Category: Resep

Inilah Cara Membuat dan Resep Chiffon Cake

Chiffon cake adalah cake atau kue yang memiliki tekstur lembut dan empuk seperti busa yang memiliki rasio telur dan tepung yang tinggi serta dibuat dengan ragi yang dikocok ke dalam putih telur. Bukan seperti cake yang lain, chiffon cake justru menggunakan telur utuh karena dapat memberikan rasa yang lebih kaya dan beraroma pada cake. Chiffon cake kerap digunakan sebagai cake ulang tahun, oleh karena itu resep chiffon cake sering dicari oleh banyak orang.

Resep chiffon cake bisa dicoba dengan mudah di rumah

Chiffon cake memiliki tekstur yang kenyal dan tidak seperti jenis kue bolu lain yang menggunakan bahan kimia pengembang buatan seperti soda kue dan baking powder, karena chiffon cake kebanyakan menggunakan ragi dari meringue atau putih telur yang dikocok. Chiffon cake juga harus dipanggang dalam panci tinggi dengan kedalaman setidaknya empat inci dan harus segera didinginkan secara terbalik untuk mempertahankan tingginya.

Ada beberapa karakteristik chiffon cake yang sempurna, seperti:

  • Bentuk cake bisa tinggi dan lurus ke atas panci.
  • Tidak ada lubang besar atau kantong udara di dalam cake
  • Tekstur chiffon cake jadi ringan, halus, dan mengembang
  • Chiffon cake terasa lembap dan tidak terlalu manis.

Cara Membuat Chiffon Cake

Berikut resep chiffon cake yang perlu Anda ketahui.

Untuk membuat chiffon cake, Anda perlu menyiapkan beberapa bahan terlebih dahulu, seperti:

Bahan Pertama

  • 4 butir telur
  • 50 gram gula halus

Bahan Kedua

  • 4 kuning telur
  • 20 gram gula halus

Bahan Ketiga

  • 40 ml minyak sayur
  • 70 ml susu atau air
  • Vanili secukupnya
  • 75 gram tepung terigu

Untuk membuatnya, ikuti langkah-langkah berikut ini.

  1. Pertama, panaskan oven terlebih dahulu sampai suhu 160 derajat Celcius, lalu ayak tepung. Campurkan bahan ketiga yang sudah disebut di atas tanpa tepung.
  2. Mixer atau campurkan bahan pertama sampai berbusa dan kaku. Usahakan untuk mengocoknya dalam kecepatan rendah pada akhir kocokan.
  3. Campurkan bahan kedua lalu mixer hingga warnanya berubah pucat.
  4. Campurkan bahan ketiga tanpa tepung ke dalam campuran kedua.
  5. Tambahkan tepung secara bertahap lalu aduk hingga tercampur rata.
  6. Campurkan semua bahan tersebut dengan bahan pertama, lalu aduk secara perlahan agar busa yang sebelumnya dihasilkan tidak pecah.
  7. Tuang adonan ke dalam loyang, lalu panggang selama 30 sampai 35 menit. Jangan buka oven saat proses pemanggangan cake masih berlangsung.
  8. Setelah proses pemanggangan sudah selesai dan cake sudah matang, segera angkat cake dari loyang saat sudah dingin.

Untuk menerapkan resep chiffon cake, sebaiknya Anda menggunakan tepung kue agar menghasilkan cake yang memiliki tekstur lembut seperti Japanese Chiffon Cake. Anda juga sebaiknya tidak menggunakan tepung serbaguna karena tepung tersebut memiliki kandungan protein yang lebih tinggi dan dapat mengembangkan gluten lebih banyak yang akan membuat chiffon cake jadi lebih keras. Daripada menggunakan tepung serbaguna untuk mengganti tepung kue, Anda bisa menggunakan tepung maizena.

Selain itu, dalam proses pembuatan chiffon cake ini sebaiknya tidak menggunakan baking powder karena lebih cenderung memanfaatkan putih telur sebagai zat pengembang. Sedangkan baking powder hanya digunakan sebagai bahan cadangan. Anda juga sebaiknya tidak mengganti minyak sayur dengan mentega cair. Hal ini agar chiffon cake yang Anda buat tetap bisa memiliki tekstur yang ringan dan lembut.

Setelah resep chiffon cake ini Anda praktekkan dan usai cake sudah jadi, sebaiknya segera bungkus cake tersebut dengan bungkus plastik dan simpan di tempat yang sejuk dan gelap selama sekitar 2 sampai 3 hari. Meski tergantung pada bahan pembuatannya dan iklim tempat Anda tinggal, sebaiknya Anda menyimpannya di lemari es selama 3 sampai 4 hari. Pastikan juga untuk membiarkan cake mencapai suhu kamar terlebih dahulu sebelum disajikan, atau saat kue Anda sudah terlihat kering dan padat. Anda juga dapat membungkus sepotong atau seluruh cake lalu simpan di dalam freezer.

Ini Dia Cara Membuat Bakpao yang Lembut!

Bakpao, cemilan khas masyarakat Tionghoa ini telah lama masuk ke Indonesia dan menjadi favorit pecinta kuliner Tanah Air. Teksturnya yang lembut dengan beragam isian seperti kacang merah, ayam, telur asin ataupun custard membuat bakpao disenangi oleh berbagai kalangan, dari anak-anak hingga orang dewasa. Bahkan, saat ini terdapat bakpao lucu yang dibentuk seperti karakter binatang yang unik.

Bakpao sendiri memiliki beragam jenis, seperti doushabau yang merupakan bakpao rasa manis terdiri dari pasta kacang merah, custard, cokelat, dan lain sebagainya. Biasanya, bakpao manis akan ditandai dengan titik merah di atasnya.

Resep bakpao kukus dan cara membuat bakpao kukus yang cukup mudah

Sementara bakpao dengan rasa gurih disebut sebagai shao bao, isinya terdiri dari ayam atau udang cincang yang dibumbui. Sementara, naihuangbai yaitu bakpao dengan isian custard dengan warna kuning telur yang meleleh. 

Bagaimana cara membuat bakpao? Cara membuat bakpao sebenarnya cukup mudah. Anda hanya perlu belajar membuat adonan bakpao yang terdiri dari tepung pao atau tepung terigu, mentega, ragi, baking powder, dan air, serta membuat isian yang bisa Anda sesuaikan dengan selera.

Isian bakpao

Sebelum membuat adonan bakpao, ada baiknya untuk membuat isinya terlebih dahulu setelah itu buat adonan roti. Kenapa? Isian harus dibiarkan dingin sebelum dimasukkan ke dalam adonan roti. Jika masih terlalu panas, akan mempengaruhi adonan tersebut. Membiarkannya dingin juga akan mempermudah saat menutup adonan bakpao nantinya.

Secara tradisional, bakpao adalah roti kukus dengan isian daging babi cincang. Tetapi, di Indonesia, isian bakpao bisa diganti dengan satu, pasta kacang merah, daging ayam, dan daging sapi. Isian juga bisa dikreasikan sesuai dengan selera Anda.

Akhir-akhir ini pun bakpao dengan isi telur asin juga sangat populer. Di China, bakpao telur asin dikenal dengan nama liu sha bao, artinya roti dengan isian yang mengalir. Hidangan yang biasanya disantap di restoran dimsum ini menawarkan perpaduan rasa gurih dan manis. 

Cara membuat bakpao telur asin pun cukup mudah. Pertama, pilihlan telur asin dengan kualitas terbaik dan rebus seperti biasa. Kedua, setelah telur asin matang, lumatkan kuning telur menggunakan garpu. Campurkan susu, lelehan mentega, dan tepung custard dengan kuning telur, aduk hingga rata. Ketiga, masukkan gula icing dan gelatin. Setelahnya, angkat dan masukkan ke dalam freezer untuk dibekukan.

Membuat adonan bakpao

Dalam mangkuk besar, campur bahan adonan seperti tepung terigu, garam, baking powder, air matang, ragi instan, dan gula. Kemudian, uleni adonan selama 7 menit atau 10-15 menit dengan tangan. Biarkan adonan istirahat selama 30 menit di tempat hangat.

Bagi adonan menjadi 9 bagian yang sama dan bentuk masing-masing bagian menjadi bola. Tutup dengan kain dan diamkan selama 10 menit. Setelah itu, ambil bola yang sudah dibentuk dan ratakan. Saat meratakan adonan, biarkan bagian tengahnya sedikit tebal dari tepinya. Masukkan sedikit isian di tengah lingkaran dan lipat adonan untuk menutup isian. Sangat penting untuk memastikan adonan tertutup sempurna sebelum dikukus. Setelah itu, lapisi bakpao dengan kertas roti. Kertas roti membantu bakpao agar tidak lengket saat dikukus. Saat proses mengukus, pastikan untuk mengukus roti yang sudah diisi pertama kali untuk menghindari over proofing dari pengaktifan ragi. Mengukus bakpao akan membutuhkan waktu sekitar 10-15 menit hingga adonan mengembang dan matas. Angkat bakpao yang sudah matang, dan tunggu agak dingin terlebih dahulu. Anda juga dapat menyimpan bakpao yang sudah dikukus ke dalam freezer dan menghangatkannya dengan microwave.