Tips Memilih Susu Formula untuk Bayi

Dalam beberapa kondisi, air susu ibu (ASI) mungkin tidak bisa keluar dengan optimal sehingga bayi memerlukan tambahan susu formula untuk bayi untuk bisa bertumbuh dan berkembang dengan optimal. Susu formula untuk bayi bisa juga diberikan kepada bayi-bayi dengan kondisi kesehatan khusus. 

Pilihan susu formula terbaik untuk bayi usia 0 sampai 6 bulan

Anda bisa memberikan susu formula untuk bayi dengan berkonsultasi terlebih dahulu kepada dokter guna bisa mengetahui kondisi kebutuhan si buah hati. Susu formula memang dibuat dari susu sapi. Namun dengan penyesuaian kandungan dan jenis protein, susu formula untuk bayi juga dapat menjadi pengganti ASI yang tepat untuk mendukung tumbuh kembang si kecil. 

Namun tentunya, Anda tidak boleh asal dalam memilih susu formula untuk bayi. Anda perlu memilihnya secara teliti dan penuh pertimbangan. Berikut ini adalah beberapa tips untuk bisa memilih susu formula yang tepat bagi sang buah hati. 

Sesuaikan dengan Usia Bayi 

Hal pertama yang harus Anda sadari bahwa tiap tahapan usia bayi memerlukan nutrisi yang berbeda. Karena itu jika ingin memberikan susu formula untuk bayi, Anda harus menyesuaikan susu yang hendak dibeli dengan usia si kecil. Pastikan susu formula untuk bayi yang Anda berikan memang sesuai dengan usia si kecil. Jangan berikan susu formula untuk anak usia 1 tahun kepada bayi berusia di bawah 6 bulan ataupun sebaliknya. Anda tidak perlu bingung dalam menyesuaikan susu yang tepat sesuai umur si kecil. Pasalnya, informasi mengenai kesesuaian usia tersebut selalu ada pada tiap kemasan susu formula untuk bayi. 

Cek Kandungan Susu 

Coba cek daftar kandungan nutrisi yang ada pada kemasan susu formula untuk bayi. Anda pasti mendapati adanya perbedaan antara susu yang satu dengan yang lain. Tidak ada yang terbaik atau yang terburuk. Kandungan susu formula untuk bayi yang terbaik sejatinya yang sesuai dengan kebutuhan anak Anda. Untuk kebutuhan yang lebih detail, Anda bisa berkonsultasi dahulu dengan dokter anak si kecil. Namun pada umumnya, susu formula untuk bayi 98 persennya dibentuk dari protein, karbohidrat, dan lemak. 

Hindari Pemanis Buatan 

Susu formula untuk bayi seharusnya tidak ditambahkan dengan pemanis atau perasa. Namun, ada saja produsen yang menambahkan kandungan gula untuk membuat rasa susu lebih disukai oleh si kecil. Sebagai orang tua, Anda mesti bijak untuk menghindari susu dengan pemanis buatan dalam kandungannya. Pasalnya, gula dalam susu formula untuk bayi akan membuat si kecil lebih mudah kenyang sehingga nutrisi yang seharusnya masuk menjadi tidak terpenuhi. Efek samping lainnya adalah bayi bisa menolak makanan yang dianggap kurang manis ketika sudah mulai makan. 

Ketersediaan di Pasaran 

Aksesibilitas adalah salah satu faktor terbesar yang perlu dipertimbangkan ketika memilih susu formula untuk bayi. Sebaiknya, Anda memilih susu formula yang memang tersedia banyak di pasaran. Ini guna memastikan Anda tidak kesulitan mencari produk tersebut apabila susu di rumah habis. Susu yang banyak tersedia di pasaran pun cenderung memiliki harga yang lebih terjangkau. 

Lihat Kecocokannya pada Si Kecil 

Susu formula untuk bayi yang terbaik adalah yang cocok untuk anak Anda. Selain kandungannya harus tepat sesuai kebutuhan anak, pastikan pula bahwa susu formula tersebut tidak menimbulkan alergi, diare, ataupun sembelit. Tentu untuk memastikannya, Anda mesti mencobanya. Jika cocok, penggunaan susu formula untuk bayi tersebut bisa dilanjut. Jika tidak, ganti dengan susu merek lain. 

Sesuaikan Biaya 

Tidak bisa dimungkiri, memberikan susu formula untuk bayi kepada si kecil berarti menambah biaya perawatan anak. Karena itu, pastikan Anda memilih membeli susu formula yang bisa dibeli secara berkelanjutan. Pastikan harga untuk susu tersebut sesuai dengan dana yang Anda miliki tiap bulannya. 

Pilih Kemasan yang Nyaman 

Susu formula untuk bayi biasanya hadir dalam dua kemasan, yaitu karton dan kaleng. Semua sama baiknya. Anda yang ingin lebih praktis dan sekali beli bisa memilih susu formula untuk bayi yang dikemas dalam kaleng. Saat membeli model ini, Anda tidak perlu lagi memikirkan wadah untuk menaruh susu tersebut agar awet. Namun memang, harga kemasan kaleng cenderung lebih mahal. Untuk pilihan dengan harga lebih terjangkau, Anda bisa menggunakan kemasan karton yang lebih keci. Hanya saja, Anda pelru menyiapkan wadah lain untuk penyimpanan susu apabila sudah dibuka. 

Jangan takut memberikan susu formula untuk bayi bisa menghambat tumbuh kembang anak. Justru dengan pemberian susu formula yang tepat dan sesuai kebutuhan, tumbuh kembang anak bisa optimal, walaupun kandungannya memang tidak bisa sesempurna ASI.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *