Tagged: gangguan mental

Takut Melihat Objek Besar? Mungkin Anda Menderita Megalophobia

Takut Melihat Objek Besar? Mungkin Anda Menderita Megalophobia

Dalam ilmu psikologi, ada banyak sekali jenis-jenis fobia yang bisa dialami oleh seseorang. Salah satunya adalah megalophobia, yaitu rasa takut saat melihat objek-objek yang besar. 

Saat Anda menderita fobia jenis ini, melihat atau memikirkan gedung besar, kendaraan, serta benda-benda besar lainnya akan membuat Anda merasa cemas dan sangat takut. Kondisi ini ditandai dengan rasa gugup yang sangat parah. 

Bagaimana seseorang bisa menderita megalophobia?

Sebenarnya, tidak diketahui dengan pasti apa yang menyebabkan seseorang bisa mengalami fobia. Namun, segala jenis fobia biasanya didasarkan pada rasa kecemasan. 

Ada beberapa hal yang turut berkontribusi dalam memperparah megalophobia, yaitu: 

  • Ketakutan normal yang berlebihan

Rasa takut sebenarnya merupakan ekspresi yang wajar. Apalagi, bila rasa takut itu terjadi saat melihat sesuatu yang terasa mengancam. 

Akan tetapi, bagi penderita megalophobia, rasa takut ini menjadi sangat parah. Rasa terancam tidak bisa dikendalikan ketika Anda melihat benda-benda besar yang sepertinya membahayakan Anda. 

  • Ukuran yang mengintimidasi

Benda-benda berukuran besar memang bisa membuat Anda merasa terintimidasi. Secara khusus, ini bisa terjadi apabila suatu benda memiliki ukuran yang lebih besar dari yang seharusnya.

Misalnya, saat melihat patung pahlawan, patung itu dibuat jauh lebih besar dari ukuran manusia atau sang pahlawan itu sebenarnya. Ukuran ini tidak sesuai dengan pandangan Anda mengenai ukuran manusia. 

Penderita fobia objek besar mudah merasa takut melihat sesuatu yang berukuran tidak semestinya. 

  • Informasi di media

Percaya atau tidak, berita-berita yang diinformasikan di media juga berkontribusi dalam menciptakan rasa takut bagi penderita fobia objek besar. Misalnya, berita mengenai cumi raksasa yang menelan kapal laut sejak bertahun-tahun lalu.

Bagi sebagian orang, berita mengenai cumi raksasa mungkin hanya sekedar mitos. Tapi, bagi penderita megalophobia, hal ini bisa menciptakan rasa takut dan kecemasan. 

Sangat mudah bagi seorang penderita fobia untuk merasa takut ketika mendengar tentang objek besar yang berbahaya seperti cumi raksasa. Hal ini dipengaruhi juga oleh tontonan atau film-film horor yang melibatkan monster raksasa yang menakutkan. 

Cara mengatasi gejala megalophobia

Sebagian besar penderita fobia jenis apa pun berusaha menghindari benda-benda yang memicu rasa cemas. Padahal, hal ini sebenarnya tidak boleh dilakukan. Meskipun sulit, penderita fobia objek besar harus memberanikan diri untuk terbiasa pada benda-benda berukuran besar. 

Anda tidak harus membiasakan diri pada benda-benda tersebut dengan terburu-buru. Cobalah untuk memulainya secara perlahan.

Selain itu, ada beberapa hal lain yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi fobia benda besar, seperti: 

  • Cognitive Behavioral Therapy (CBT)

Terapi yang satu ini merupakan terapi yang umum dilakukan untuk mengatasi fobia dan trauma. Terapi ini mendorong seseorang untuk mengganti pikiran mengenai fobia dengan pikiran yang lebih rasional. 

CBT akan dipandu oleh seorang psikoterapis. Mereka akan membimbing Anda untuk mengenali dasar dari rasa takut Anda dan mengapa rasa takut ini tidak berdasar. 

  • Mengganti gaya hidup

Gaya hidup Anda juga mempengaruhi pemikiran yang mendasari fobia. Ada gaya hidup yang bisa Anda jalani untuk mengendalikan kecemasan. Caranya dengan rutin berolahraga, mengonsumsi makanan sehat, bersosialisasi, melakukan relaksasi, dan mengendalikan stres. 

Fobia objek besar atau megalophobia memang menimbulkan rasa takut yang luar biasa. Akan tetapi, kondisi ini tetap bisa diatasi dengan upaya perawatan yang rutin dan intensif.