Mengenal Heat Stroke dan Pertolongan Pertama pada Penderita

Cuaca yang panas tidak baik bagi kesehatan. Selain berpotensi mengalami dehidrasi, sengatan panas dapat menyebabkan seseorang mengalami heat stroke.

Apa Itu Heat Stroke?

Sengatan panas atau heat stroke adalah kondisi ketika suhu tubuh mengalami peningkatan drastis bahkan mencapai 40 derajat Celsius atau lebih. Kondisi ini terjadi pada seseorang yang merasa sangat panas akibat sengatan matahari di luar batas toleransi tubuh. Kemudian, tubuh akan mengeluarkan keringat untuk mendinginkan diri. Namun, suhu panas ekstrim ditambah udara lembap, maka keringat sulit menguap dan melepaskan panas.

Penyebab Terjadinya Heat Stroke atau Sengatan Panas

Heat stroke dapat terjadi akibat dua penyebab utama, yaitu:

  • Faktor lingkungan

Penyebab heat stroke dari lingkungan seringnya disebut heat stroke klasik atau nonexertional. Seperti yang sudah dijelaskan bahwa tubuh akan mengalami peningkatan suhu karena berada di lingkungan yang terlalu panas dalam waktu yang relatif lama.

Sengatan panas akan lebih rentan dialami oleh orang yang berusia lanjut dan penderita penyakit kronis.

  • Aktivitas fisik saat cuaca panas

Suhu tubuh juga dapat naik secara drastis jika melakukan aktivitas fisik yang berlebihan. Apalagi aktivitas tersebut dilakukan di luar ruangan di tengah cuaca panas.

Risiko akan semakin meningkat jika seseorang mengenakan pakaian yang terlalu tebal atau ketat yang membuat keringat tidak bsia menguap dengan mudah.

  • Faktor usia

Masing-masing orang memiliki kemampuan yang berbeda dalam menghadapi cuaca panas yang ekstrim. Pada usia yang sangat muda, perkembangan sistem saraf pusat belum sepenuhnya. Akan tetapi pada orang yang berusia lanjut atau di atas 65 tahun, sistem saraf pusat mulai memburuk yang berakibat membuat tubuh tidak mampu menghadapi kondisi perubahan subu tubuh tersebut.

  • Memiliki riwayat kesehatan tertentu

Seseorang yang memiliki riwayat penyakit kronis tertentu seperti jantung, ginjal, obesitas, diabetes, dan sebagainya akan berisiko terkena sengatan panas.

  • Mengkonsumsi obat-obatan tertentu

Kemampuan adaptasi tubuh saat terpapar cuaca panas dapat dipengaruhi oleh obat-obatan tertentu. Anda perlu berhati-hati pada cuaca panas yang ekstrim jika Anda mengkonsumsi obat-obatan seperti pil diet, stimulan, obat kejang, antihistamin, diuretik, obat jantung, ataupun obat tekanan darah. Sebab Anda akan berisiko mengalami heat stroke.

Gejala saat Mengalami Heat Stroke

Saat mengalami heat stroke, seseorang akan mengalami gejala-gejala sebagai berikut:

  • Kulit kering dan memerah
  • Demam tinggi 40 derajat Celsius atau bahkan lebih
  • Terasa pusing
  • Kepala sakit terasa seperti berkunang-kunang
  • Mual dan muntah
  • Suhu tubuh tinggi tetapi tidak berkeringat
  • Jantung berdebar kencang
  • Otot melemah dan terasa kram
  • Mengalami kejang
  • Terjadi perubahan perilaku seperti bicara cadel, disorientasi, kebingungan, serta mudah marah
  • Pernapasan cepat
  • Mengalami pingsan

Segeralah beri pertolongan pertama jika melihat seseorang mengalami gejala seperti yang disebutkan di atas. Pertolongan pertama berguna untuk mencegah komplikasi serius yang dapat mengancam nyawa.

Pertolongan pertama Menangani Heat Stroke

Pertolongan pertama harus segera diberikan pada orang yang terkena sengatan panas. Langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah melepas pakaian korban, lalu diikuti dengan upaya pendinginan tubuh, seperti:

  • Mengipas tubuh korban
  • Guyur penderita heat stroke dnegan air dingin
  • Jika penderita berada di luar ruangan, bawalah dia ke tempat yang teduh
  • Semprot dengan air dari selang
  • Kompres dengan es batu atau handuk yang dibasahi air dingin. Tapi, jangan mengompres es batu pada pasien yang lanjut usia, anak-anak, atau penderita dengan penyakit kronis karena dapat membahayakan keselamatannya.
  • Beri air dingin jika kondisi korban sudah memungkinkan. Namun, hindari memberikan minuman yang mengandung gula, alkohol, serta kafein.

Heat stroke merupakan kondisi yang harus segera diberikan penanganan. Jangan ragu untuk memberikan pertolongan pertama jika Anda melihat penderita yang mengalami sengatan panas untuk menurunkan suhu tubuhnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *