Jika Anda sedang membutuhkan jasa dari dokter anak, Anda tinggal memilih fasilitas kesehatan yang paling sesuai dengan Anda. Namun, bila Anda memiliki preferensi untuk mendatangi rumah sakit milik pemerintah, RSUD Cengkareng mungkin jadi pilihan masuk akal.

Rumah Sakit Umum Daerah Cengkareng terhitung fasilitas kesehatan baru. Pembangunan dimulai pada tahun 2000 dan tiga tahun setelahnya, rumah sakit ini memulai pelayanannya di bidang kesehatan masyarakat. Pembukaan rumah sakit ini ditandai dengan beroperasinya pelayanan rawat jalan dan Unit Gawat Darurat (UGD).

Kendati demikian, walau baru berusia kurang lebih 17 tahun, tetapi Rumah Sakit Umum Daerah Cengkareng terus berpacu dalam hal pelayanan kepada masyarakat. Kini rumah sakit yang terletak di Jalan Bumi Cengkareng Indah, Cengkareng Timur, Jakarta Barat hampir dapat dikatakan lengkap dalam hal pelayanan medis bagi masyarakat.

Mulai dari pelayanan gawat darurat hingga kamar operasi serta dari pelayanan rawat jalan sampai pelayanan rawat bersalin. Masing-masing pelayanan tersebut ditunjang dengan sarana dan prasarana mumpuni, termasuk keberadaan dokter-dokter kompeten dan berpengalaman. Semua itu menunjukkan bahwa rumah sakit ini siap memberikan yang terbaik bagi masyarakat.

Terkait dengan dokter anak di Jakarta Barat yang terdapat di RSUD Cengkareng, nama-nama mereka tersebar di berbagai poli. Biasanya spesialisasi mereka yang menentukan di mana dokter anak ini memberikan layanan. Namun, sebagian besar dokter anak di Jakarta Barat yang praktek di RSUD Cengkareng ditempatkan di poliklinik pediatric atau poliklinik penyakit anak.

Sedikitnya ada empat nama dokter anak di Jakarta Barat yang memberikan jasa pelayanan medis di poliklinik ini. Berikut nama-nama dokter anak di RSUD Cengkareng beserta jadwal praktik mereka:

  • dr. Andhika Tiurmaida Hutapea, Sp. A bisa ditemui dari hari Senin hingga Sabtu kecuali hari Rabu. Di hari Senin dia dapat melayani mulai pukul 07.30 hingga 13.00 WIB. Sementara di hari Selasa,  Kamis, dan Jumat, dr. Andhika melayani mulai pukul 13.00 hingga 16.00 WIB. Sementara pada hari Sabtu dia melayani dari pukul 7.30 sampai 14.00 WIB.
  • dr. Dini Lailani, Sp.A jadwal praktik dokter ini dari Senin hingga Jumat. Pada hari Senin dr. Dini melayani dari pukul 13.00 sampai 16.00 WIB. Di hari Selasa dan Jumat dokter Dini menjalankan praktik lebih pagi, yakni mulai pukul 7.30 dan selesai pukul 13.00 WIB. Di hari Rabu dimulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB, sedangkan Kamis pukul 10.00 sampai 16.00 WIB.
  • dr. Iskandar, Sp.A tidak praktik hanya pada hari Jumat. Di hari lainnya, dia selalu memulai layanan mulai pukul 7.30 WIB, perbedaan hanya pada durasi praktiknya. Semisal pada hari Senin dan Sabtu pelayanannya selesai pukul 10.00 WIB. Hari Selasa dan Kamis berakhir pada pukul 12.00 WIB. Sementara hari Rabu dr. Iskandar menyudahi layanan pada pukul 11.00 WIB.
  • dr. Benita Deselina, Sp.A tidak dapat ditemui pada hari Selasa dan Sabtu. Namun, pada hari Senin dan Rabu dia dapat ditemui mulai pukul 10.00 hingga 13.00 WIB. Hari Kamis dan Jumat sama-sama dimulai pukul 08.00 WIB dan berakhir masing-masing pukul 10.00 dan 13.00 WIB.

Selain nama-nama di atas, RSUD Cengkareng, melalui laman resminya, juga memiliki satu dokter spesialis bedah anak, yakni dr. Ni Made Rika Trismayanti, Sp. BA. Melalui sumber yang sama dapat diketahui jika dia hanya praktik pada hari Kamis mulai pukul 17.00 hingga 18.00 WIB.

Untuk mendapat informasi yang lebih lengkap dan akurat mengenai dokter anak di Jakarta Barat yang terdapat di RSUD Cengkareng, Anda bisa langsung menghubungi pusat-pusat informasi rumah sakit ini. Anda bisa menghubungi via telepon, website, ataupun datang langsung ke lokasi rumah sakit.

Tips Menemukan Dokter Kulit di Jakarta Utara

Saat Anda mengalami masalah pada kulit, Anda mungkin tertarik untuk mencari bantuan dari dokter kulit. Bagi Anda yang sedang mencari dokter kulit di Jakarta Utara, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan.

Sebelum memilih, lakukanlah riset mendalam tentang dokter kulit yang ingin Anda tuju. Sesuaikan pilihan Anda berdasarkan kondisi ekonomi, filosofi, serta tujuan Anda.

Tips memilih dokter kulit di Jakarta Utara

Agar tidak salah pilih, ikutilah tips berikut ini ketika akan memilih dokter kulit di Jakarta Utara:

  • Tentukan kebutuhan

Pertama-tama, tentukan dulu apa kebutuhan Anda dalam mencari jasa dokter kulit. Karena, setiap orang pasti memiliki permasalahan kulit yang berbeda-beda.

Coba tentukan, apakah Anda memerlukan dokter kulit untuk kecantikan, perawatan medis, atau pembedahan?

Untuk menentukan kebutuhan, cobalah tanyakan pada diri Anda sendiri. Apa permasalahan kulit yang ingin Anda selesaikan? Lalu, hasil seperti apa yang Anda inginkan?

  • Rencanakan metode pembayaran

Pengobatan ke dokter kulit cenderung memerlukan biaya yang tinggi. Tentukan metode pembayaran Anda, apakah pengobatan Anda akan ditanggung sendiri, dibayarkan oleh tempat kerja, atau ditanggung oleh asuransi?

Apabila Anda menggunakan asuransi, pastikan asuransi Anda telah berhubungan dengan klinik atau rumah sakit tempat dokter kulit yang Anda tuju.

Selain itu, cari tahu juga apakah perawatan yang akan Anda lakukan dengan dokter kulit nantinya bisa ditanggung oleh asuransi. Karena, asuransi tidak selalu menanggung segala jenis perawatan, melainkan hanya perawatan tertentu saja.

  • Verifikasi kredibilitas dokter kulit

Saat akan memilih dokter kulit di Jakarta Selatan, cari tahu dulu kredibilitas dokter tersebut. Ini sangat penting untuk dilakukan, khususnya jika Anda belum memiliki dokter kulit langganan.

Biasanya, dokter akan mencantumkan sertifikasi dan kredensial di situs mereka sendiri. Cobalah pastikan bahwa kredensial itu benar adanya, sehingga pengobatan Anda pun menjadi lebih aman.

Anda juga bisa meminta testimoni dari teman-teman atau pasien lain yang pernah berkonsultasi dengan dokter kulit tersebut sebagai referensi.

  • Memastikan jam praktek

Biasanya, setiap dokter memiliki jam praktek yang berbeda-beda. Karena itu, carilah dokter kulit yang memiliki jam praktek sesuai dengan jadwal Anda.

Bila dokter yang ingin Anda tuju hanya menjalankan praktek pada jam kerja, sebaiknya carilah dokter lain dengan jadwal praktek lebih fleksibel. Jangan sampai terjadi kesalahpahaman ketika akan membuat jadwal dengan dokter kulit yang bersangkutan.

Rekomendasi dokter kulit di Jakarta Utara

Setelah melakukan persiapan dari tips di atas, kini Anda bisa memutuskan dokter kulit yang ingin dituju. Berikut ini beberapa nama dokter kulit di Jakarta Utara yang bisa Anda jadikan pertimbangan:

  • dr. Yolanda Mochtar, Sp.KK di Erha Clinic Pantai Indah Kapuk
  • dr. Theresia Movita, Sp.KK di RS Gading Pluit
  • dr. Tandiono Hermanda, Sp.KK di RS Pantai Indah Kapuk
  • dr. Sandy Sandrasari, Sp.KK di Erha Derma Center Kelapa Gading
  • dr. Novi Junita, Sp.KK di ZAP Premiere Mall of Indonesia
  • dr. Irvan Satyawan, Sp.KK di RS Pluit
  • dr. Johan Kartayana, Sp.KK di RS Royal Progress
  • dr. Hardy Suwita, Sp.KK di RS Satya Negara
  • dr. Christiana Paramita, Sp.KK di RSIA Santo Yusuf Tanjung Priok
  • dr. Heryanto, Sp.KK di RS Islam Jakarta Sukapura

Itulah beberapa rekomendasi nama dokter kulit di Jakarta Utara. Anda bisa menghubungi pihak rumah sakit untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai jam praktek masing-masing dokter.

Berbagai Bahan Alami Ini Terbukti Ampuh Usir Nyamuk

Meski bentuknya kecil, nyamuk bisa membawa malapetaka jika menggigit sebab dapat menyebabkan penyakit seperti malaria atau demam berdarah. Untuk itu, Anda perlu memastikan lingkungan tempat tinggal terbebas dari nyamuk. Bagaimana caranya? Terdapat berbagai cara mengusir nyamuk yang dapat Anda terapkan termasuk menggunakan berbagai bahan alami. Mengusir nyamuk dengan bahan alami tidak hanya mudah dilakukan, namun juga murah dan ramah terhadap anak-anak ataupun hewan peliharaan. Sedangkan mengusir nyamuk menggunaan obat nyamuk berisiko menyebabkan keracunan atau alergi pada beberapa kondisi tertentu. 

Nyamuk penyebab penyakit

Terdapat tiga jenis nyamuk yang paling sering menyebabkan penyakit. Ketiganya memiliki ciri berbeda dan penyakit yang ditimbulkan pun berbeda. Ketiga nyamuk tersebut yaitu: 

  1. Nyamuk Aedes Aegypti

Nyamuk ini merupakan penyebab penyakit Demam Berdarah (DBD). Virus dengue adalah penyebab utama DBD dan ditularkan melalui gigian nyamuk aedes aegypti ini. Penderita DBD aka mengalami penurunan trombosit secara drastis dan mengamai demam tinggi. Nyamuk ini menyukai tempat gelap untuk besarang dan aktif pada siang hari. Selain DBD, nyamuk aedes aegypti juga dapat menyebabkan demam kuning dan chikungunya.  

  1. Nyamuk Anopheles sp.

Selain DBD, penyakit malaria juga menjadi salah satu momok sebab bisa menyebabkan kematian jika terlambat ditangani. Malaria disebabkan oleh gigitan nyamuk anopheles sp. Nyamuk jenis ini berkembang biak di air bersih dengan formasi sejajar, berwarna pucat dan gelap di bagian sayap, serta menyukai warna gelap. Berbeda dengan nyamuk aedes aegypti, nyamuk penyebab malaria ini lebih aktif di malam hari. 

  1. Nyamuk Culex sp.

Meski tidak sepopuler DBD maupun malaria, nyamuk culex sp. tetap perlu diwaspadai sebab bisa menyebabkan penyakit bernama kaki gajah. Kondisi tersebut menyebabkan penderita mengalami pembengkakan di bagian kaki seperti gajah. Nyamuk culex sp. berkembang biak di air kotor, aktif saat malam hari, dan memiliki tubuh berwarna kusam serta bercorak garis coklat di bagian perutnya. 

Bahan alami untuk usir nyamuk 

Cara mengusir nyamuk secara instan dan mudah bisa dilakukan dengan menggunakan obat nyamuk buatan pabrik. Akan tetapi, hal tersebut berisiko bagi anak-anak, lansia, serta hewan peliharaan di rumah. Untuk itu, Anda dapat menggunakan berbagai bahan alami untuk mengusir nyamuk. Selain aman, berbagai bahan alami tersebut terbukti efektif mengusir nyamuk. Terdapat beberapa bahan alami yang dapat digunakan sebagai cara mengusir nyamuk seperti berikut ini. 

  • Basil 
  • Lavender
  • Bunga marigold
  • Minyak kayu manis
  • Rosemary
  • Bawang putih
  • Pennyroyal
  • Geranium 
  • Pappermint
  • Daun serai
  • Lemon balm
  • Catnip

Cara mengusir nyamuk lainnya

Selain menggunakan berbagai bahan alami, terdapat cara mengusir nyamuk lainnya dan beberapa usaha agar nyamuk tidak berkembang biak yang dapat Anda terapkan. Apa saja? Berikut penjelasan lengkapnya. 

  • Mengganti warna cat dinding dengan kuning, biru, hijau, kecoklatan, atau putih sebab nyamuk tidak suka berbagai warna tersebut
  • Memasang kelambu di ranjang
  • Menguras kamar mandi dan berbagai wadah penampung air sehingga tidak ada genangan yang dapat dijadikan tempat nyamuk bersarang 
  • Tutup wadah penampungan air 
  • Ganti air di vas bunga dan akuarium secara berkala
  • Kubur seluruh sampah sebab bisa menjadi tempat nyamuk berkembang biak
  • Rapikan semak belukar di taman 
  • Taburkan bubuk abate pada genangan air jika diperlukan sehingga jentik nyamuk di dalamnya mati
  • Pelihara ikan gambusa di dalam kolam 
  • Jaga selalu kebersihan rumah 

Jika lingkungan Anda memang masih di area sekitar hutan atau kebun yang rimbun, maka nyamuk yang menyerang biasanya lebih banyak dan sering. Untuk itu, Anda juga dapat melakukan pengasapan atau fogging secara berkala tiap bulan sebagai cara mengusir nyamuk tambahan. Anda juga dapat berkonsultasi lebih lanjut mengenai penyakit yang disebabkan oleh nyamuk dengan bertanya langsung pada dokter melalui aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Unduh sekarang di App Store atau Play Store.

Mengenali 7 Efek Samping KB Suntik yang Biasanya Terjadi

Berbagai cara dapat dilakukan untuk menunda kehamilan, salah satunya melalui KB suntik. Di negara berkembang, metode kontrasepsi ini masih banyak digunakan. Terdapat beberapa mekanisme KB suntik yang membuat kehamilan dapat dicegah seperti mengentalkan lendir rahim, mencegah sel telur menempel di dinding rahim, serta mencegah ovulasi dengan bekerja seperti hormon tubuh. Meski terbukti efektif, terdapat beberapa efek samping KB suntik yang mungkin timbul seperti: 

  1. Kenaikan berat badan

Saat seseorang menggunakan KB suntik maka nafsu makannya akan naik karena pengaruh hormon progesteron pada pusat pengendali nafsu makan di hipotalamus. Hal tersebut menyebabkan efek samping berupa kenaikan berat badan. Meski demikian, efek samping ini dapat dicegah serta diatasi dengan beberapa cara seperti olahraga teratur serta mengatur pola makan sehat. 

  1. Munculnya jerawat di wajah

Sekresi pada kelenjar minyak dan wajah bisa menjadi berlebihan karena hormon progesteron dari KB suntik. Hal itu akan menimbulkan efek samping KB suntik berupa munculnya jerawat di wajah. Mesi demikian, tidak semua orang mengalami efek samping ini. Apabila wajah Anda berjerawat akibat penggunaan KB suntik, cobalah untuk mengatasinya menggunakan masker alami seperti lemon atau jeruk nipis.  

  1. Perubahan siklus menstruasi

Efek samping lainnya adalah terjadinya perubahan siklus menstruasi. Siklus dapat berubah menjadi lebih panjang maupun lebih pendek. Bahkan sekitar 40% pengguna KB suntik berhenti mengalami haid setelah 1 tahun pemakaian. Hal tersebut merupakan efek samping yang normal dan tidak berbahaya. Perubahan siklus menstruasi terjadi karena adanya penekanan penebalan dinding rahim oleh kontrasepsi hormonal sehingga ‘darah’ yang diluruhkan hanya sedikit atau bahkan tidak ada sama sekali. 

  1. Butuh waktu untuk kembali subur

Untuk merencanakan kembali kehamilan setelah penggunaan KB suntik, maka Anda akan membutuhkan waktu lebih lama dibandingkan jika berhenti dari alat kontrasepsi lainnya. Kesuburan Anda baru akan kembali setelah 10 bulan atau lebih cepat setelah menghentikan penggunaan KB suntik dihentikan. 

  1. Perubahan hormonal

Efek samping berupa perubahan hormonal pasti akan dialami oleh tubuh. Gejala yang dimunculkan dapat berbeda-beda. Umumnya, orang akan meraaskan suasana hati yang berubah dan menjadi lebih sensitif. Selain itu, tubuh juga akan terasa pusing, nyeri pada bagian payudara, serta menjadi lemas. Meski demikian, tidak semua orang mengalami gejala yang sama karena perubahan hormon yang terjadi.  

  1. Mengalami osteoporosis

Apabila KB suntik digunakan dalam waktu lama, maka memungkinkan timbulnya efek samping berupa penipisan tulang yang menjadi pemicu terjadinya osteoporosis. Untuk mengurangi efek samping ini, Anda dapat meningkatkan konsumsi vitamin D untuk memperkuat tulang. 

  1. Gairah seksual menurun

KB suntik akan memasukan hormon progesteron ke dalam tubuh sehingga kehamilan dapat ditunda. Hormon progesteron tersebut akan membuat vagina menjadi lebih kering dan lendir yang terdapat di sana menjadi lebih kental. Hal tersebut menyebabkan rasa sakit saat berhubungan intim sehingga gairah seksual pun ikut menurun. 

Efek samping KB suntik di atas merupakan kondisi normal yang biasanya dialami banyak orang Anda tidak perlu khawatir apabila mengalami berbagaia efek samping tersebut. Akan tetapi, beberapa efek samping berbahaya mungkin muncul dan patut diwaspadai seperti mual, muntah, pendarahan pada vagina, sakit tulang, depresi yang terus memburuk, serta kemampuan seksual yang menurun. Apabila Anda mengalami berbagai efek samping yang tidak normal tersebut maka sebaiknya segera kunjungi dokter. Anda juga dapat berkonsultasi seputar KB suntik dengan bertanya langsung pada dokter melalui aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Unduh sekarang juga di Play Store atau App Store.

Vitamin untuk Impotensi, Cara Alami Atasi Impotensi

Vitamin untuk Impotensi, Cara Alami Atasi Impotensi

Bagi kaum pria, impotensi adalah kondisi yang tidak menyenangkan. Saat seorang pria mengalami impotensi, mereka mengalami gangguan berupa disfungsi ereksi. Bila Anda didiagnosa mengalami kondisi ini, Anda bisa mencoba mengatasinya dengan vitamin untuk impotensi.

Anda mungkin sangat sering melihat iklan mengenai produk-produk vitamin untuk pria. Beberapa produk itu memang bisa membantu mengatasi masalah disfungsi ereksi. 

Tapi, supaya tidak salah pilih, sebaiknya ketahui dulu apa saja jenis-jenis vitamin yang baik untuk mengatasi masalah impotensi. 

Mengonsumsi vitamin untuk impotensi

Sebenarnya, belum ada penelitian yang bisa secara khusus membuktikan bahwa vitamin baik untuk mengatasi masalah impotensi. Akan tetapi, memang telah terbukti bahwa ada hubungan antara vitamin dengan kondisi kesehatan seksual.

Secara umum, mendapatkan asupan vitamin yang memadai memang penting untuk kesehatan tubuh. Akan tetapi, ada beberapa jenis vitamin yang secara khusus sangat diperlukan untuk menjaga kesehatan seksual. 

Berikut ini jenis vitamin untuk impotensi yang bisa Anda coba konsumsi:

  • Vitamin D

Menurut penelitian, sebagian besar pria yang mengalami impotensi atau disfungsi ereksi memiliki tingkat vitamin D yang sangat rendah dalam tubuhnya. Bahkan, ada gejala lain selain impotensi yang bisa menjadi penanda bahwa tubuh Anda kekurangan vitamin D.

Apabila kekurangan vitamin D ini sudah sampai ke tahap serius, Anda mudah merasakan nyeri tulang dan kelemahan otot. Anda bisa memastikan seberapa kadar vitamin D dalam tubuh Anda dengan melakukan pemeriksaan tes darah.

Jika Anda memang kekurangan vitamin D, Anda bisa mencoba mendapatkannya dari sinar matahari. 

  • Vitamin C

Pada dasarnya, vitamin C dalam tubuh membantu meningkatkan aliran darah Anda. Aliran darah yang tidak lancar juga akan mempengaruhi kondisi disfungsi ereksi.

Karena itu, vitamin C juga dipercaya bisa membantu meningkatkan kesehatan seksual. Vitamin C tidak bisa disimpan dalam tubuh. Jadi untuk mendapatkannya, Anda perlu mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin C setiap hari. 

Anda bisa mendapatkan sumber vitamin C dari buah-buahan seperti melon, nanas, pepaya, tomat, brokoli, bayam, buah sitrus, dan lain sebagainya.

  • Vitamin B9

Disfungsi ereksi juga dipengaruhi oleh vitamin B9 atau yang dikenal juga dengan asam folat. Berdasarkan penelitian, penderita impotensi umumnya memiliki kadar asam folat yang rendah dalam tubuhnya.

Selain itu, penelitian juga telah membuktikan bahwa suplemen vitamin B9 bisa menjadi salah satu cara mengatasi impotensi.

Asam folat bisa Anda dapatkan dengan mengonsumsi pisang, buah sitrus, telur, alpukat, brokoli, sayur-sayuran hijau, dan kacang-kacangan.

  • Vitamin B3

Vitamin B3 seringkali juga dikenal dengan sebutan niacin. Vitamin ini mampu meningkatkan fungsi ereksi dan menjadi vitamin untuk impotensi yang menyehatkan kondisi seksual Anda.

Sejumlah penelitian telah membuktikan bahwa niacin efektif memperbaiki gejala disfungsi ereksi ringan hingga berat. Anda bisa mendapatkan asupan vitamin B3 dari makanan daging seperti kalkun, ayam, babi, dan sapi.

Selain itu, asupan vitamin B3 juga bisa didapatkan dari alpukat, kacang-kacangan, jamur, dan beras merah. 

Itulah beberapa rekomendasi sumber vitamin yang bisa Anda coba untuk menurunkan resiko kondisi disfungsi ereksi. Anda bisa mendapatkannya melalui suplemen vitamin khusus ataupun dari makanan alami.

Dengan mengonsumsi vitamin untuk impotensi, Anda bisa meredakan gejala ataupun mencegah diri dari kondisi disfungsi ereksi. Dengan begitu, kesehatan seksual Anda pun akan menjadi lebih terjaga.

Dijuluki Superfood, Manfaat Arugula untuk Kulit dan Rambut Bersinar

Arugula (Eruca vesicaria) merupakan sayuran silang yang masih berkerabat dekat dengan sayur brokoli, kangkung, dan kubis. Memiliki rasa yang pedas, arugula termasuk dalam salah satu sayuran hijau berlabel superfood atau makanan super.

Sayuran hijau ini padat nutrisi, dan yang lebih penting memiliki sedikit kalori serta kaya antioksidan. Manfaat arugula yang paling terkenal adalah meningkatkan kesehatan jantung. 

Bila diolah menjadi ekstrak minyak, Anda dapat mengambil manfaatnya untuk menjaga kesehatan kulit dan rambut.

Kandungan nutrisi arugula

100 gram arugula terkandung nutrisi:

  • Lemak: 0,7 gram
  • Karbohidrat: 3,7 gram
  • Sodium: 27 miligram
  • Protein: 2,6 gram

Serta vitamin dan mineral termasuk vitamin A, C, K, kalsium, zat besi, magnesium, folat, fosfor, dan kalium. Selain itu arugula mengandung senyawa bioaktif yang bertanggung jawab atas berbagai efek menyehatkan berikut:

  • Antioksidan
  • Antibakteri
  • Anti-tumor
  • Antiinflamasi
  • Anti diabetes
  • Anti diare
  • Analgesik

Manfaat arugula untuk kesehatan kulit dan rambut

Arugula telah lama digunakan dalam praktik pengobatan tradisional Timur Tengah untuk mencegah dan mengobati gangguan kulit. Mengonsumsi tanamannya secara langsung dapat melindungi dari paparan sinar UV matahari. 

Karena aktivitas antioksidannya yang begitu kuat, mengonsumsi arugula dapat memperlambat tanda penuaan, melawan poliferasi sel dan melindungi elastisitas kulit, menjaga kekebalan kulit, dan secara kesuluruhan meningkatkan penampilan.

Jika diaplikasikan secara topikal atau oles, minyak arugula dapat mencegah penyakit kulit inflamasi dan menjadi pengobatan alami untuk eksim atau psoriasis.

Minyak arugula juga dapat digunakan sebagai perawatan rumahan untuk menutrisi dan mengatasi berbagai masalah rambut termasuk:

  • Menghentikan kerontokan rambut
  • Merangsang pertumbuhan rambut
  • Memperkuat akar rambut
  • Mengatasi rambut kering
  • Membasmi ketombe kering
  • Mempercepat pemulihan rambut setelah terpapar bahan kimia, pewarnaan, dan sinar matahari

Minyak arugula dapat diaplikasikan ke rambut atau diminum. Bagi pemilik rambut keriting dapat menggunakan minyak ini setiap hari untuk perawatan rambut. Gosokkan ke akar rambut dan biarkan semalaman lalu bilas.

Manfaat arugula terhadap rambut akan lebih efektif bila Anda mengombinasikan konsumsi minyak arugula bersamaan dengan menerapkan masker rambut. Minyak arugula akan bekerja dari dalam sementara vitamin dan elemen makro pada masker rambut bekerja dari luar untuk menghasilkan rambut yang lebih tebal, sehat, dan kuat.

Jika Anda mengalami masalah rambut rontok, minyak arugula dapat diminum setiap hari atau sebagai alternatif Anda bisa mencampurkan dua sendok makan minyak arugula ke dalam salad Anda.

Apakah mengonsumsi arugula aman?

Arugula dikenal sebagai sayuran hijau yang aman dan tak menimbulkan reaksi alergi atau efek samping signifikan. Selain itu arugula mengandung rendah gula dan kalori serta sedikit rasa pedas sehingga agak tidak mungkin seseorang memakan arugula dalam jumlah banyak. 

Senyawa kimia yang terdapat pada arugula juga berisiko kecil dapat mengganggu fungsi tiroid, sehingga arugula akan aman dikonsumsi terlepas dari kondisi kesehatan Anda saat ini.

Cara mengolah arugula

Manfaat arugula bisa didapat melalui memakan arugula secara mentah, dimasak, atau diekstrak menjadi minyak arugula. Minyaknya pun dapat diminum atau dioleskan langsung ke kulit atau rambut.

Untuk membuat konsumsi arugula terasa menyenangkan, Anda dapat menggunakannya sebagai toping pizza dan salad, atau menambahkannya ke dalam pasta, sandwich, omelet, dan smoothie

Jika Anda memiliki pertanyaan seputar manfaat arugula dan dosis maksimal mengonsumsinya, Anda bisa menanyakannya langsung ke dokter pada aplikasi kesehatan SehatQ. Download sekarang di App Store atau Google Play Store. 

Promil dan Manfaat Kepiting untuk Tingkatkan Kesuburan

Makanan laut adalah salah satu makanan yang direkomendasikan untuk pasangan yang merencanakan kehamilan. Bahkan FDA menjadikan ikan dan hewan laut lainnya sebagai makanan terbaik yang dikonsumsi ibu hamil. 

limbah

Hewan laut dipenuhi dengan nutrisi penting seperti protein, vitamin, dan asam lemak omega-3. Tapi karena pencemaran lingkungan Anda harus berhati-hati karena beberapa jenis ikan terpapar bahan kimia seperti merkuri dalam jumlah yang tinggi. 

Salah satu ikan laut yang baik untuk dikonsumsi adalah kepiting. Artikel berikut akan menjelaskan manfaat kepiting dalam meningkatkan kesuburan dan mendukung kehamilan yang sehat.

Alasan kepiting sangat baik untuk dikonsumsi

Kepiting merupakan salah satu hidangan laut terlezat yang dikemas dengan kaya nutrisi. Manfaat kepiting yang dihasilkan berasal dari gizi yang terkandung di dalamnya antara lain:

  1. Protein

Dalam 85 gram kepiting yang sudah dimasak mengandung sekitar 16,45 gram protein, memenuhi 90% nilai harian (DV). Jumlah ini hampir sama banyaknya dengan protein pada daging tanpa lemak. 

  1. Asam lemak omega-3

100 gram kepiting menyediakan sepertiga dari asupan omega-3 mingguan yang direkomendasikan oleh pemerintah Inggris. Omega-3 berperang penting terhadap kesehatan dan perkembangan otak janin. Beberapa penelitian juga membuktikan omega-3 dapat menghambat perilaku agresif. 

Kegunaan omega-3 yang paling terkenal adalah menjaga kesehatan jantung dengan menyeimbangkan tingkat kolesterol, tekanan darah, dan meningkatkan sifat anti-inflamasi.

Ditambah lagi omega-3 pada kepiting merupakan jenis rantai panjang. Dengan kata lain Anda dapat merasakan manfaat kepiting secara langsung.

  1. Selenium

Selenium berperan penting dalam sistem kekebalan manusia. Efek antioksidan yang dihasilkan melindungi dari kerusakan sel dan jaringan. 

100 gram daging kepiting memenuhi 112% nilai harian yang direkomendasikan untuk pria dan 140% untuk wanita. Jumlah ini 3 kali lebih banyak daripada ikan cod dan 12 kali lipat dari daging sapi. 

  1. Riboflavin (vitamin B2)

Riboflavin terlibat dalam produksi sel darah merah, meningkatkan pertumbuhan normal serta jaringan dan sel saraf yang sehat. Mencukupi nilai harian riboflavin membantu Anda untuk kuat beraktivitas seharian.

  1. Tembaga

Daging kepiting mengandung tembaga hampir 30 kali lipat lebih banyak dari ikan cod dan 56 kali lebih banyak daripada salmon, ayam, dan daging sapi. 

Tembaga dibutuhkan dalam proses penyerapan, penyimpanan, dan metabolisme zat besi. Secara tidak langsung tembaga berperang dalam produksi sel darah merah, menjaga kesehatan tulang, saraf, dan pembuluh darah, serta meningkatkan kekebalan tubuh.

  1. Fosfor

Fosfor merupakan mineral paling melimpah kedua di dalam tubuh. Fosfor terlibat dalam sebagian besar fungsi tubuh, dan pada ibu hamil kekurangan fosfor dapat mengembangkan komplikasi kehamilan. 

100 gram kepiting menyumbang 62% dari nilai harian fosfor yang direkomendasikan untuk pria dan wanita dewasa.

Manfaat kepiting untuk kesuburan 

Sebuah penelitian menemukan bahwa pasangan yang memakan hidangan laut secara rutin menunjukkan tingkat kehamilan yang lebih tinggi (92%) daripada mereka yang hanya memakan makanan laut 2 porsi per minggu. 

Makanan laut seperti tiram, salmon, dan kepiting termasuk dalam menu yang dikonsumsi oleh partisipan. Meski kerang telah lama dikaitkan dengan efek afrodisiaknya, peneliti masih belum yakin kaitan antara makanan laut dengan peningkatan kesuburan. 

Asam lemak omega-3, yang sangat banyak terkandung pada kepiting, juga dicurigai menjadi penyebab dari efek menguntungkan tersebut. Ditambah lagi omega-3 telah terbukti dapat meningkatkan kualitas air mani pada pria serta kualitas ovulasi dan embrio pada wanita. 

Meski membutuhkan penelitian lebih dalam, hal ini membuktikan potensi manfaat kepiting dan hewan laut lainnya dalam mendukung keberhasilan program hamil. 

Ikan laut yang boleh dan tidak boleh dikonsumsi selama kehamilan

Pada tahun 2017, Environmental Protection Agency (EPA) dan Food and Drug Administration (FDA) merilis rekomendasi ikan dan hewan laut yang baik dikonsumsi oleh ibu hamil. Sebagian besar ikan laut mengandung protein dan DHA yang berperang penting dalam perkembangan otak bayi.

Rekomendasi ikan yang disarankan antara lain:

  • Kepiting
  • Udang
  • Tuna
  • Ikan salmon
  • Lobster
  • Pollack
  • Ikan nila
  • Catfish, seperti ikan lele dan patin

Adapun ikan yang harus dihindari oleh ibu hamil dan pasangan yang berencana hamil meliputi:

  • Ikan todak
  • Hiu
  • Rilefish dari Teluk Meksiko
  • Marlin
  • Orange roughy
  • Tuna bermata besar
  • King mackerel

Catatan

Meski dibutuhkan penelitian lebih dalam untuk membuktikan manfaat kepiting dalam meningkatkan kesuburan, tak ada salahnya untuk memakan kepiting untuk mendapat manfaat kepiting untuk kesehatan secara umum.

Apabila Anda sedang menjalani program hamil atau sedang dalam masa tersebut, disarankan berdiskusi dengan dokter untuk menentukan jenis ikan dan jumlah yang boleh dikonsumsi.

Alice in Wonderland Syndrome dan Kondisi Lain Sejenis

Dongeng merupakan sebuah cerita rekaan yang sengaja dibuat fenomenal atau “tidak biasa” dengan tujuan tertentu. Biasanya, dongeng dibuat untuk menyampaikan pesan kepada anak-anak. Namun, siapa sangka jika cerita dongeng bisa menggambarkan atau mewakilkan sebuah kondisi medis tertentu. Alice in Wonderland syndrome jadi yang paling populer dalam kasus ini.

Kata “menggambarkan” dan/atau “mewakilkan” dipilih karena apa yang dialami penderita dari kondisi tersebut serupa dengan apa yang terjadi di dongeng. Misalnya dalam kasus Alice in Wonderland syndrome, penderitanya seakan-akan menjadi Alice atau si tokoh utama dalam dongeng tersebut yang bisa berubah menjadi besar atau kecil.

Kendati, ya, tentu saja, Alice in Wonderland syndrome tak benar-benar membuat penderitanya dapat membesar atau mengecil. Ini hanya kiasan atau perumpamaan. Berikut penjelasan lebih lengkap mengenai apa yang dialami oleh penderita Alice in Wonderland syndrome:

Alice in Wonderland Syndrome (AWS) adalah kondisi langka yang membuat seseorang merasa tubuhnya lebih besar atau lebih kecil dari benda-benda di sekitarnya. Perlu digarisbawahi, bahwa kondisi tersebut hanyalah persepsi atau perasaan dari penderitanya.

Selain itu, penderita Alice in Wonderland syndrome juga merasa benda-benda di sekelilingnya mengalami perubahan jarak. Mereka bisa merasa sebuah pesewat teve di atas meja menjadi lebih dekat atau lebih jauh, padahal benda itu tak pernah bergerak atau berpindah tempat.

Gangguan Alice in Wonderland syndrome bisa berpusat di berbagai indra, termasuk penglihatan, peraba, dan pendengaran. Orang yang mengalami sindrom ini juga mengalami putus realita terhadap waktu. Artinya, waktu yang berjalan bisa terasa lebih cepat maupun lebih lambat.

Sampai saat ini belum dapat dipastikan apa yang menyebabkan seseorang mengalami Alice in Wonderland syndrome. Namun, diyakini bahwa sindrom ini berkaitan dengan  aktivitas listrik yang tak biasa di dalam otak. Aktivitas listrik tersebut memicu aliran darah menjadi tidak normal ke bagian otak yang mengolah persepsi visual dan lingkungan.

Selain Alice in Wonderland syndrome, ada kondisi lain yang penamaannya diilhami dengan cerita atau film berbasis dongeng. Apa saja? Berikut di antaranya:

  • Sleeping Beauty Syndrome

Persis seperti di cerita dongeng. Penderita sindrom ini membuat penderitanya mengalami rasa kantuk luar biasa sehingga saat tertidur, mereka dapat menghabiskan waktu hingga berbulan-bulan. 

Sindrom ini juga dikenal dengan nama Klene-levin syndrome dan termasuk kondisi yang langka. Satu kasus yang pernah tercatat dialami oleh sorang gadis berusia 16 tahun, Beth Goodier. Suatu ketika, sepulangnya dari sekolah, Beth tertidur dan baru bangun beberapa hari setelahnya, padahal ibunya berusaha keras membangunkan anaknya tersebut.

  • Peter Pan Syndrome

Peter Pan adalah dongeng yang menceritakan seorang peri kecil bernama Peter. Kisah ini dijadikan nama untuk sebuah sindrom yang membuat penderitanya kembali berlaku seperti bocah seusia Peter, meski usianya sudah tua.

Seseorang dengan sindrom Peter Pan ini juga cenderung enggan untuk bertanggung jawab terhadap apa yang telah dilakukannya. Meski Peter adalah bocah lelaki, tetapi sindrom ini juga bisa dialami oleh perempuan. Diyakini, pengalaman atau sesuatu dari masa lalu yang menjadi pemicu dari kondisi ini.

  • Rapunzel Syndrome

Rapunzel adalah tokoh fiktif yang digambarkan sebagai sosok putri cantik dengan rambut yang amat panjang. Sindrom Rapunzel berkaitan dengan rambut. Bukan, penderitanya bukan memiliki pertumbuhan rambut yang luar biasa. 

Sindrom ini akan membuat penderitanya kebiasaan di mana mereka secara kompulsif ingin menarik dan memakan rambut mereka sendiri. Dalam dunia medis, kebiasaan ini juga disebut dengan istilah trichophagia.

Alice in Wonderland syndrome mungkin menjadi sebuah kondisi medis yang membuat penderitanya merasakan kebingungan yang amat sangat. Namun, sindrom-sindrom lain yang juga diambil dari kisah dongeng di atas tak kalah unik ‘kan? Apalagi semua sindrom yang disebutkan di atas terbilang langka dan khazanah dunia medis belum cukup banyak untuk mengatasi kondisi-kondisi tersebut. 

Mitos dan Fakta Seputar Daging Putih vs Daging Merah

Daging puih dan merah merupakan pengkategorian jenis daging berdasarkan warnanya ketika masih mentah. Daging merah meliputi daging mamalia seperti kambing, domba, atau sapi, sedangkan daging putih berasal dari ayam, bebek, dan unggas lainnya.

Daging merah kerap dikaitkan dengan berbagai masalah penyakit, termasuk kanker. Tak jarang banyak yang membandingkan profil kesehatan daging putih vs daging merah

Nilai gizi daging putih vs daging merah

Daging merah merupakan sumber protein. Meski kandungan gizinya dapat berbeda tergantung pada jenis daging merah, umumnya satu porsi (100 gram) daging merah giling mentah mengandung:

  • Vtaimin B3 (niacin): 25% dari asupan referensi diet (Recommended Daily Allowance/RDA)
  • Vitamin B12 (cobalamin): 37% dari RDA 
  • Vitamin B6 (pyridoxine): 18% dari RDA
  • Zat besi: 12% dari AKG (angka kecukupan gizi) 
  • Seng (zinc): 32% dari RDA
  • Selenium: 24% dari RDA
  • 176 kalori
  • 20 gram protein
  • 10 gram lemak

Daging merupakan satu-satunya sumber vitamin B12, karena vitamin tersebut tidak terkandung dalam sumber nabati. Selain itu, zat besi yang terkandung pada daging merupakan zat besi heme yang diserap jauh lebih baik oleh tubuh dibandingkan zat besi pada tanaman. 

Selain itu, daging merah yang diberi makan dan dipelihara secara alami lebih kaya akan asam lemak omega-3 dan CLA yang sangat bagus untuk kesehatan jantung.

Sementara itu 1 porsi daging putih (ayam) cincang mengandung:

  • Niacin: 87% dari RDA
  • Vitamin B6: 42% dari RDA
  • Asam pantotenat (vitamin B5): 14% dari RDA
  • Kalium: 10% dari RDA
  • Seng (zinc): 11% dari RDA
  • Selenium: 49% dari RDA
  • 242 kalori
  • 43 gram protein
  • 6 gram lemak

Benarkah daging putih lebih baik daripada daging merah?

Profil nutrisi dari daging putih vs daging merah mungkin membuat Anda lebih memilih daging putih. Ditambah lagi dengan kontroversi daging merah dalam sejarah nutrisi. Karena hal tersebut banyak mitos yang beredar mengenai bahaya konsumsi daging merah.

Untuk mengetahui lebih lanjut, berikut ini fakta dan mitos seputar daging putih vs daging merah:

  1. Mitos = Daging merah meningkatkan risiko kanker 

Sebagian besar studi observasi menunjukkan bahwa mengondumsi daging merah dapat meningkatkan risiko kanker, salah satunya kanker kolorektal. Namun sebuah meta-analisis menemukan peningkatan risiko kanker kolokteral sangat rendah, dimana efek yang terlihat sangat lemah untuk pria dan tidak ada efek untuk wanita.

Selain itu, dampak tersebut disebabkan oleh proses pengolahan daging merah. Proses pemanggangan atau pengasapan daging menghasilkan beberapa senyawa berbahaya, salah satunya hidrokarbon polyaromatik (PAH), yang berpotensi kanker.

Oleh karena itu metode memasak merupakan faktor penentu dari keamanan daging itu sendiri.

  1. Mitos = Daging merah meningkatkan risiko penyakit jantung

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa daging merah dapat meningkatkan risiko jantung, diabetes, dan masalah kardiovaskular lainnya. Sayangnya belum ada yang dapat menemukan penyebabnya. 

Sebuah tinjauan besar terhadap 20 penelitian menemukan peningkatan risiko tersebut, tapi efek ini hanya terlihat pada daging merah olahan, bukan yang tidak diolah. 

Penelitian lain juga tidak menemukan perbedaan peningkatan risiko pada peserta yang memakan kurang lebih 3,5 sajian daging merah per minggu daripada yang tidak mengonsumsinya sama sekali. 

  1. Mitos = Daging putih lebih rendah lemak

Daging putih seringkali dipromosikan sebagai makanan sehat dengan rendah lemak. Padahal baik daging putih vs daging merah memiliki kandungan lemak yang tak jauh berbeda. Metode modern membuat kandungan lemak pada daging putih, misalnya ayam, menjadi dua kali lipat. 

Menurut Profesor Michael Crawford dari London Metropolitan University, menemukan kandungan lemak pada ayam setara dengan hamburger, dan dua kali lebih banyak dari ayam yang diternakkan pada tahun 1940.

  1. Fakta = Daging putih vs daging merah memiliki risiko kesehatan yang sama

Ada beberapa penyakit yang berasal dari unggas, misalnya flu burung, dan pada daging merah (daging babi) terdapat flu babi. Keduanya juga dapat terkena kontaminasi makanan, penyakit hati, atau risiko kesehatan lainnya.

Selain itu, metode pengolahan daging merah atau putih mempengaruhi kesehatan dan keamanan dari daging itu sendiri. Mengonsumsi daging merah dan putih terlalu banyak dalam jangka panjang juga tidak disarankan, karena meskipun bernutrisi keduanya dapat menyebabkan efek samping. 

Maka dari itu daging putih vs daging merah memiliki risiko kesehatan yang sama.

Catatan

Masih banyak penelitian yang dilakukan untuk membuktikan profil kesehatan dari daging putih vs daging merah. Jika Anda memiliki pertanyaan seputar hal tersebut, tanyakan pada dokter di aplikasi kesehatan SehatQ.

Download aplikasinya sekarang di App Store atau Google Play Store.