Category: Olahraga

Begini Tips Melakukan Senam Zumba Bagi Para Pemula

Manfaat zumba sangat banyak, terutama bagi kesehatan tubuh. Kemungkinan sebagian orang masih merasa asing atau telah melakukannya, tetapi tidak mengetahui istilahnya. Peminat zuma setiap harinya semakin meningkat. Banyak kaum pemuda yang melakukan gerakan zumba, khususnya wanita. Apalagi gerakannya sangat energik dan menyenangkan.

Bahkan, ada yang menjadikannya sebuah komunitas khusus bagi yang ingin mengikuti zumba. Oleh karena ini, penting kiranya bagi Anda mengetahui informasi lengkap tentang zumba.

Apa Itu Zumba?

Zumba merupakan salah satu jenis olahraga yang menggerakkan seluruh bagian tubuh. Dengan banyaknya gerakan tersebut, maka sering kali disebut sebagai tarian atau dance.

Olahraga ini termasuk jenis senam aerobik, karena sebagian gerakannya berasal darinya. Untuk itu, mungkin Anda seringkali sulit membedakan antara keduanya.

Banyak yang menyukai zumba karena memiliki banyak manfaat. Salah satu manfaat zumba ialah lebih banyak membakar kalori. Selain itu, musik menyenangkan yang mengiringi bisa meningkatkan hormon endorfin.

Oleh karena itu, setelah melakukan gerakan zumba, manfaat zumba untuk kesehatan dapat terasa. Misalnya, Anda merasa lebih bugar, aktif, dan energik. Musik yang mengiringinya kebanyakan bergenre hip-hop.

Sejarah Zumba

Orang yang mengenalkan zumba pertama kali adalah Alberto Beto Perez. Asalnya dari Columbia, Amerika Selatan, yaitu pada tahun 2001. Kemudian, menjadi begitu populer sampai sekarang.

Oleh karena itu, kata zumba berasal dari bahasa Columbia, yaitu Zum-Zum dengan arti gerak cepat. Awal mula sejarahnya sangat unik, seperti hal yang tidak pernah diduga sebelumnya.

Pada suatu hari, Beto hendak mengajar senam Aerobic, tetapi lupa tidak membawa CD. Meskipun begitu, latihan tetap berjalan dengan inisiatif dari idenya.

Kemudian, Beto mengambil semua CD yang ada di mobilnya. CD tersebut berisi genre latin, yaitu Salsa, Rumba, Meringue, sampai Reggaeton. Dengan musik tersebut, Beto melakukan improvisasi terhadap gerakannya.

Setelah kelas usai, ternyata gerakan campuran antara latin dan Aerobik itu mendapat sambutan baik. Semua muridnya suka dengan gerakan tersebut. Semenjak itu, gerakan zumba hadir dan banyak yang melakukannya.

Sedangkan, kedatangan gerakan tersebut di Indonesia bermula pada tahun 2009. Namun, baru populer pada tahun 2012 dan semakin banyak yang mengikuti kelas zumba.

Dengan tersebarnya ke berbagai penjuru dunia. Zumba menjadi semakin banyak jenisnya, seperti Samba, Aqua Zumba, Salsa, dan lainnya. Jadi, tidak mengherankan jika gerakannya pun beragam.

Tips Senam Zumba untuk Pemula

Meskipun manfaat zumba sangat banyak, tetapi ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Terutama bagi pemula, mengingat gerakannya yang cukup menguras energi.

1. Periksa Kesehatan Terlebih Dahulu

Senam zumba membutuhkan gerakan semua bagian tubuh. Jadi, jika Anda memiliki cidera pada tubuh bagian bawah. Misalnya, pada lutut atau pergelangan kaki, maka hal yang perlu dilakukan ialah konsultasi dengan dokter.

Hal itu bertujuan untuk memastikan bahwa dengan keadaan tersebut bisa aman atau tidak. Jika tidak memungkinkan, sebaiknya jangan mengikuti kelas zumba. Bisa juga dengan ikut kelas dengan intensitas rendah.

2. Mengukur Kemampuan Diri

Anda bisa mengukur gerakan zumba sesuai kemampuan. Sebab, jika menggunakan gerakan yang terlalu cepat, maka risiko cedera semakin besar. Oleh karena itu, sebaiknya memakai tempo yang pelan saja.

3. Mengikuti Kelas Zumba Bersertifikasi

Jika Anda hendak mengikuti kelas zumba, maka pilihlah yang sudah berpengalaman. Selain itu, kelas tersebut juga memiliki sertifikat yang menunjukkan kualitasnya. Pelatih kelas zumba bersertifikasi pasti sudah profesional dan bukan sembarang orang. Jadi, keamanannya juga semakin terjamin. Selain itu, manfaat zumba akan benar-benar Anda rasakan.

Manfaat Plank Setiap Hari, Salah Satunya Menyehatkan Mental

Manfaat plank setiap hari akan membuat otot-otot kuat, postur terjaga, serta kekuatan tulang belakang lebih kokoh. Intinya, memperkuat inti kekuatan dan stabilitas tubuh.

Plank merupakan metode latihan sederhana namun kaya akan manfaat. Tidak membutuhkan peralatan khusus dan hanya memerlukan waktu sekitar 1-3 menit.

Lalu, apakah boleh plank setiap hari? Tentu saja diperbolehkan. Asalkan selalu menyesuaikan kemampuan fisik dan tubuh. Tidak perlu terlalu berlebihan.

Sebab, konsep latihan plank bersifat investasi kecil. Dilakukan secara ringan, singkat dan rutin. Namun, manfaatnya akan terasa besar seiring berjalannya waktu.

Pada 2014, organisasi kebugaran nasional, seperti American Council on Exercise, menyampaikan pujian pada plank sebagai pengganti penguatan otot perut yang sah untuk crunch dan sit-up.

Akan tetapi, hasil dari latihan setiap orang berbeda-beda. Namun, umumnya ada beberapa manfaat plank setiap hari yang akan Anda rasakan pada tubuh.

Menguatkan Otot Perut Bagian Dalam

Latihan perut umumnya identik dengan memperkuat enam otot perut atau rektus abdominis. Biasanya juga disebut dengan otot six pack.

Akan tetapi, plank menargetkan otot perut lebih banyak. Meliputi rektus abdominis, internal dan external obliques, serta transverse abdominis (TVA).

Adapun TVA merupakan otot perut bagian dalam yang berfungsi merekatkan dinding perut, menopang organ dalam, dan menstabilkan tulang belakang saat Anda bergerak.

Meningkatkan Kekuatan Semua Otot Inti

Otot inti dalam hal ini tidak sekadar yang berada di perut saja, namun lebih dari itu. Seperti halnya mulai dari otot inti pinggul hingga bahu.

Secara keseluruhan meliputi kelompok otot inti perut yakni rektus abdominis, internal obliques, external obliques, TVA, hingga punggung atas, punggung bawah, dada, bahu, paha depan, gluteus, dan betis.

Otot-otot inti tersebut akan digenjot dengan plank. Sehingga, adanya peningkatan kekuatan otot inti akan menunjang segala kegiatan Anda sehari-hari.

Berkurangnya Nyeri Punggung Bagian Bawah

Latihan plank tampaknya memang sederhana. Namun, jika melakukan dengan benar dan rutin setiap hari dapat menurunkan nyeri pada punggung bagian bawah.

Olahraga ringan ini dapat mengatasi sakit punggung. Dengan memperkuat otot perut bagian dalam untuk menyeimbangkan tulang belakang. 

Sehingga, jika Anda kerap mengalami nyeri punggung, plank menjadi latihan yang cocok untuk meredakan rasa sakit dan intensitasnya.

Menjaga Bahu Tetap Stabil

Plank setiap hari juga bisa menguatkan dan menjaga stabilitas otot serta persendian bahu. Bahkan menurunkan potensi cedera.

Sebab, otot dan persendian bahu merupakan salah satu yang paling fleksibel pada tubuh. Bisa membuat seseorang melakukan berbagai gerakan tangan dalam beraktifitas.

Namun, mengingat konsepnya yang fleksibel, otot dan persendian bahu cukup rentan mengalami pergeseran. Akibatnya bisa sampai membuat nyeri hingga cedera.

Memperbaiki Postur Tubuh

Kebiasaan sehari-hari secara tak sadar dapat mengubah postur tubuh. Contohnya Anda banyak beraktivitas duduk di depan komputer, tentu lambat laun tubuh akan membungkuk.

