Ternyata Subspesialisasi Dokter Bedah Plastik Ada Banyak, Lho!

Ternyata Subspesialisasi Dokter Bedah Plastik Ada Banyak, Lho!

Ketika mendengar kata operasi plastik atau bedah plastik, kebanyakan orang akan berpikir bahwa hal tersebut dilakukan untuk tujuan membuat wajah tampak lebih menarik. Ternyata, bedah plastik tidak hanya digunakan oleh para perempuan yang ingin mengubah penampilan menjadi lebih cantik saja, namun juga berbagai kondisi lain. Bedah plastik merupakan cabang ilmu kedokteran yang fokus terhadap jaringan kulit atau tubuh yang rusak. Selain itu, jaringan yang cacat sejak lahir juga dapat dibenahi menggunakan bedah plastik. Operasi ini akan ditangani oleh dokter spesialis bedah plastik. Akan tetapi, dokter bedah plastik sendiri masih terbagi menjadi beberapa kelompok. Berikut penjelasan tentang dokter bedah plastik secara lebih lengkap. 

Kondisi yang perlu bantuan dokter bedah plastik 

Meski bedah plastik populer di mata masyarakat dengan tujuan untuk mengubah bentuk tubuh agar terlihat lebih indah, terdapat beberapa kondisi lain yang membutuhkan operasi ini. Dokter bedah plastik dapat membantu beberapa masalah medis seperti:

  • Luka bakar berat
  • Cedera fisik yang mengakibatkan bagian tubuh cacat atau rusak 
  • Munculnya bekas luka sehingga mengganggu fungsi tubuh
  • Kanker seperti kanker kulit dan kanker payudara
  • Kelainan bawaan sejak lahir, contohnya bibir sumbing
  • Perbaikan tubuh yang rusak akibat pengangkatan jaringan kanker

Jenis subspesialisasi dokter bedah plastik 

Dokter bedah plastik memiliki beberapa subspesialisasi yaitu:  

  • Konsultan estetika, merupakan salah satu subspesialisasi yang paling populer di masyarakat. Berperan dalam melakukan pembedahan khusus pada bagian tubuh tertentu agar terlihat lebih menarik. Ruang lingkup pembedahan estetika termasuk memperindah mata, kelopak mata, alis, hidung, dagu, payudara, serta peremajaan kulit. 
  • Konsultan bedah wajah (kraniofasial), merupakan subspesialisasi yang melakukan bedah karena kelainan bentuk wajah seperti akibat cacat bawaan sejak lahir. Keahlian mendalam yang dimiliki yaitu memperbaiki bentuk tengkorak, kepala, rahang, leher, serta struktur wajah lainnya. 
  • Konsultan luka dan onkoplasti, subspesialisasi yang mendalami ilmu penanganan luka dan perbaikan jaringan tubuh setelah operasi pengangkatan tumor atau kanker. 
  • Konsultan luka bakar, memiliki peran dalam menangani pasien yang mengalami kerusakan pada jaringan kulit dan tubuh akibat luka bakar serius. 
  • Konsultan bedah mikro (microsurgery), subspesialisasi yang berfokus melakukan tindakan dengan alat bantu mikroskop khusus pada bagian saraf termasuk pada pembuluh darah kecil.
  • Konsultan bedah tangan, memiliki peran melakukan pembedahan pada bagian tangan yang biasanya bertujuan untuk mengembalikan fungsi jari atau tangan seperti semula. Beberapa kondisi yang membutuhkan bedah tangan di antaranya yaitu luka infeksi, cacat bawaan pada tangan, penyakit rematik, serta terjadi cedera.  
  • Konsultan genitalia eksternal, berfokus pada perbaikan bentuk dan fungsi jaringan organ seksual wanita seperti perbaikan vagina, bentuk labia yang kurang simetris, atau rekonstruksi selaput dara. 

Prosedur oleh dokter bedah plastik 

Dokter bedah plastik akan melakukan beberapa prosedur yang tentunya disesuaikan dengan kondisi medis pasien. Sedangkan pada dokter bedah plastik estetika terdapat beberapa prosedur wajib untuk memperindah penampilan yang perlu dikuasai. Berikut ini beberapa prosedur oleh dokter bedah plastik: 

  • Prosedur peregangan jaringan (tissue expansion)
  • Prosedur flap surgery
  • Prosedur cangkok kulit 
  • Prosedur microsurgery

Khusus untuk dokter bedah plastik estetika, berikut prosedur yang umumnya dilakukan:

  • Otoplasty yaitu memperbaiki bentuk telinga menonjol
  • Menghilangkan bekas luka dan merestorasi rambut 
  • Face lift yaitu mengencangkan kulit wajah yang kendur 
  • Suntikan filler
  • Memberi lekuk pada wajah, tangan, paha, dan pinggul
  • Liposuction yaitu sedot lemak 
  • Mengecilkan atau memperbesar payudara
  • Blepharoplasty yaitu menghilangkan kantung mata
  • Rhinoplasty yaitu memperbaiki bentuk hidung 

Risiko komplikasi mungkin terjadi akibat prosedur bedah plastik. Beberapa risiko yang mungkin terjadi adalah infeksi, kerusakan saraf dan mati rasa, pendarahan setelah operasi serta terjadinya hematoma. Untuk mengurangi risiko tersebut, dokter bedah plastik akan menyarankan Anda untuk menjalani pola hidup sehat seperti mengonsumsi makanan bernutrisi dan berhenti merokok. Apabila Anda ingin menanyakan lebih lanjut terkait dokter bedah plastik maka tanyakan secara langsung melalui aplikasi kesehatan keluarga SehatQ secara gratis. Unduh sekarang di App Store atau Google Play. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *