Category: Kesehatan Pria

Ketahui Pengobatan untuk Mengatasi Oligozoospermia

Oligozoospermia adalah suatu kondisi yang menunjukkan air mani mengandung sel sperma yang lebih sedikit daripada jumlah sperma normal atau yang seharusnya. Oligozoospermia disebabkan karena banyak hal, seperti adanya varikokel, terjadi infeksi, terdapat masalah ejakulasi, konsumsi obat-obatan, masalah hormon, paparan bahan kimia, testis yang terlalu panas, penggunaan narkoba dan alkohol serta masalah berat badan.

Jika mengalami oligozoospermia, maka hal ini akan memengaruhi kesuburan seorang pria. Oleh karena itu, harus segera berkonsultasi kepada dokter, apalagi bagi Anda yang ingin segera memiliki keturunan.

Diagnosis Oligozoospermia

Ketika Anda menemui dokter karena kesulitan mendapatkan keturunan, dokter akan mencoba untuk menentukan penyebab yang mendasarinya. Bahkan jika dokter Anda menganggap jumlah sperma yang rendah adalah masalahnya, disarankan agar pasangan Anda juga dievaluasi untuk menyingkirkan faktor-faktor potensial yang berkontribusi dan menentukan apakah teknik reproduksi bantuan mungkin diperlukan. Berikut beberapa pemeriksaan yang dapat Anda temui saat berkonsultasi mengenai masalah oligozoospermia.

Analisis Air Mani

Tes analisis air mani akan mendiagnosis apakah Anda memiliki jumlah sperma yang rendah atau tidak. Jumlah sperma tersebut ditentukan dengan memeriksa air mani menggunakan mikroskop untuk melihat berapa banyak sperma yang muncul dalam kotak pada pola kotak. Dalam beberapa kasus, komputer mungkin digunakan untuk mengukur jumlah sperma.

Hasil analisis air mani

Kepadatan sperma normal berkisar antara 15 juta hingga lebih dari 200 juta sperma per mililiter air mani. Anda dianggap memiliki jumlah sperma yang rendah jika Anda HANYA memiliki jumlah sperma kurang dari 15 juta per mililiter atau total sperma kurang dari 39 juta per ejakulasi.

USG Skrotum

Tes ini menggunakan gelombang suara frekuensi tinggi untuk melihat testis dan mengetahui struktur pendukungnya.

Tes Hormon

Dokter dapat memberikan rekomendasi untuk melakukan tes darah untuk menentukan tingkat hormon yang diproduksi oleh kelenjar pituitari dan testis, yang memainkan peran kunci dalam perkembangan seksual dan produksi sperma.

Urinalisis Pasca Sjakulasi

Sperma dalam urin Anda dapat menunjukkan sperma Anda berjalan mundur ke kandung kemih bukannya keluar penis Anda selama ejakulasi (ejakulasi retrograde).

Tes Genetik

Ketika konsentrasi sperma sangat rendah, penyebab genetik bisa terlibat. Tes darah dapat mengungkapkan apakah ada perubahan pada kromosom Y, yang merupakan suatu tanda-tanda kelainan genetik. Tes genetik mungkin juga dilakukan untuk mendiagnosis berbagai sindrom bawaan.

Biopsi Testis

Tes ini melibatkan pengambilan sampel dari testis dengan jarum. Hasil biopsi testis ini dapat mengetahui apakah produksi sperma normal atau tidak. Jika tidak normal, maka masalah Anda kemungkinan disebabkan oleh penyumbatan atau masalah lain dengan transportasi sperma. Namun, tes ini biasanya hanya digunakan dalam situasi tertentu dan tidak umum digunakan untuk mendiagnosis penyebab infertilitas.

Tes Antibodi Antisperma

Tes ini digunakan untuk memeriksa sel-sel kekebalan (antibodi) yang menyerang sperma dan memengaruhi kemampuannya untuk berfungsi.

Tes Fungsi Sperma Khusus

Sejumlah tes dapat digunakan untuk memeriksa seberapa baik sperma Anda dapat bertahan hidup setelah ejakulasi, seberapa baik mereka dapat menembus sel telur dan apakah ada masalah saat menempel pada sel telur. Tes-tes ini jarang dilakukan dan seringkali tidak secara signifikan mengubah rekomendasi pengobatan.

USG Transrektal

Untuk melakukan tes ini, tongkat kecil yang dilumasi dimasukkan ke dalam rektum untuk memeriksa prostat dan memeriksa penyumbatan tabung yang membawa air mani (saluran ejakulasi dan vesikula seminalis).

Pengobatan Oligozoospermia

Perawatan untuk mengatasi oligozoospermia meliputi:

  • Pembedahan. Misalnya, masalah varikokel seringkali dapat diperbaiki dengan pembedahan atau vas deferens yang tersumbat dapat diperbaiki. 
  • Mengobati infeksi. Antibiotik dapat menyembuhkan infeksi saluran reproduksi, tetapi hal ini tidak selalu mengembalikan kesuburan.
  • Perawatan untuk masalah hubungan seksual. Pengobatan atau konseling dapat membantu meningkatkan kesuburan dalam kondisi seperti disfungsi ereksi atau ejakulasi dini.
  • Perawatan menggunakan hormon dan obat-obatan. Dokter mungkin akan merekomendasikan penggantian hormon atau obat-obatan dalam kasus di mana ketidaksuburan disebabkan oleh kadar hormon tertentu yang tinggi atau rendah atau masalah dengan cara tubuh menggunakan hormon.
  • Teknologi Reproduksi Berbantu (ART). Perawatan ART melibatkan pengambilan sperma melalui ejakulasi normal, ekstraksi bedah atau dari individu donor, tergantung pada situasi dan keinginan spesifik Anda. Sperma kemudian dimasukkan ke dalam saluran genital wanita, atau menggunakan untuk IVF atau injeksi sperma intracytoplasmic.

Ketika Pengobatan Tidak Berhasil

Meski jarang terjadi, jika oligozoospermia pengobatannya tidak berhasil, maka itu artinya Anda tidak bisa memiliki keturunan. Jika ini masalahnya, Anda dan pasangan bisa mempertimbangkan lagi, apakah bisa mengadopsi anak atau tidak.

Sunat Laser di Nilai Lebih Nyaman, Ketahui Faktanya di Sini

Sunat Laser di Nilai Lebih Nyaman, Ketahui Faktanya di Sini

Sunat adalah salah tindakan yang dilakukan untuk memotong sebagian kulit penis yang menutupi bagian depan penis. Jenis tindakannya pun beragam. Mulai dari metode lama (konvensional) hingga metode sunat modern, salah satunya sunat laser. Sunat laser disebut-sebut lebih nyaman, minim rasa sakit, dan dinilai tak memerlukan waktu yang lama bagi pasien untuk pemulihan setelah tindakan. Hal ini lah yang akhirnya membuat banyak orang memilih metode sunat laser untuk digunakan. Tapi sebelum Anda memilih metode sunat laser, ketahui dulu dengan seksama informasi terkait sunat laser berikut: 

Apa itu sunat laser?

Sunat  laser adalah salah satu jenis pembedahan yang dilakukan untuk memotong sebagian kulit depan penis. Meski bernama sunat laser, sunat dengan metode modern ini tidak benar-benar menggunakan laser untuk pembedahan melainkan menggunakan alat bernama electric cauter. Alat ini nantinya akan dialiri listrik agar suhunya panas. Kemudian, suhu panas tersebutlah yang dimanfaatkan untuk memotong jaringan serta kulit yang ada disekitar penis. 

Lalu, apa kelebihan sunat laser jika dibandingkan dengan metode sunat yang lain?

1. Sunat laser dinilai lebih minim pendarahan

Karena metode yang digunakan bukan pembedahan melainkan pemanasan yang merusak jaringan kulit, luka yang terdapat pada daerah kulit penis yang dipotong biasanya langsung menutup dan tidak mengeluarkan banyak darah. Meski begitu, tetap harus ada sedikit jahitan untuk meminimalisir terjadinya pergerakan pada daerah kulit penis yang baru dipotong, serta mempercepat proses penyembuhannya.

2. Hasil lebih rapi

Karena metode ini menggunakan alat yang bernama electric cauter yang ditempelkan pada bagian kulit penis, hasilnya pun akan terlihat jauh lebih rapi jika dibandingkan dengan metode sunat lainnya. 

3. Luka lebih cepat sembuh

Akibat prosesnya yang tidak mengakibatkan kulit penis banyak terluka, daerah kulit penis yang sudah disunat dinilai mampu sembuh lebih cepat jika dibandingkan dengan metode sunat yang lain yaitu hanya berkisar 5 hingga maksimal 7 hari saja. 

4. Minim rasa sakit

Meksi metode pembedahan sunat lainnya juga diawali dengan pembiusan, sunat laser dipercaya lebih minim rasa sakit akibat minimnya pendarahan yang terjadi serta waktu pengerjaannya pun terbilang cukup singkat dan serta tidak memakan waktu yang lama.

Adakah kekurangan serta resiko yang mungkin dapat terjadi akibat sunat laser?

Setiap metode sunat pasti punya kekurangan serta risiko masing-masing setelahnya. Umumnya, saat sunat laser dilakukan dengan prosedur dan dokter yang sesuai serta ahli dibidangnya, sunat laser jarang menunjukkan keluhan yang berarti. Namun, pada beberapa kasus bisa saja hal-hal berikut dapat terjadi: 

1. Kulit penis mengalami luka bakar parah

Jika tak hati-hati, kulit penis bisa mengalami luka bakar parah yang akhirnya dapat menyebabkan infeksi. Hal ini bisa terjadi akibat electric cauter yang dialiri oleh listrik saat memotong bagian kulit penis. Saat electric cauter dilakukan dengan cara yang tidak benar, tak menutup kemungkinan penis akan mengalami luka bakar serius dan bahkan harus diamputasi  jika kondisinya sudah sangat parah.

2. Dapat meningkatkan resiko terpotongnya penis

Hal bahaya lainnya yang mungkin dapat  terjadi adalah terpotongnya kepala penis. Aliran listrik electric cauter yang dialiri pada penis dapat mengakibatkan terpotongnya kepala penis jika tidak dilakukan dengan berhati-hati. 

3. Gangguan saraf hingga mengganggu kesehatan reproduksi

Panas yang dihasilkan dari electric cauter juga mampu mengakibatkan gangguan saraf pada penis saat tak dilakukan dengan hati-hati. Gangguan saraf yang terjadi inilah yang akhirnya mampu menyebabkan penis tidak mampu melakukan ereksi dengan normal, sehingga dapat mempengaruhi kesehatan reproduksi seseorang.

Jika ditarik kesimpulan, metode sunat laser ini memang banyak menawarkan keunggulan pada pasien, seperti rasa sakit yang minim serta proses penyembuhan yang lebih cepat.  Tapi ketika dilihat lagi dari sisi kekurangan serta efek samping yang mungkin terjadi, resiko ini juga tak bisa dipandang sebelah mata. Sebab, jika metode sunat laser ini tidak dilakukan oleh dokter spesialis yang kompeten, resiko-resiko membahayakan pun tak dapat dihindari.

Mengenal Balanitis, Kondisi yang Menyebabkan Penis Bengkak

Penis bengkak adalah gangguan pada kemaluan pria yang sering dialami dan cukup mengkhawatirkan. Kondisi ini bisa disebabkan oleh beberapa kemungkinan, bisa karena iritasi, infeksi (balanitis), ataupun kondisi lain.

Dalam kasus yang jarang terjadi, penis bengkak bisa saja disebabkan oleh kanker penis.

Beberapa kondisi tersebut juga bisa disertai gejala seperti perih, gatal, dan juga mengeluarkan cairan. 

Namun, pada pembahasan kali ini, akan membahas mengenai penis bengkak yang disebabkan oleh balanitis.

Dialami 3-11 Persen Pria di Dunia

Balanitis terjadi saat kepala penis mengalami peradangan akibat infeksi. Sekitar 3-11% pria di dunia pernah mengalami balanitis dalam hidupnya. Penyakit ini biasanya terjadi pada pria yang belum disunat dan tidak menjaga kebersihan penisnya dengan baik

Gejala balanitis meliputi:

  • Kulit penis merah dan menebal
  • Gatal
  • Bau tak sedap
  • Sakit saat buang air kecil
  • Pembengkakan kelenjar getah bening di pangkal paha

Balanitis adalah penyakit penis yang umumnya tidak berbahaya, dan bisa disembuhkan dengan obat krim steroid, untuk meredakan pembengkakan yang terjadi.

Penyebab Balanitis 

Penyebab balanitis yang paling umum adalah infeksi bakteri atau jamur. Infeksi dapat terjadi ketika kepala penis atau kulup tidak dibersihkan secara rutin, sehingga menimbulkan iritasi dan menyebabkan pertumbuhan jamur atau bakteri. Jika dibiarkan, kondisi ini dapat memicu peradangan.

Selain infeksi, balanitis juga bisa disebabkan oleh berbagai faktor lain, seperti:

  • Penggunaan sabun batang yang membuat kulit penis mudah kering dan iritasi.
  • Alergi terhadap pelumas atau kondom berbahan lateks.
  • Konsumsi obat-obatan tertentu, seperti obat pencahar, obat pereda nyeri, dan antibiotik.
  • Infeksi menular seksual, seperti sifilis, trikomoniasis, dan gonore.
  • Kelainan pada kulit, seperti eksim dan psoriasis.
  • Cedera di bagian ujung penis atau kulup.
  • Penyakit atau kelainan tertentu, seperti diabetes dan fimosis.
  • Obesitas.

Tidak Kenal Usia

Penis bengkak yang disebabkan oleh balanitis ternyata bisa menyerang laki-laki tanpa terbatas usia. Artinya, balanitis bisa terjadi pada pria di usia berapa saja, bahkan pada anak laki-laki berusia di bawah 4 tahun. 

Meski begitu, gejala yang muncul sebagai tanda balanitis pada anak-anak mungkin akan sedikit berbeda dibanding gejala balanitis pada pria dewasa. 

Risiko penyakit ini disebut lebih tinggi pada pria yang tidak disunat alias dikhitan. Apalagi jika orang tersebut tidak menjaga kebersihan organ reproduksi dengan benar, terutama di bagian kulit kulup. 

Mengobati Penis Bengkak Karena Balanitis

Cara utama dan paling penting ketika terjadi penis bengkak adalah hindari memijat dan memencetnya agar tidak terjadi iritasi ataupun infeksi. 

Sementara itu, ada beberapa pengobatan penis membengkak yang dapat dilakukan di rumah, antara lain:

  • Berendam di dalam air hangat
  • Menekan dan memijat penis dengan lembut
  • Mengompreskan handuk atau kain dingin pada penis
  • Menghindari penggunaan sabun dengan pewangi, lotion, atau klorin juga bisa menjadi cara mengobati bengkak pada penis.
  • Obat pereda nyeri juga mungkin saja diberikan untuk mengobati penis yang membengkak untuk menghilangkan rasa sakit.

Periksakan diri pada dokter spesialis kulit dan kelamin. Nantinya akan dipastikan apa penyebabnya. Tidak jarang bisa juga terjadi karena hubungan seksual. Jadi pasangan Anda juga memungkinkan untuk dilakukan pemeriksaan.

Sementara waktu bisa hindari dulu melakukan hubungan seksual sampai sudah benar-benar sembuh, gunakan kondom untuk mencegah penularan jika penyebabnya adalah infeksi dan jaga kebersihan dan kesehatan organ intim agar tidak terjadi luka atau iritasi dan infeksi di sekitar benjolan tersebut.