Pahami Hubungan Antara Diabetes dengan Sering Merasa Haus

Sering merasa haus secara berlebihan adalah salah satu ciri khas gejala diabetes, yang disebut polidipsia. Sering merasa haus juga berhubungan dengan gejala utama diabetes lainnya, yaitu sering buang air kecil atau yang sering disebut poliuria.

Merasakan haus dan ingin minum banyak air saat dehidrasi adalah hal yang wajar. Hal ini bisa terjadi karena:

  • Anda tidak minum cukup air
  • Anda berkeringat terlalu banyak
  • Anda memakan sesuatu yang sangat asin atau pedas

Tapi diabetes yang tidak terkontrol bisa membuat Anda sering merasa haus sepanjang waktu tanpa alasan apapun.

Hubungan Antara Diabetes dan Sering Merasa Haus

Sering merasa haus adalah salah satu gejala Anda mungkin menderita diabetes. Sering merasa haus dan kerap buang air kecil sama-sama disebabkan oleh terlalu banyak kandungan gula (glukosa) dalam darah.

Saat Anda menderita diabetes, tubuh tidak dapat menggunakan atau mengolah gula dari makanan dengan benar. Oleh karena itu, hal ini dapat menyebabkan gula menumpuk dalam darah. Kadar gula darah yang tinggi akan memaksa ginjal untuk bekerja terlalu keras untuk membuang kelebihan gula.

Ginjal perlu mengeluarkan lebih banyak air seni untuk membantu mengeluarkan kelebihan gula yang menumpuk di dalam tubuh Anda. Oleh karena itu, jika Anda menderita diabetes kemungkinan besar harus buang air kecil lebih sering dan memiliki volume urin yang lebih tinggi. Tak hanya itu, air bahkan ditarik dari jaringan di dalam tubuh untuk membantu menghilangkan kelebihan gula.

Hal tersebut yang menyebabkan Anda sering merasa haus karena kehilangan banyak air. Otak Anda akan memberi tahu Anda untuk minum lebih banyak air agar tetap terhidrasi. Pada gilirannya, hal ini memicu lebih banyak buang air kecil. Siklus ini akan terus berlanjut selama kadar gula darah Anda tidak seimbang.

Sering merasa haus dan kerap buang air kecil dapat terjadi pada diabetes tipe 1 dan tipe 2. Anda mungkin juga mengalami gejala lain. Kedua jenis diabetes ini dapat menyebabkan gejala yang sama jika tidak diobati dan dikendalikan, termasuk:

  • mulut kering
  • menjadi mudah lelah
  • merasa sangat lapar
  • gusi merah, bengkak, atau lunak
  • penyembuhan luka menjadi lambat
  • sering terjadi infeksi
  • perubahan mood
  • menjadi mudah marah
  • penurunan berat badan (biasanya terjadi pada diabetes tipe 1)
  • mati rasa atau kesemutan di tangan atau kaki.

Penanganan atau Pengobatan Sering Merasa Haus

Mengobati diabetes berarti menyeimbangkan kadar gula darah Anda. Mengontrol diabetes membuat kadar gula Anda stabil. Hal ini berarti mengontrol gula darah agar tidak terlalu tinggi atau terlalu rendah. Menyeimbangkan kadar gula darah akan membantu mengurangi atau mencegah sering merasa haus.

Seiring dengan diet harian yang tepat dan rajin olahraga, Anda mungkin perlu minum satu atau lebih obat diabetes. Ada beberapa macam dan kombinasi obat diabetes, diantaranya:

  • insulin
  • biguanides, seperti metformin
  • Penghambat DPP-4
  • Penghambat SGLT2
  • sulfonilurea
  • thiazolidinediones
  • peptida seperti glukagon
  • meglitinides
  • agonis dopamin
  • penghambat alfa-glukosidase

Anda juga perlu melakukan hal sebagai berikut:

  • meminum semua obat persis seperti yang diresepkan oleh dokter 
  • minum insulin dan / atau obat-obatan pada waktu yang tepat setiap hari
  • selalu rutin melakukan tes darah untuk diabetes
  • rutn memeriksa glukosa darah Anda sendiri secara teratur, dengan meteran atau monitor glukosa kontinu (CGM)
  • mengunjungi dokter untuk pemeriksaan rutin.

Sering merasa haus mungkin merupakan gejala diabetes. Mengobati dan mengendalikan diabetes dapat mencegah atau mengurangi gejala tersebut. Hidup dengan diabetes membutuhkan perhatian ekstra pada pengelolaan kesehatan, terutama pola makan dan olahraga harian yang Anda lakukan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *