Efek Anti Inflamasi Dapat Dirasakan Saat Berolahraga

Penderita autoimun perlu mengonsumsi obat anti inflamasi setiap saat. Namun, ada cara lain yang dapat dilakukan untuk menggantikan anti inflamasi yang selama ini bisa didapatkan dari obat saja. Semakin berkembangnya zaman, penyakit semakin banyak dan beragam. Jika dahulu penyakit didominasi oleh penyakit infeksi, namun sekarang muncul penyakit-penyakit autoimun. Salah satu jenis penyakit autoimun yang terkenal adalah Lupus. Penderita Lupus membutuhkan obat anti inflamasi untuk mencegah gejala penyakit. Namun sebenarnya gejala autoimun pada penderita Lupus dapat diatasi dengan berolahraga 20 menit setiap hari.

Mengenal tentang penyakit autoimun

Penyakit autoimun adalah kondisi dimana sistem kekebalan tubuh yang seharusnya menyerang benda asing malah menjadi liar sehingga dapat menyerang sel tubuh yang sehat. Beberapa contoh penyakit autoimun adalah diabetes tipe 1 dan Lupus. Sistem kekebalan tubuh penderita diabetes tipe 1 hanya dapat menyerang satu organ saja, yaitu pankreas. Namun, pada lupus yang diserang seluruh organ tubuh.

Lalu, apa yang dapat terjadi jika sistem imun menyerang sel tubuh yang sehat? Lama-kelamaan organ yang diserang pasti akan rusak dan tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Penyebab pasti terjadinya penyakit autoimun hingga sekarang masih dipertanyakan. Namun, diperkirakan yang berperan menyebabkan penyakit ini antara faktor keturunan, pola makan yang buruk, infeksi, dan paparan zat kimia.

Olahraga memberikan efek anti inflamasi dalam tubuh

Semua penyakit autoimun memiliki kesamaan, yaitu sama-sama terjadi inflamasi atau peradangan dalam tubuh. Oleh karena itu, salah satu cara untuk meredakan dan mencegah penyakit autoimun adalah dengan meningkatkan efek anti inflamasi dalam tubuh. Salah satunya dengan rutin berolahraga. Sebuah penelitian menunjukan hanya dengan berolahraga dengan intensitas sedang selama 20 menit setiap hari dapat memberikan efek anti inflamasi dalam tubuh.

Olahraga yang bisa dicoba juga tidak perlu terlalu berat. Anda dapat mencoba olahraga berintensitas sedang seperti, jalan cepat. Lalu, mengapa disarankan selama 20 menit? Karena kita akan merasa terintimidasi jika harus melakukan olahraga berat dalam waktu yang lama. Hal inilah yang membuat kita malas untuk mulai berolahraga rutin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *