Tagged: kanker tiroid

Waspadai Gejala Nodul Tiroid, Munculnya Benjolan pada Kelenjar Tiroid

Setiap orang memiliki kelenjar tiroid yang berfungsi untuk menghasilkan hormon tiroid. Hormon ini berperan dalam mengatur metabolisme tubuh serta denyut jantung. Ketika muncul benjolan pada kelenjar ini, maka Anda kemungkinan besar mengalami nodul tiroid.

Nodul tiroid terjadi ketika ada benjolan padat atau benjolan berisi cairan di kelenjar tiroid. Kemunculan benjolan ini bisa terjadi akibat pertumbuhan sel-sel tiroid yang tidak terkendali.

Tanda-tanda gejala nodul tiroid

Sebagian besar kasus nodul tiroid tidak menimbulkan gejala khusus. Gejala biasanya baru dirasakan ketika kondisi penderita sudah cukup parah. Jika benjolan sudah sangat besar, maka Anda akan merasakan gejala berupa:

  • Kesulitan menelan
  • Kesulitan bernapas
  • Suara parau
  • Nyeri di pangkal leher
  • Gondok atau kelenjar tiroid yang membesar

Dalam beberapa kasus, kondisi ini bisa menghasilkan tiroksin tambahan. Tiroksin merupakan hormon yang diproduksi dalam kelenjar tiroid. Saat kelenjar tiroid memproduksi tiroksin secara berlebihan, Anda akan mengalami hipertiroidisme. 

Jika hal ini sudah terjadi, maka Anda akan mengalami gejala hipertiroidisme. Gejala umumnya berupa:

  • Penurunan berat badan drastis
  • Peningkatan produksi keringat
  • Gugup dan gemetar
  • Detak jantung yang sangat cepat atau tidak teratur

Faktor penyebab nodul tiroid

Pada dasarnya, kondisi ini bisa terjadi karena pertumbuhan sel tiroid yang tidak terkendali. Tidak diketahui dengan pasti apa yang bisa menyebabkan hal ini. Akan tetapi, diduga ada pengaruh faktor genetik yang kuat dalam menyebabkan kondisi ini.

Ada beberapa kasus yang cukup jarang terjadi, ketika nodul tiroid diasosiasikan dengan beberapa penyakit tertentu. Berikut ini penyakit-penyakit yang diduga turut berkontribusi dalam menyebabkan pertumbuhan sel tiroid tak terkendali:

  • Kekurangan yodium

Tubuh Anda mendapatkan asupan yodium dari makanan. Saat tubuh mengalami kekurangan yodium, kelenjar tiroid akan memproduksi sel tiroid tanpa bisa dikendalikan.

Biasanya, kekurangan yodium bisa terjadi ketika Anda terbiasa makan tanpa menggunakan garam. 

  • Penyakit tiroid Hashimoto

Penyakit ini merupakan kelainan pada kelenjar tiroid yang bisa menyebabkan peradangan. Saat kelenjar tiroid meradang, pertumbuhan benjolan di kelenjar tiroid akan semakin besar.

Kondisi ini juga seringkali dikaitkan dengan hipotiroidisme, yaitu saat kelenjar tiroid tidak bisa memproduksi hormon tiroid dalam jumlah yang cukup. 

  • Kista tiroid

Kista merupakan pertumbuhan rongga yang berisi cairan. Kista ini paling sering disebabkan oleh adenoma tiroid yang merosot.

Umumnya, kista tidak bersifat kanker. Tetapi ada juga kandungan komponen dalam kista yang bisa memicu kanker. Hal ini juga bisa menyebabkan Anda terkena nodul tiroid. 

  • Gondok multinodular

Gondok seringkali dijadikan istilah untuk menggambarkan pembesaran kelenjar tiroid. Dalam kasus gondok multinodular, terdapat beberapa nodul berbeda di dalam gondok yang tidak diketahui apa penyebabnya.

Komplikasi nodul tiroid

Bila tidak mendapatkan pengobatan yang tepat, kondisi ini juga bisa menimbulkan komplikasi. Komplikasi dapat berupa:

  • Kesulitan bernapas dan mengunyah

Anda akan merasa sulit bernapas dan mengunyah karena benjolan menghambat saluran tenggorokan Anda. 

  • Hipertiroidisme

Hipertiroidisme terjadi ketika kelenjar tiroid memproduksi tiroid dalam jumlah terlalu banyak. Kondisi ini bisa menyebabkan pelemahan tulang serta detak jantung.

  • Risiko operasi 

Dalam kasus parah, Anda mungkin harus menjalani pengobatan dengan operasi. Operasi selalu menimbulkan risiko dan efek samping. Anda mungkin harus menjalani terapi perawatan seumur hidup.

Ketika merasakan gejala nodul tiroid, sebaiknya segera melakukan pemeriksaan ke dokter. Hal ini penting supaya Anda bisa segera mendapatkan perawatan yang tepat dan menghindari komplikasi.