Telapak Kaki Membengkak? Mungkin Anda Mengalami Metatarsalgia

Ada banyak hal yang bisa membuat telapak kaki terasa nyeri dan membengkak. Salah satunya adalah Metatarsalgia, kondisi pembengkakan yang secara spesifik terjadi pada area metatarsal, yaitu area di antara lengkungan dan jari kaki. 

Tidak banyak orang yang mengetahui tentang kondisi ini. Ketika nyeri dan pembengkakan di telapak kaki terjadi, mungkin saja Anda mengabaikannya atau menganggap nyeri itu disebabkan oleh hal lain.

Sebaiknya, jangan remehkan nyeri yang Anda alami. Karena, nyeri ini bisa saja menjadi tanda dari adanya kondisi medis tertentu yang berbahaya untuk kesehatan Anda. 

Apa itu Metatarsalgia?

Seperti yang disebutkan sebelumnya, Metatarsalgia merupakan kondisi pembengkakan pada metatarsal. Metatarsal ini merupakan nama untuk kelima tulang di bagian tengah kaki yang terhubung ke jari-jari kaki.

Biasanya, pembengkakan pada metatarsal bisa terjadi akibat cedera saat berolahraga secara berlebihan. Misalnya saat Anda terlalu banyak melompat atau berlari di luar batas kemampuan. 

Dalam beberapa kasus, pembengkakan ini juga bisa saja terjadi akibat pemakaian alas kaki yang kurang tepat, kelainan kaki, atau jenis penyakit radang sendi lainnya. Apapun penyebabnya, Anda sebaiknya tidak mengabaikan nyeri yang disebabkan oleh pembengkakan ini. 

Saat Anda mengalami kondisi ini, gejala umum yang akan Anda rasakan meliputi:

  • Rasa sakit yang tajam dan menusuk, disertai dengan sensasi terbakar, di telapak kaki
  • Rasa sakit semakin parah ketika berdiri atau berjalan, khususnya di atas permukaan yang keras
  • Mati rasa dan kesemutan parah di jari-jari kaki
  • Sensasi batu kerikil di sepatu ketika sedang berjalan menggunakan sepatu

Sebenarnya, gejala-gejala di atas bukanlah gejala yang berbahaya. Meski begitu, sebaiknya jangan abaikan gejala tersebut guna mencegah kondisi yang semakin parah.

Cara mengatasi gejala secara mandiri

Sebelum berkonsultasi dengan dokter, Anda mungkin perlu melakukan upaya perawatan mandiri terlebih dahulu. Berikut ini hal-hal yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi gejala Metatarsalgia secara mandiri di rumah: 

  • Mengonsumsi parasetamol untuk meredakan nyeri
  • Mengenakan sepatu yang lebar dan nyaman serta bertumit rendah untuk sementara waktu
  • Mengompres kaki dengan kompres es selama 20 menit setiap 2-3 jam sekali
  • Menggunakan sepatu atau alas kaki dengan bantalan sol yang lembut
  • Menurunkan berat badan apabila mengalami obesitas
  • Melakukan latihan peregangan secara teratur, khususnya di area kaki

Hal-hal di atas bisa membantu meredakan gejala, khususnya gejala yang ringan. Apapun yang terjadi, ingatlah untuk tidak melakukan hal berikut ini:

  • Jangan mengonsumsi pereda nyeri berupa ibuprofen dalam waktu kurang dari 48 jam setelah nyeri muncul
  • Jangan berdiri atau berjalan dalam waktu lama
  • Jangan menggunakan sepatu berhak tinggi 

Apabila gejala tak kunjung membaik, Anda bisa mencoba berkonsultasi dengan apoteker. Mintalah rekomendasi obat pereda nyeri yang cocok untuk Anda. 

Tapi, apabila penggunaan obat tak kunjung membuat gejala Metatarsalgia Anda membaik, sebaiknya konsultasikan gejala tersebut dengan dokter Anda. Nantinya, Anda akan mendapat rekomendasi pengoboatan yang tepat dari dokter Anda.

Biasanya, pengobatan untuk kondisi yang lebih parah akan melibatkan penggunaan obat pereda nyeri yang diresepkan oleh dokter. Anda juga bisa menjalani terapi dengan menggunakan sepatu berbahan khusus berdasarkan anjuran dari dokter. 

Jangan remehkan gejala Metatarsalgia yang tak kunjung membaik. Untuk mencegah kondisi ini, ada baiknya Anda menghindari pemakaian alas kaki yang tidak nyaman serta berhati-hati ketika melakukan aktivitas olahraga. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *