Kanker Payudara Bisa Terjadi Pada Pria, Kenali Penyebab dan Gejalanya

Kanker merupakan penyakit penyebab kematian terbanyak ketiga di dunia setelah penyakit jantung dan stroke. Pada perempuan Indonesia, jenis kanker yang paling banyak terjadi adalah kanker payudara dan kanker serviks. 

Dilihat dari forum kanker di SehatQ, hampir semua pertanyaan terkait dengan kanker payudara. Meski identik pada wanita, kanker payudara juga bisa dialami oleh pria. Sekitar 1 dari setiap 100 pria di Amerika Serikat didiagnosis kanker payudara. 

Wanita di atas 50 tahun berisiko terkena kanker payudara

Mengapa pria bisa terkena kanker payudara?

Baik pria maupun wanita memiliki jaringan payudara yang terdiri dari kelenjar getah bening, jaringan lemak, kelenjar penghasil susu (lobulus), dan saluran yang membawa susu ke puting susu. 

Selama pubertas, wanita mengembangkan lebih banyak jaringan payudara. Karena itulah mereka lebih rentan terkena kanker payudara. 

Tidak jelas apa yang menyebabkan pria mengembangkan kanker payudara. Hanya saja kanker payudara terjadi ketika beberapa sel payudara membelah lebih cepat dari sel yang sehat. Sel membentuk tumor yang dapat menyebar ke jaringan terdekat, seperti kelenjar getah bening atau bagian tubuh lainnya. 

Jenis kanker payudara yang didiagnosis pada pria sama seperti pada wanita, yaitu:

  • Karsinoma duktal: Hampir semua kasus kanker payudara pria adalah karsinoma duktal. Sel kanker mulai berkembang di saluran susu lalu menyebar ke area lainnya.
  • Karsinoma lobular: Sel kanker dimuliad di kelenjar penghasil susu. Ini merupakan jenis kanker payudara yang jarang terjadi pada pria.
  • Karsinoma duktal in situ (DCIS): Kanker dipicu oleh penyakit payudara, seperti penyakit Paget pada puting.

Faktor risiko

Ada beberapa faktor yang membuat seorang pria lebih rentan terkena kanker payudara:

  • Riwayat keluarga

Sekitar 1 dari 5 pria pengidap kanker payudara memiliki anggota keluarga dengan kondisi yang sama.

  • Mutasi genetik

Mutasi pada gen tertentu, seperti seperti BRCA1 dan BRCA2, meningkatkan risiko kanker payudara. Ini menjelaskan kenapa pria dengan anggota keluarga terkena kanker payudara berisiko terkena lebih tinggi.  

  • Usia

Risiko kanker payudara pada pria meningkat seiring bertambahnya usia. Sebagian besar didiagnosis pada usia 50 hingga 60 tahun.

  • Menjalani pengobatan atau terapi

Pria yang menjalani terapi radiasi pada dada atau perawatan obat yang mengandung hormon estrogen (untuk mengobati kanker prostat) memiliki kemungkinan lebih tinggi terkena kanker payudara.

  • Faktor gaya hidup

Minum 2 atau lebih minuman beralkohol per hari bisa membuat seseorang berpeluang lebih tinggi mengidap kanker payudara. Namun faktor ini harus diteliti lebih lanjut pada pria. 

Kurang olahraga juga dan mengalami kegemukan juga meningkatkan risiko pria terkena penyakit tersebut.

  • Kondisi medis

Sindrom Klinefelter adalah kondisi dimana anak laki-laki memiliki lebih dari satu salinan kromosom X. 

Sindrom Klinefelter menyebabkan testis berkembang secara abnormal, dan meningkatkan produksi hormon wanita (estrogen). Akibatnya mereka lebih rentan terkena kanker payudara.

Penyakit sirosis hati juga dapat menurunkan kadar estrogen pada pria sehingga meningkatkan risiko kanker payudara.

Tanda kanker payudara pada pria

Terkadang pria yang didiagnosis kanker payudara tidak mengalami gejala khusus. Beberapa tanda umum meliputi:

  • Terdapat benjolan, bengkak, atau penebalan di jaringan payudara yang tidak terasa menyakitkan. Karena pria memiliki lebih sedikit jaringan payudara, benjolan akan lebih mudah terasa
  • Perubahan pada kulit di sekitar payudara, seperti kulit berkerut atau lesung pipit pada kulit payudara
  • Perubahan pada puting, seperti kemerahan, bersisik, atau puting yang seperti berputar ke dalam
  • Keluarnya cairan dari puting
  • Nyeri di area puting

Seringkali, gejala di atas juga bukan mengindikasikan kanker payudara tapi menunjukkan kondisi medis lain yang bukan kanker. Jika Anda ragu, Anda bisa bertanya secara anonim di forum kanker SehatQ.

Catatan

Tanyakan masalah kesehatan terkait kanker di forum kanker SehatQ yang memungkinkan Anda berdiskusi terkait hal tersebut dengan dokter berpengalaman. Anda juga bisa chat dokter melalui aplikasi kesehatan SehatQ. Download aplikasinya sekarang di App Store atau Google Play Store.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *