Ulasan Seputar Kesehatan Anak

Asidosis, Ketika Cairan Tubuh Mempunyai Banyak Asam

Ketika cairan tubuh Anda mengandung terlalu banyak asam, hal itu dikenal sebagai asidosis. Asidosis terjadi ketika ginjal dan paru-paru Anda tidak dapat menjaga keseimbangan pH tubuh Anda. Banyak proses tubuh menghasilkan asam. Paru-paru dan ginjal Anda biasanya dapat mengimbangi sedikit ketidakseimbangan pH, tetapi masalah dengan organ-organ ini dapat menyebabkan kelebihan asam yang menumpuk di tubuh Anda.

Tingkat keasaman darah Anda diukur dengan menentukan pH-nya. PH yang lebih rendah mengindikasi bahwa darah Anda lebih asam, sedangkan pH yang lebih tinggi mengindikasi bahwa darah Anda lebih basa. Normalnya PH darah Anda harus sekitar 7,4. Menurut American Association for Clinical Chemistry (AACC), asidosis ditandai dengan pH 7,35 atau lebih rendah. Alkalosis ditandai oleh tingkat pH 7,45 atau lebih tinggi. Meskipun kelihatannya kecil, perbedaan angka ini bisa serius. Asidosis dapat menyebabkan banyak masalah kesehatan, dan bahkan dapat mengancam jiwa.

Terdapat dua jenis asidosis, masing-masing dengan berbagai penyebab. Jenis asidosis dikategorikan sebagai asidosis respiratorik atau asidosis metabolik, tergantung pada penyebab utama asidosis Anda.

  • Asidosis respiratorik

Asidosis respiratorik terjadi ketika terdapat terlalu banyak CO2 menumpuk di dalam tubuh Anda. Biasanya, paru-paru mengeluarkan CO2 saat Anda bernapas. Namun, terkadang tubuh Anda tidak bisa menghilangkan cukup CO2, hal ini dapat terjadi karena:

  • Kondisi jalan napas kronis, seperti asma
  • Cedera pada dada
  • Obesitas, yang dapat membuat sulit bernafas
  • Penyalahgunaan obat penenang
  • Terlalu sering menggunakan alkohol
  • Kelemahan otot di dada
  • Masalah dengan sistem saraf
  • Struktur dada cacat

Asidosis metabolik

Asidosis metabolik dimulai di ginjal alih-alih paru-paru. Hal ini terjadi ketika mereka tidak dapat menghilangkan asam yang cukup atau ketika mereka membuang terlalu banyak basa. Terdapat tiga bentuk utama asidosis metabolik:

  • Asidosis diabetes terjadi pada penderita diabetes yang tidak terkontrol dengan baik. Jika tubuh Anda kekurangan insulin yang cukup, keton menumpuk di tubuh Anda dan mengasamkan darah Anda.
  • Asidosis hiperkloremik terjadi akibat hilangnya natrium bikarbonat. Basis ini membantu menjaga darah tetap netral. Diare dan muntah dapat menyebabkan asidosis jenis ini.
  • Asidosis laktat terjadi ketika terlalu banyak asam laktat dalam tubuh Anda. Penyebabnya bisa termasuk penggunaan alkohol kronis, gagal jantung, kanker, kejang, gagal hati, kekurangan oksigen yang berkepanjangan, dan gula darah rendah. Bahkan olahraga yang berkepanjangan dapat menyebabkan penumpukan asam laktat.
  • Asidosis tubulus ginjal terjadi ketika ginjal tidak mampu mengeluarkan asam ke dalam urin, yang menyebabkan darah menjadi asam.

Asidosis respiratorik dan metabolik memiliki banyak gejala. Namun, gejala asidosis bervariasi berdasarkan penyebabnya.

Asidosis respiratorik

Beberapa gejala asidosis respiratorik yang umum termasuk yang berikut:

  • Kelelahan atau ngantuk
  • Mudah lelah
  • Kebingungan
  • Sesak nafas
  • Sakit kepala

Asidosis metabolik

Beberapa gejala asidosis metabolik yang umum termasuk:

  • Pernapasan cepat dan dangkal
  • Kebingungan
  • Kelelahan
  • Sakit kepala
  • Mengantuk
  • Kurang nafsu makan
  • Penyakit kuning
  • Peningkatan denyut jantung
  • Nafas yang berbau buah, yang merupakan tanda asidosis diabetik (ketoasidosis)

Diagnosis dini pada asidosis dapat membuat perbedaan besar dalam pemulihan Anda. Dokter mendiagnosis asidosis dengan serangkaian tes darah. Gas darah arteri melihat kadar oksigen dan karbon dioksida dalam darah Anda, hal ini juga mengungkapkan pH darah Anda. Panel metabolisme dasar memeriksa fungsi ginjal dan keseimbangan pH Anda dan juga mengukur kadar kalsium, protein, gula darah, dan elektrolit Anda. Jika tes ini dilakukan secara bersama, mereka dapat mengidentifikasi berbagai jenis asidosis.

Jika Anda didiagnosis menderita asidosis respiratorik, dokter Anda akan ingin memeriksa kesehatan paru-paru Anda. Hal ini mungkin melibatkan rontgen dada atau tes fungsi paru. Jika Anda diduga memiliki asidosis metabolik, Anda harus memberikan sampel urin. Dokter akan memeriksa pH untuk melihat apakah Anda menghilangkan asam dan basa dengan benar. Tes tambahan mungkin diperlukan untuk menentukan penyebab asidosis Anda.

Anda tidak dapat sepenuhnya mencegah asidosis. Namun, ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk menurunkan risiko.

Asidosis respiratorik

  • Ambil obat penenang sesuai resep dan jangan pernah mencampurnya dengan alkohol.
  • Berhenti merokok. Merokok dapat merusak paru-paru Anda dan membuat pernapasan menjadi kurang efektif.
  • Pertahankan berat badan yang sehat. Obesitas dapat membuat Anda sulit bernapas.

Asidosis metabolik

  • Tetap terhidrasi. Minumlah banyak air dan cairan lain.
  • Tetap kontrol diabetes Anda. Jika Anda mengelola kadar gula darah dengan baik, Anda dapat menghindari ketoasidosis.
  • Berhenti minum alkohol karena minum kronis dapat meningkatkan penumpukan asam laktat.

Dokter biasanya perlu tahu apa yang menyebabkan asidosis Anda untuk menentukan cara mengobatinya. Namun, beberapa perawatan dapat digunakan untuk semua jenis asidosis. Misalnya, dokter Anda mungkin memberi Anda natrium bikarbonat (soda kue) untuk meningkatkan pH darah Anda. Ini dapat dilakukan melalui mulut atau infus (IV). Perawatan untuk asidosis jenis lain dapat melibatkan pengobatan penyebabnya.

  • Asidosis respiratorik

Perawatan untuk kondisi ini biasanya dirancang untuk membantu paru-paru Anda. Misalnya, Anda mungkin diberikan obat untuk melebarkan jalan nafas Anda. Anda mungkin juga diberi oksigen atau alat tekanan udara positif terus menerus (CPAP). Perangkat CPAP dapat membantu Anda bernapas jika memiliki jalan napas atau kelemahan otot yang terhambat.

  • Asidosis metabolik

Jenis asidosis metabolik spesifik masing-masing memiliki perawatan sendiri. Orang dengan asidosis hiperkloremik dapat diberikan natrium bikarbonat oral. Asidosis dari gagal ginjal dapat diobati dengan natrium sitrat. Penderita diabetes dengan ketoasidosis menerima cairan IV dan insulin untuk menyeimbangkan pH mereka. Perawatan asidosis laktat mungkin termasuk suplemen bikarbonat, cairan IV, oksigen, atau antibiotik, tergantung pada penyebabnya.

Beberapa orang sepenuhnya pulih dari asidosis. Namun, orang lain mungkin memiliki masalah dengan fungsi organ, gagal pernapasan, dan gagal ginjal. Asidosis yang berat dapat menyebabkan syok atau bahkan kematian. Seberapa baik Anda pulih dari asidosis tergantung pada penyebabnya, selain itu perawatan cepat dan tepat juga sangat mempengaruhi pemulihan Anda.

Edema

Edema adalah kondisi medis dimana seseorang mengalami pembengkakan karena banyaknya cairan yang menumpuk pada jaringan tubuh. Edema bisa disebabkan oleh trauma, proses peradangan, infeksi, kehamilan, obat-obatan, serta kondisi medis lainnya. Edema dapat terjadi di seluruh bagian tubuh manusia, namun lebih sering terjadi di bagian tangan dan kaki.

Jenis-Jenis Edema

Edema dibagi menjadi 2 jenis, antara lain:

  • Edema perifer

Edema perifer biasanya terjadi di bagian kaki manusia, namun juga bisa terjadi di bagian lengan. Hal tersebut dapat memicu gangguan pada sistem peredaran darah, kelenjar getah bening, dan ginjal manusia.

  • Edema pedal

Edema pedal terjadi karena cairan yang mengumpul di bagian kaki manusia. Hal tersebut membuat orang sulit bergerak dan tidak merasakan apa-apa pada bagian kaki. Orang-orang hamil lebih rentan terhadap masalah seperti ini.

Gejala

Gejala edema bergantung pada bagian tubuh mana yang terkena dan jumlah akumulasi cairan yang tertahan di jaringan. Namun, orang-orang yang terkena edema akan mengalami gejala sebagai berikut:

  • Bengkak pada jaringan di bawah kulit.
  • Kulit yang meregang pada bagian yang terkena edema.
  • Cekungan pada kulit (pitting edema) yang terjadi karena kulit manusia mengalami edema yang ditekan selama beberapa detik.
  • Infeksi.
  • Gatal.
  • Bekas luka pada jaringan.
  • Perut membesar.
  • Rasa nyeri yang membatasi ruang gerak lengan.
  • Kaki terasa berat.

Orang-orang yang mengalami edema berat juga akan mengalami gejala yang membahayakan seperti sesak nafas dan nyeri dada.

Penyebab

Edema terjadi akibat cairan yang ada di dalam pembuluh darah keluar dari jaringan. Hal tersebut bisa disebabkan oleh faktor berikut:

  • Mengkonsumsi makanan yang mengandung garam secara berlebihan.
  • Duduk atau berada di satu posisi yang cukup lama.
  • Gejala premenstruasi.
  • Sengatan lebah.
  • Kehamilan.
  • Infeksi kulit.
  • Efek samping obat-obatan seperti obat antinyeri atau obat yang mengandung steroid.

Pada kondisi tertentu, edema juga terjadi karena manusia mengalami penyakit yang serius seperti:

  • Reaksi alergi.
  • Sirosis hati.
  • Gagal jantung.
  • Trauma kepala.
  • Kerusakan pada ginjal.
  • Gangguan atau pembuluh darah vena yang lemah.
  • Gangguan pada sistem pembuluh darah limfatik.
  • Defisiensi atau kekurangan protein yang parah.

Diagnosis

Jika Anda mengalami edema, Anda dapat berkonsultasi dengan dokter. Dokter akan melakukan diagnosis terlebih dahulu. Untuk mengetahui seberapa parah kondisi yang dialami, dokter perlu melakukan pemeriksaan fisik.

Jika perlu, pemeriksaan lain seperti rontgen dada, USG (ultrasonografi), MRI (magnetic resonance imaging), pemeriksaan darah, dan pemeriksaan air seni dapat dilakukan. Kegunaannya untuk menentukan penyebab pasti yang membuat manusia terkena edema.

Pengobatan

Pada dasarnya, edema perlu diobati sesuai dengan penyebabnya. Jika manusia terkena edema akibat reaksi alergi, maka pengobatannya adalah obat antialergi. Jika manusia mengalami edema yang bersifat ringan, maka tidak perlu menggunakan obat, karena dapat hilang sendiri.

Jika kondisinya berat, obat yang dapat digunakan adalah obat diuretik. Obat tersebut dapat mengurangi jumlah cairan di dalam tubuh. Jika manusia terkena edema akibat penggunaan obat, dokter akan menggantikannya dengan obat yang tidak menyebabkan edema.

Pencegahan

Selain menggunakan obat, edema dapat diatasi dengan cara-cara berikut:

  • Menggerakan otot di bagian yang terkena edema supaya membantu memompa kelebihan cairan kembali ke jantung.
  • Meninggikan bagian tubuh yang terkena edema. Posisinya harus lebih tinggi dari jantung selama beberapa kali dalam sehari.
  • Pemijatan dan kompresi dengan menggunakan alat untuk menggerakan cairan akibat edema.
  • Memakai stoking kompresi atau sarung tangan ketika edema mereda untuk mencegah pembengkakan lebih lanjut.

Perlukan Mengonsumsi Sildenafil Walau Tidak Impoten?

Sebuah media online di Inggris memberitakan tentang fenomena kecanduan obat sildenafil. Obat ini lebih dikenal dengan nama Viagra atau Cialis, berdasarkan merek dagang jenis obat itu sendiri. Di dalam berita tersebut, disebutkan bahwa ternyata pengguna obat sildenafil bukanlah kelompok pria yang memiliki permasalahan ereksi atau impoten. Nyatanya, pengguna obat tersebut didominasi oleh kelompok pria usia muda dengan kondisi kesehatan yang baik.

Salah satu di antaranya adalah Daniel, berusia 30 tahunan yang telah menggunakan obat Viagra sejak ia menginjak 20 tahun. Pengalaman pertama ia menggunakan obat tersebut, ketika sedang berakhir pekan bersama teman-temannya di Amsterdam dan ia bertemu dengan seorang gadis.

Pertemuan tersebut berakhir dengan berhubungan intim. Ketika akan berhubungan, Daniel diberikan temannya obat Viagra, walaupun pada saat itu ia tidak memiliki disfungsi ereksi sama sekali. Daniel berpendapat bahwa dengan menggunakan sildenafil, ia mendapatkan stamina ekstra dan merasa lebih kuat, sehingga ia secara terus menerus menggunakan obat tersebut tiap kali akan berhubungan intim.

Di usia 30-an, Daniel tetap memiliki kondisi fisik yang prima dan tidak mengalami permasalahan ereksi. Namun, ia tidak dapat lepas dari kecanduan obat Viagra. Ia khawatir, jika tidak menggunakan obat tersebut saat berhubungan intim, ia tidak dapat tampil sehebat ketika menggunakan obat itu.

Reymond Francis, seorang konselor psikoseksual yang memiliki praktik di Harley Street, London, mengatakan bahwa setidaknya terdapat 15 orang klien dalam sebulan dengan masalah kecanduan sildenafil. Usia rata-rata klien Reymond Francis berkisar 32 tahun.

Ia mengatakan bahwa, kliennya tidak memiliki masalah ereksi, namun ketergantungan obat sildenafil. Hal tersebut didasarkan pada ekspektasi yang terlalu tinggi pada diri sendiri dan adanya keyakinan bahwa tampil hebat di ranjang adalah suatu kewajiban untuk memuaskan pasangannya. Ia menambahkan, bahwa ekspektasi dan anggapan tersebut berasal dari kebiasaan menonton pornografi sejak usia muda.

Sebagai orak praktisi, Reymond Francis tentu paham bahwa terdapat efek samping dari penggunaan sildenafil yang berlebih. Ada pun efek samping yang telah diketahui, yaitu pusing, sakit kepala, ruam kulit, vertigo, keluhan saluran cerna seperti diare atau muntah, kesulitan bernapas, dan nyeri punggung.

Jika memang seseorang membutuhkan obat sildenafil, penggunaan obat tersebut juga harus disertai resep dokter. Dengan begitu, komplikasi yang mungkin terjadi dapat terhindar.

Cara Efektif Atasi Kesemutan Parestesia yang Terus Menyerang

Jika Anda pernah mengalami rasa seperti digelitik, ditusuk-tusuk jarum, kebas atau mati rasa yang umumnya terjadi di bagian tangan dan kaki, kondisi tersebut dalam dunia medis disebut dengan parestesia. Kondisi ini disebabkan oleh adanya tekanan pada saraf-saraf tertentu, seperti ketika Anda menghabiskan waktu terlalu lama duduk dalam posisi kaki ditekuk. Selain karena adanya tekanan, parestesia dapat disebabkan oleh penggunaan obat tertentu, dan juga dapat menjadi efek samping kurangnya asupan vitamin B dalam tubuh.

Pada dasarnya, kondisi parestesia tidaklah berbahaya dan dapat hilang secara perlahan setelah Anda mengubah posisi duduk. Namun, dalam kasus tertentu, parestesia dapat patut untuk diwaspadai. Pasalnya, ia dapat menjadi gejala dari kerusakan saraf yang merupakan komplikasi dari penyakit tertentu, seperti diabetes, stroke, multiple sclerosis, dan carpal tunnel syndrome.

Cara terbaik untuk mengatasi kondisi ini dapat dimulai dengan berkonsultasi terlebih dulu dengan dokter. Anda dapat melakukan konsultasi jika parestesia tidak juga hilang dalam beberapa hari. Ada pun gejala yang perlu diperhatikan:

  • mengalami kesemutan, kebas, dan juga rasa sakit
  • anggota badan yang mengalami kondisi tersebut akan terasa dingin saat disentuh dan sulit untuk digerakkan
  • anggota badan yang terserang kesemutan akan terasa lemah
  • tidak mampu untuk mengontrol gerakan anggota badan.

Dokter akan merekomendasikan Anda untuk melakukan beberapa tes pemeriksaan fisik, seperti:

  • studi konduksi saraf yang bertujuan untuk mengetahui kecepatan respon saraf terhadap rangsangan
  • Elektromiografi (EMG) yaitu prosedur merekam aktivitas listrik untuk melihat jalannya interaksi otot dengan saraf
  • Magnetic Resonance Imaging (MRI) yang bertujuan untuk melihat struktur organ dalam tubuh
  • Ultrasound yaitu prosedur yang memiliki tujuan untuk melihat gambaran organ tubuh, khususnya pada area tubuh yang mengalami kondisi parestesia.

Beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi parestesia yang tak kunjung hilang, yaitu:

  • melindungi anggota tubuh yang terkena parestesia agar tidak cedera atau terluka. Bagi pasien diabetes yang mengalami parestesia hingga jari dan telapak terasa mati rasa, dapat menggunakan alas kaki atau sepatu yang nyaman, sehingga tidak menimbulkan lecet atau luka. Jika terdapat luka pada kaki dan pasien tidak menyadarinya, khawatir memicu kondisi ulkus diabetik yang hanya dapat diatasi dengan prosedur medis.
  • Melakukan fisioterapi jika disarankan oleh dokter, terutama bagi pasien carpal tunnel syndrome dan stroke. Fisioterapi ini tidak hanya untuk meredakan parestesia, namun juga memulihkan kekuatan dan kemampuan gerak anggota tubuh.
  • Mengontrol asupan makanan dan kadar gula darah.
  • Menerapkan pola hidup sehat dengan asupan gizi yang seimbang.

Menilik Peluang Obat Sakit Kepala Sebelah Secara Modern dan Tradisional

Apakah Anda pernah mengalami sakit kepala sebelah? Migrain atau sakit kepala sebelah merupakan salah satu jenis sakit kepala yang umumnya diderita oleh banyak orang. Kondisi ini mengakibatkan rasa sakit dan berdenyut hanya pada salah satu bagian kepala. Tidak jarang, seseorang juga akan mengalami mual, muntah, hingga gangguan penglihatan secara bersamaan.

Cara umum untuk mengatasi sakit kepala sebelah adalah dengan mengonsumsi obat sakit kepala sebelah yang dijual secara bebas. Walaupun begitu, obat ini tidak secara langsung menghilangkan rasa sakit, namun berperan untuk meredakannya saja.

Sebagai informasi, serangan migrain ini terbagi menjadi tiga jenis, yaitu migrain dengan aura, tanpa aura, dan aura migrain tanpa sakit kepala. Migrain yang datang dengan aura akan menimbulkan rasa sakit berdenyut. Penderita migrain jenis ini akan melihat semacam kilatan cahaya atau garis zig-zag. Sementara itu, migrain tanpa aura adalah kondisi migrain yang dapat secara tiba-tiba menyerang seseorang. Aura migrain tanpa sakit kepala adalah suatu kondisi, di mana penderitanya seperti melihat cahaya, namun ia tidak merasa sakit kepala sebelah.

Hingga saat ini, belum terdapat informasi yang jelas mengenai penyebab migrain. Namun, terdapat dugaan bahwa migrain muncul akibat dari perubahan kimia pada bagian saraf dan pembuluh darah di otak. Perubahan kimia ini dapat dipicu oleh perubahan hormon, seperti ketika akan datang bulan, dalam kondisi stres atau kelelahan, atau setelah mengonsumsi makanan atau minuman tertentu. Penyebab lain migrain yang diketahui antara lain, terlalu lama melihat cahaya yang terlalu terang pada layar berkedip, seperti komputer atau televisi.

Banyak orang yang mengandalkan obat sakit kepala sebelah yang dijual secara bebas untuk mengatasi kondisi ini. Beberapa obat yang sering digunakan, antara lain obat jenis analgesik, yaitu acetaminophen atau antiinflamasi, seperti ibuprofen, aspirin, dan antalgin.

Selain itu, gejala migrain juga dapat diatasi dengan obat untuk tekanan darah, beberapa obat jenis antidepresan, dan antikejang.

Pengobatan alternatif, seperti akupuntur yang menekan titik tertentu pada tubuh, juga tidak kalah populer. Anda juga dapat melakukan pemijatan secara mandiri untuk mengatasi sakit kepala sebelah dan mual dengan menekan titik PC6 yang terletak berjarak tiga jari dari pergelangan tangan pada lengan bawah bagian dalam. Terdapat juga titik LI-4 yang berada di pinggir telapak tangan di antara jempol kiri dan jari telunjuk yang dapat Anda pijat secara perlahan untuk mengurangi rasa sakit kepala sebelah. Lakukan pemijatan tersebut secara perlahan selama lima menit.

Beragam Pilihan Obat Panu yang Bisa Anda Coba Sendiri

Obat panu menjadi solusi untuk mengatasi panu di kulit. Namun terkadang menemukan obat panu yang tepat tidak semua kelihatannya. Panu bisa muncul karena adanya infeksi jamur Malassezia, yang biasanya tumbuh di permukaan kulit. Ketika jamur tumbuh berlebihan, maka hal ini dapat menyebabkan adanya perubahan pada warna kulit. Lalu, obat panu apa yang terbaik? Apa bisa disembuhkan sendiri atau perlu bantuan dokter? Keduanya sama baiknya, namun Anda perlu sesuaikan dengan kondisi panu yang diderita.

Cara menghilangkan panu dengan efektif

Jika panu yang diderita tidak terlalu parah, maka Anda bisa mengatasinya sendiri tanpa bantuan dari dokter. Berikut cara yang perlu dilakukan:

  • Sampo antiketombe

Ternyata, sampo antiketombe bisa menjadi alternatif obat panu karena pada sampo ini terkandung zinc pyrithione, asam salisilat, dan selenium sulfide. Harga sampo antiketombe juga cukup terjangkau dan mudah ditemukan. Meskipun demikian, ada risikonya juga yang perlu Anda perhatikan. Jika tidak cocok, justru bisa membuat kulit menjadi iritasi.

Cara mengaplikasikannya cukup oleskan di area yang terdapat panu. Diamkan selama kurang lebih 5 menit dan bilas dengan air. Coba lakukan cara ini selama 2 minggu. Namun, jika terjadi reaksi iritasi, sebaiknya hentikan penggunaanya.

  • Obat oles

Ada banyak obat panu oles yang dijual bebas dan bisa menjadI salah satu pilihan Anda. Kandungan yang efektif untuk menghilangkan panu adalah clotrimazole, miconazole, dan terbinafine.

Selain mengobati panu sendiri, bisa juga dengan konsultasi dengan dokter. Kelebihannya tentu saja bisa lebih tahu pasti diagnosis dan tidak lagi penasaran dengan apa yang terjadi pada kulit Anda.

Obat panu dari dokter

  • Obat oles resep dokter

Biasanya obat oles resep dokter mengandung bahan aktif ketoconazole dan harus diaplikasikan 1 kali sehari. Proses penyembuhannya pun mulai dari 11 hari hingga 22 hari tergantung kondisi kulit.

  • Obat jamur

Mengingat panu ini disebabkan oleh perkembangan jamur, maka obat antijamur perlu menjadi pilihan Anda. Apalagi jika panu tumbuh dalam jumlah yang banyak. Dokter biasanya akan meresepkan ketoconazole dan fluconazole.

  • Pembersih kulit

Jika Anda tinggal di wilayah yang panas dan kering, dokter biasanya akan meresepkan sabun khusus untuk menghilangkan panu.

Faktor Penyebab Adanya Manusia Raksasa di Dunia

Faktanya ada manusia yang tumbuh dengan ukuran tubuh yang tidak normal, entah itu terlalu kecil atau terlalu besar seperti manusia raksasa. Pertumbuhan abnormal ini biasanya disebabkan oleh tumor kelenjar pituitari yang di dasar otak. Pituitari adalah kelenjar yang bertugas untuk mengatur hormon pertumbuhan.

Saat ada tumor yang bertumbuh, maka hormon pertumbuhannya perlu lebih banyak. Selain tumor kelenjar pituitari, penyebab lain dari gigantisme adalah sindrom McCune-Albright, multiple endocrine neoplasia tipe 1, Carney complex, dan neurofibromatosis.

Gejala manusia raksasa

Semakin awal mendeteksi gejalanya maka akan semakin baik. Sebenarnya, gigantisme dapat terlihat secara fisik maupun tidak kasat mata. Berikut ini beberapa gejalanya:

  • Puber yang tertunda
  • Menstruasi tidak teratur
  • Gangguan tidur
  • Mudah merasa lelah
  • Berkeringat berlebih
  • Mudah sakit kepala
  • Ukuran kepala dan bibir besar
  • Jari-jari lebih tebal
  • Rahang dan dahi cenderung menonjol
  • Tangan dan kaki besar

Setidaknya ada 1 dari 1000 orang yang dapat mengalami tumor kelenjar pituitari. Biasanya mereka akan mengalami mutasi genetik secara alami. Khusus untuk tumor di pituitari, tentu yang bermasalah adalah tinggi badan karena kelenjar ini mengatur pertumbuhan manusia.

Komplikasi akibat gigantisme

Ada banyak komplikasi yang mungkin bisa terjadi akibat gigantisme, mengingat organ pada tubuh tumbuh dengan ukuran abnormal, sangat mungkin ada masalah lain dalam tubuh. Seperti jantung, tekanan darah tinggi, hingga diabetes. Hal ini lah yang menyebabkan banyak penderita gigantisme atau manusia raksasa tidak berumur panjang. Mereka mengalami komplikasi seperti masalah ginjal, sulit bernapas, dan lainnya sehingga tidak dapat bertahan.

Mengobati gigantisme biasanya dilakukan dengan operasi kelenjar pituitari. Tindakan medis dengan mengangkat tumor, tekanan pada saraf optik akan berkurang dan kadar hormone pertumbuhan pun tidak akan tumbuh terlalu pesat. Selain dengan operasi, aja juga terapi radiasi untuk menekan pertumbuhan di kelenjar pituitari. Dengan demikian, tumor dapat menyusut dan kadar hormon pertumbuhan akan lebih terkendali.

Waspadai Keracunan Sianida Kronik yang Tidak Disadari

Dampak keracunan sianida sangat cepat dan seringkali sulit untuk diselidiki lebih lanjut dalam pemeriksaan forensik. Namun ternyata, keracunan sianida dapat berlangsung kronik, yaitu terjadi dalam waktu yang lama, dan seringkali tidak disadari. Keracunan sianida kronik memang sangat jarang terjadi, namun ada beberapa profesi yang berisiko untuk mengalami keracunan sianida seperti profesi yang menggunakan garam sianida inorganik dalam pekerjaannya, seperti:

  • Industri pengolahan logam (metalurgi)
  • Industri pembuatan barang plastik
  • Fumigasi (usaha disinfeksi menggunakan bahan kimia)
  • Fotografi
  • Ahli kimia yang bekerja dengan sianida di laboratorium

Selain itu, jika Anda sering menggunakan cat kuku, waspadai penggunaan pembersih cat kuku yang berlebihan, yaitu pembersih cat kuku yang mengandung acetonitrile atau metal sianida. Gejala lain yang dapat ditimbulkan akibat keracunan sianida kronik dapat timbul secara perlahan dan semakin berat seiring bertambahnya waktu.

Gejala awal keracunan sianida:

  • Sakit kepala dan sering merasa pusing
  • Mual dan muntah
  • Vertigo
  • Kulit kelihatan merah terang
  • Pupil mata melebar
  • Kulit terasa lembap
  • Napas lebih dalam dan lambat, disertai dengan denyut jantung lambat dan cepat
  • Kejang

Jika gejala awal tidak ditangani dengan keracunan sianida berlangsung terus, gangguan pada jantung dapat terjadi sehingga menyebabkan denyut jantung yang lambat dan tidak teratur. Bibir, wajah, lengan, dan tungkai dapat tampak kebiruan karena jaringan tidak mendapatkan cukup oksigen. Akhirnya akibat otak kekurangan pasokan oksigen, dapat terjadi penurunan kesadaran hingga koma, dan berakhir pada kematian.

Lalu, apa yang harus dilakukan jika Anda mencurigai keracunan sianida kronik? Tenaga kesehatan akan melakukan pemeriksaan darah untuk mengetahui kadar methemoglobin, kadar karbon monoksida, serta kadar laktat di dalam darah. Jika terbukti keracunan sianida kronik, tenaga kesehatan akan memberikan penangkal racun yang dapat berupa amil nitrit, natrium tiosulfat, dan hidroksokobalamin. Senyawa tersebut dapat menetralkan kadar sianida dalam tubuh. Semakin cepat keracunan sianida ditangani, maka semakin baik pula hasilnya

Kondisi yang Akan Terjadi Bila Kelenjar Pituitari Terkena Tumor

Kelenjar pituitari adalah organ tubuh yang mampu memproduksi banyak hormon. Kelenjar pituitari terletak di bagian belakang batang hidung dan tersambung ke bagian dasarnya otak oleh sebuah ‘ranting’. Organ yang sering disebut kelenjar master ini memiliki ukuran sebesar kacang polong. Masalah yang paling sering terjadi pada kelenjar pituitari adalah tumor. Umumnya tumor kelenjar pituitari muncul pada orang dewasa. Meskipun kelenjar ini terletak di otak, tetapi tumor kelenjar pituitari bukanlah tumor otak dan sangat jangan tumornya bisa berkembang menjadi kanker.

Jenis tumor kelenjar pituitari ada dua, yaitu functioning dan non functioning. Tumor jenis ini dapat menyebabkan kelenjar pituitari memproduksi hormon dalam jumlah yang terlalu banyak hingga dapat menimbulkan gejala-gejala gangguan kesehatan pada tubuh. Sedangkan tumor kelenjar pituitari jenis non-functioning tidak menyebabkan pengeluaran hormone tapi bisa juga menimbulkan keluhan fisik.

Dua jenis tumor pasti menimbulkan masalah pada fungsi kelenjar pituitari. Jika ukuran tumor cukup besar bisa menimbulkan gangguan pada struktur otak yang letaknya dekat dengan kelenjar pituitari. Umumnya akibat dari adanya tumor di kelenjar pituitari bisa dikategorikan menjadi tiga, yaitu:

  1. Hipersekresi, yaitu sekresi hormon berlebihan yang disebabkan oleh tumor jenis functioning.
  2. Defisiensi hormone, yaitu produksi atau sekresi hormon yang jumlahnya terlalu sedikit akibat ukuran tumor yang besar dan menghambat kemampuan kelenjar pituitari memproduksi hormon. Selain karena tumor, defisiensi hormon ini juga bisa terjadi akibat operasi kelenjar pituitari atau pengobatan radiasi tumor.
  3. Dampak massa tumor, yaitu saat ukuran tumor tumbuh semakin besar hingga akhirnya menyebabkan tekanan pada kelenjar pituitari maupun bagian otak di sekitarnya. Gejala yang timbul antara lain sakit kepala dan masalah penglihatan.

Gejala-gejala tumor kelenjar pituitari terlalu banyak dan beragam. Selain sakit kepala dan masalah penglihatan, ada juga keluhan kelelahan, pusing, kulit kering hingga disfungsi seksual pada pria. Gejala ini juga sangat tergantung pada hormon apa yang terpengaruh oleh tumor kelenjar pituitari. Jika tumor mempengaruhi produksi hormon, gejalanya bisa berupa penyakit gigantisme.

Tips Mudah Cukur Rambut Bayi dengan Aman

Tidak semua bayi dilahirkan dengan rambut yang lebat. Sebagian lainnya mungkin dilahirkan volume rambut yang tipis atau hampir botak. Untuk menyiasati rambut yang tipis ini, tidak sedikit orangtua di Indonesia yang mempercayai bahwa cukur rambut bayi dapat merangsang pertumbuhan rambutnya menjadi lebat. Sebenarnya, cukur rambut bayi tidak berpengaruh pada seberapa tebal rambut mereka akan tumbuh nanti. Alasannya adalah rambut tumbuh dari folikel di bawah kulit kepala, sementara mencukur hanya menghilangkan rambut di permukaan kulit. Hal ini tentu tak akan memengaruhi rambut yang tumbuh di folikel. 

Tips cukur rambut bayi

  • Waktu yang tepat

Pilihlah waktu saat bayi terlihat tenang atau bahagia. Ketika bayi terlelap mungkin dapat menjadi pilihan waktu terbaik karena mereka tidak akan banyak bergerak. Selain itu, pastikan juga bayi berada dalam keadaan kenyang agar ia tidak terbangun dan rewel ketika dicukur.

·      Posisikan bayi dengan nyaman

Posisikan bayi dengan aman dan nyaman agar kepalanya tidak terkilir. Taruhlah handuk kecil sebagai alas di bawah kepalanya. Selanjutnya, angkat kepala bayi dan cukurlah secara perlahan.

·      Basahi sedikit rambut bayi

Sebelum mencukur, basahi sedikit rambut bayi. Ini akan memudahkan Anda untuk mencukur rambutnya. Usapkan sedikit air secara perlahan pada rambut bayi.

·      Gunakan trimmer rambut bayi

Akan lebih baik jika Anda menghindari pisau cukur biasa karena dikhawatirkan akan melukai kepala bayi. Gunakanlah trimmer rambut yang memang dikhususkan untuk mencukur rambut bayi. Selain itu, alat ini juga merupakan pilihan yang jauh lebih aman.

·      Cukur sisa-sisa rambut

Cukurlah sisa-sisa rambut bayi dengan trimmer rambut. Mulailah dari bagian belakang kepala, Anda dapat mencukur rambutnya dari tengkuk ke atas, kemudian mencukur bagian atas kepala dari depan ke belakang. 

·      Mandikan dengan air hangat

Setelah dicukur, mungkin banyak rambut-rambut yang menempel pada tubuh atau pakaian bayi. Oleh sebab itu, mandikan bayi dengan air hangat untuk menghilangkan semua rambut yang menempel.

·      Pijatkan baby oil

Jika sudah mandi, pijatkan sedikit baby oil pada kepala bayi untuk mencegah kulitnya kering dan gatal. Metode ini juga akan membantu menenangkan bayi.