Tagged: tekanan darah tinggi

Lakukan Cara Penurun Darah Tinggi Ini

Olaharaga secara rutin merupakan salah satu makanan penurun darah tinggi

Tekanan darah tinggi, atau dikenal dengan istilah hipertensi, sering disebut sebagai ‘silent killer’ atau pembunuh diam-diam. Ini disebabkan karena darah tinggi sering tidak menunjukkan gejala apapun pada penderitanya, namun merupakan faktor risiko penyakit jantung dan stroke terbesar. Di Amerika Serikat sendiri, kedua penyakit tersebut merupakan penyebab utama kematian, dengan satu dari tiga warga negara Amerika menderita tekanan darah tinggi. Tekanan darah yang normal berada pada angka 120/80 mmHg. Apabila tekanan darah Anda berada pada angka 130/80 mmHg, Anda memiliki tekanan darah tinggi. Untungnya, perubahan gaya hidup dapat merupakan penurun darah tinggi yang sangat efektif. Artikel ini akan membahas hal apa saja yang bisa Anda lakukan untuk menurunkan darah tinggi. 

Lakukan olahraga dengan teratur

Pada sebuah penelitian tahun 2013, orang dewasa yang tidak banyak bergerak yang berpartisipasi mengikuti latihan aerobik berhasil menurunkan tekanan darah mereka rata-rata 3,9 persen sistolik dan 4,5 persen diastolic. Hasil ini sama baiknya dengan obat-obatan penurun darah tinggi. Dengan meningkatkan detak jantung dan pacu pernapasan lewat olahraga yang teratur, setelah beberapa lama jantung Anda akan menjadi lebih kuat dan dapat memompa darah lebih mudah. Hal ini akan membuat tekanan di arteri menjadi berkurang sehingga dapat menurunkan tekanan darah. 

Namun seberapa banyak aktivitas olahraga yang perlu dilakukan? Kampus Kardiologi Amerika (ACC) dan Lembaga Jantung Amerika (AHA) menyarankan Anda untuk melakukan olahraga sedang hingga berat selama 40 menit, 3 atau 4 kali per minggu. Olahraga atau aktivitas yang dilakukan juga mudah, misalnya menggunakan tangga, berjalan, melakukan tugas-tugas rumah, berkebun, dan bersepeda. Anda hanya perlu melakukannya dengan teratur. 

Turunkan berat badan apabila berat badan Anda berlebih

Apabila Anda memiliki kelebihan berat badan, mengurangi 3-6 kg berat badan tersebut dapat menjadi obat penurun darah tinggi. Anda juga dapat mengurangi risiko gangguan medis lainnya. Sebuah tinjauan beberapa penelitian tahun 2016 melaporkan bahwa diet penurun berat badan dapat mengurangi tekanan darah dengan rata-rata 3,2 mm Hg diastolic dan 4,5 mm Hg sistolik. 

Kurangi konsumsi gula dan karbohidrat olahan

Banyak studi ilmiah menunjukkan bahwa membatasi asupan gula dan karbohidrat olahan dapat membantu menurunkan berat badan dan tekanan darah. Sebuah studi tahun 2010 membandingkan antara diet rendah karbohidrat dan rendah lemak. Baiknya kedua terbukti dapat menurunkan berat badan. Akan tetapi, diet rendah karbohidrat dianggap lebih efektif dalam menurunkan tekanan darah. Diet rendah karbohidrat menurunkan tekanan darah sebesar 4,5 mm Hg diastolic dan 5,9 mmHg sistolik. Sementara itu, diet rendah lemak dapat menurunkan berat badan sebesar 0,5 mm Hg diastolic dan 1,5 mm Hg sistolik. Efek samping lain dari diet rendah karbohidrat dan rendah gula adalah Anda akan merasa lebih kenyang dalam waktu yang lebih lama. Ini disebabkan karena Anda akan banyak mengonsumsi protein dan lemak. 

Berhenti merokok

Berhenti merokok merupakan salah satu cara penurun darah tinggi yang penting. Merokok dapat meningkatkan peningkatan tekanan darah yang sementara namun cepat, dan dapat meningkatkan detak jantung Anda. Dalam jangka panjang, zat kimia yang ada pada tembakau dapat meningkatkan tekanan darah dengan merusak dinding pembuluh darah, menyebabkan peradangan, dan mempersempit arteri tubuh. Arteri yang mengeras dapat menyebabkan tekanan darah yang lebih tinggi. Hal ini juga berlaku pada mereka perokok pasif. Penelitian menunjukkan bahwa anak yang terpapar asap rokok memiliki tekanan darah yang lebih tinggi dibanding anak dari non-perokok.