Oleh sebab itu, jika Anda sudah mulai merasa tidak bisa menegakkan tubuh, tandanya perlu memulai latihan plank. Gunanya mengembalikan postur tubuh yang normal.

Salah satu manfaat plank yaitu membuat otot Anda lebih kuat, selaras dan berada di tempat asalnya. Jadi, dengan pola latihan rutin, otot tersebut akan membentuk postur tubuh.

Memiliki Keseimbangan Tubuh Optimal

Otot inti yang kuat dapat menyeimbangkan tubuh ketika bergerak. Kalaupun Anda sedang berada di posisi miring secara mendadak, tubuh akan menyelaraskan diri agar tidak terjatuh.

Hal seperti itu belum tentu bisa dilakukan jika kekuatan otot inti masih lemah. Sebab, belum dapat menopang dan merespons posisi tubuh saat bergerak.

Maka dari itu, dengan latihan plank setiap hari, Anda dapat meningkatkan kekuatan otot inti dan menyelaraskannya untuk menjaga stabilitas tubuh.

Memudahkan Mengangkat Beban Berat

Rutinitas plank dimungkinkan dapat memberi Anda kemampuan untuk mengangkat beban berat. Sebab, plank telah mengembangkan kekuatan otot inti pada tubuh.

Contohnya, menguatnya empat elemen otot inti perut dan tulang belakang, membuat tubuh Anda dapat menopang beban yang berat. Apalagi kekuatan dasar pada bahu, pinggul, hingga gluteus juga telah meningkat.

Sehingga, dengan terjadinya penguatan otot inti di beberapa bagian tubuh itu memungkinkan Anda untuk lebih mudah mengangkat benda berat.

Meningkatkan Metabolisme Tubuh  

Secara umum plank bukanlah pilihan utama dalam hal peningkatan metabolisme tubuh. Sebab, metabolisme berkaitan dengan latihan dinamis, sementara plank umumnya statis.

Meski begitu, plank tidak menyebabkan penurunan metabolisme. Karena masih ada beberapa gerakannya yang justru memicu peningkatan.

Contohnya ketika menerapkan gerakan plank yang melibatkan kaki, itu akan menimbulkan pembakaran kalori. Hal tersebut bisa lebih maksimal jika Anda mulai menerapkan plank dinamis.

Menjaga Kesehatan Mental

Manfaat plank setiap hari ternyata juga bersinggungan dengan kesehatan mental. Sebab, hal itu berkaitan dengan metode latihan ketahanan. Sementara, plank merupakan latihan ketahanan yang sederhana.

Meskipun tidak memberi dampak signifikan daripada latihan ketahanan lainnya, plank bisa menjadi opsi paling cocok jika Anda sedang merasa malas dan minim energi.

Pada intinya, latihan ketahanan seperti plank dapat melawan kecemasan, mengurangi depresi, meningkatkan kualitas tidur, hingga mengembangkan kepercayaan diri.

Tips Memilih Alat Olahraga Lari Tanpa Penyesalan

Tips Memilih Alat Olahraga Lari Tanpa Penyesalan

Olahraga secara teratur dapat mendukung kesehatan Anda. Khususnya untuk olahraga lari, jenis olahraga yang satu ini tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan; namun sekarang telah menjadi bagian dari gaya hidup kekinian. Salah satu yang diuntungkan dari menjamurnya para penggemar olahraga lari tidak lain adalah para produsen alat olahraga lari. 

Memulai hobi berlari tentu membutuhkan banyak perlengkapan. Anda pun mungkin termasuk yang tidak bosan-bosannya membeli perlengkapan lari yang dinilai sesuai kebutuhan dan keinginan. Namun sering terjadi kasus, Anda mendadak kecewa dengan alat olahraga lari yang sudah telanjur Anda beli. 

Berikut ini ada beberapa tips membeli alat olahraga lari khusus buat Anda. Dengan tips-tips di bawah ini, Anda tidak akan menyesal lagi dengan perlengkapan olahraga yang sudah Anda beli. Tidak percaya? Buktikan saja. 

  1. Pisahkan Kebutuhan dan Keinginan 

Pahami terlebih dahulu alat olahraga lari apa saja yang Anda butuhkan. Alat-alat yang dibutuhkan tersebut harus menjadi yang utama Anda. Alat olahraga lari yang mutlak diperlukan untuk melakukan jenis olahraga ini setidaknya ada 3, yaitu sepatu lari, baju olahraga, serta celana olahraga. Di luar ketiga alat olahraga lagi yang utama ini, yang lain hanya pelengkap dan bisa dikategorikan sebagai keinginan semata. Jangan sampai Anda justru mendahului pembelian alat olahraga lari yang untuk melengkapi sehingga langsung menyesal karena kebutuhan utamanya sendiri belum terpenuhi. 

  1. Kenali Tubuh Anda 

Jangan hanya meniru apa yang terlihat di media sosial mengenai berbagai alat olahraga lari yang sedang naik daun. Bagaimanapun dalam melakukan pembelian perlengkapan olahraga, kenyamanan dan keamanan adalah nomor satu. Kenyamanan sangat berkaitan dengan tubuh Anda. Sepatu menjadi alat olahraga lari yang paling banyak disesali pembeliannya. Ini bukan karena produknya tidak bagus, melainkan tidak sesuai dengan jenis kaki Anda sehingga tidak nyaman dipakai. Karena itulah, mengenali bentuk kaki maupun badan sebelum membeli alat olahraga lari harus dilakukan secara mendetail agar tidak menyesal kemudian. 

  1. Riset Terlebih Dahulu 

Jangan menyesal setelah membeli alat olahraga lari yang tidak sesuai harapan. Sejujurnya jika hal ini terjadi, semua ada salah Anda! Anda seharusnya melakukan riset terlebih dahulu terkait produk yang mau Anda beli. Jika kualitasnya mumpuni dan kerap direkomendasikan banyak orang, Anda bisa mempertimbangkan untuk membelinya secara lebih kuat. 

  1. Fungsi Bukan Model 

Sepatu lari A mungkin terlihat sangat keren dan membuat penampilan Anda lebih bergaya. Sepatu lari B terlihat tidak terlalu bergaya, namun sangat nyaman untuk dipakai dan memenuhi kriteria sepatu lari, mulai dari stabilitas, keringanan, juga pengaturan kontrol. Lalu, alat olahraga lari mana yang akan Anda pilih? Jika tidak ingin menyesal, sebaiknya pilih yang fungsinya lebih besar daripada model. Bagaimanapun, Anda hendak melakukan olahraga, bukan menjadi model untuk sepatu tersebut. 

  1. Beli secara Langsung 

Berbagai marketplace online memang mempermudah Anda melakukan pembelian berbagai barang, termasuk alat-alat olahraga lari. Namun disarankan, Anda sebaiknya membeli alat olahraga secara langsung. Ini karena ketika membeli langsung di tokonya, Anda bisa melakukan uji coba  sehingga alat olahraga yang dibeli benar-benar sesuai harapan. Banyak cerita yang mengisahkan kekecewaan karena membeli peralatan olahraga secara daring karena barang yang datang tidak sesuai dengan keterangan ataupun harapan Anda. 

  1. Beli yang Terbaik 

Tidak bisa dimungkiri, harga sangat memengaruhi kualitas alat olahraga, tidak kecuali alat olahraga lagi. Dalam hal perlengkapan olahraga, merek sangat menentukan seberapa apik alat tersebut. Karena itu, selalu pastikan beli alat olahraga dengan merek yang sudah terbukti kualitasnya. Meski harganya lebih mahal, percayalah alat olahraga tersebut akan awet dan nyaman dipakai. Ini jauh lebih hemat dibandingkan Anda mesti membeli alat olahraga murah secara berkali-kali karena cepat rusak. 

*** 

Alat olahraga lari bisa jadi akan menjadi perlengkapan yang sangat Anda banggakan jika tidak ada penyesalan. Namun sebaliknya jika tidak sesuai harapan dan fungsinya tidak baik, alat olahraga yang sudah Anda beli justru dapat menjadi produk yang mencelakakan. 

Manfaat dan Persiapan Sebelum Naik Gunung

Apakah Anda termasuk orang-orang yang suka naik gunung? Ternyata, naik gunung juga termasuk salah satu olahraga yang baik untuk kesehatan tubuh, lho. Tidak hanya sekedar melepas hobi, naik gunung dapat memberikan manfaat yang luar biasa untuk kesehatan, baik itu kesehatan fisik, mental, dan sosial. Sebelum naik gunung, Anda juga harus mempersiapkan diri terlebih dahulu, termasuk latihan fisik dasar, agar tubuh kuat selama mendaki gunung.

Manfaat naik gunung untuk kesehatan tubuh

Selain refreshing dan menikmati pemandangan yang indah, udara segar, dan suara alam, naik gunung juga dapat memberikan banyak manfaat yang untuk kesehatan tubuh. Dilansir dari WebMD, kegiatan mendaki adalah salah satu latihan kardio yang ampuh dan bermanfaat untuk:

  • Menekan risiko penyakit jantung.
  • Menjaga kadar gula dan tekanan darah tetap stabil.
  • Meningkatkan kepadatan tulang.
  • Membangun kekuatan tubuh, terutama di bagian glutes, quadriceps, hamstring, otot pinggul, dan kaki bagian bawah.
  • Meningkatkan keseimbangan tubuh.
  • Membantu mengontrol berat badan.

Manfaat naik gunung untuk mental dan sosial

Tentu saja, selain untuk menyehatkan tubuh, naik gunung dilakukan untuk menikmati keindahan alam yang terbentang luas. Aktivitas ini dapat membantu Anda melepaskan stres dan meningkatkan mood jadi lebih bahagia. Di sisi lain, naik gunung juga salah satu bentuk kegiatan untuk menghormati dan melestarikan lingkungan alam.

Naik gunung dapat melatih kebijaksanaan diri dengan alam. Misalnya, Anda merupakan seorang pekerja kantoran, menyediakan waktu untuk naik gunung adalah salah satu cara istirahat yang baik dan positif. Meskipun terlihat melelahkan, tapi naik gunung dapat membuat seluruh tubuh jadi lebih rileks dan dapat beristirahat sejenak dari padatnya aktivitas pekerjaan. Ibaratnya recharge energi, maka Anda pun bisa bekerja dengan lebih efektif dan semangat lagi keesokan harinya.

Mendaki gunung juga akan membantu Anda membangun hubungan interpersonal dengan baik. Mengapa? Karena naik gunung bukanlah merupakan kegiatan satu orang, melainkan kegiatan yang dilakukan bersama-sama atau berkelompok. Ini akan melatih Anda membangun rasa toleransi, pertemanan, saling menghargai, menghormati, dan tolong-menolong, baik itu bersama pasangan, teman, kerabat, atau bahkan orang asing.

Anda juga ‘dituntut’ untuk membangun komunikasi yang baik bersama anggota kelompok lainnya. Hal ini akan membuat lingkaran pertemanan Anda menjadi lebih besar, mendapatkan banyak jaringan atau koneksi, bahkan Anda bisa mendapatkan banyak teman dan koneksi dari berbagai daerah. Menarik bukan?

Cara melatih diri sebelum naik gunung

Sebelum naik gunung, tentu saja ada persiapan yang harus Anda lakukan. Naik gunung tanpa persiapan hanya akan menyiksa tubuh dan tidak mendapatkan manfaat apapun. Anda dapat memulai kegiatan naik gunung atau meningkatkan kemampuan mendaki Anda dengan cara berikut:

  • Mulailah secara bertahap berjalan di jalan setapak sekitar perbukitan atau medan yang tidak rata. Ini bagus bagi pemula untuk melatih otot sekaligus meningkatkan keseimbangan dan stabilitas tubuh.
  • Latihan dengan menggunakan tiang. Hal ini akan mendorong otot tubuh bagian atas Anda bekerja lebih keras dan mengasah latihan kardio Anda jadi lebih kuat.
  • Melakukan latihan angkat beban untuk memperkuat otot punggung Anda. Misalnya, dengan menyandang tas yang berisi beban ekstra, seperti air.
  • Latihan berjalan cepat di medan berbukit sambil menyandang tas berisi air dapat meningkatkan keterampilan mendaki dan kebugaran fisik Anda.
  • Cobalah dengan mendaki bukit kecil. Ini bertujuan meningkatkan detak jantung Anda dan membakar kalori lebih banyak. Kenaikan detak jantung 5 – 10% sama dengan meningkatkan pembakaran kalori sebesar 30 – 40%.

Banyak sekali manfaat yang akan Anda peroleh dengan melakukan aktivitas naik gunung. Setelah membaca ini, apakah Anda tertarik untuk naik gunung? Jangan lupa, persiapkan diri Anda juga sebelum melakukan aktivitas ini, ya!